Legenda Buah Surgawi

Legenda Buah Surgawi
Eps. 233 — Menghadang Jalan


Xi Jinxue menyandarkan punggungnya ke pohon yang berada di belakangnya, ia mengelus perutnya yang kini sudah kenyang karena makan daging kelinci terlalu banyak.


"Saudara Yuan, sejak kapan anda bisa memasak seenak ini, koki di keluargaku saja tidak seenak masakanmu..."


Zhou Yuan tertawa kecil, hampir sebagian lebih daging kelinci yang ia dapat berakhir di perut gadis itu. Zhou Yuan merasa senang karena masakannya membuat perasaan Xi Jinxue yang awalnya sedih jadi dipenuhi kebahagiaan.


"Aku belajar dari seseorang, Nona Xi, kebetulan dia juga ahli dalam memasak." Zhou Yuan tersenyum tipis.


Selama tiga tahun bersama Yun Feiyu, Zhou Yuan belajar banyak hal di sana salah satunya adalah memasak. Menurut Zhou Yuan memasak adalah keahlian yang diperlukan dalam kehidupannya.


Linxia mengajarkan banyak masakan padanya terutama perihal memasak daging.


"Nona Xi, kau berisitirahat lah disini untuk sementara waktu, jangan khawatir tidak ada hewan buas atau siluman di area ini." Zhou Yuan berbalik dan hendak pergi.


"Kau akan pergi kemana, hari sudah larut?"


"Aku akan berburu kelinci hutan lagi, kebetulan tadi ada banyak disekitar sini."


"Ah, pasti tadi makanku terlalu banyak sampai kau tidak kenyang bukan?"


Zhou Yuan tertawa kecil sebelum menggelengkan kepalanya pelan, memang sebelumnya Xi Jinxue makan banyak tetapi tujuan Zhou Yuan pergi bukan karena itu.


"Aku ingin memburu kelinci untuk sarapan pagi nanti, kau tetaplah disini!"


Tanpa menunggu balasan Xi Jinxue, Zhou Yuan langsung pergi dengan cepat melompati dahan-dahan pohon.


Setelah jaraknya lumayan jauh dari Xi Jinxue ia kemudian melanjutkan langkahnya dengan terbang di udara, Zhou Yuan kini bisa melihat semua area hutan itu dengan jelas ketika melihatnya di langit.


"Hm, aku tidak menduga mereka akan membawa lebih banyak anggotanya seperti ini?" Zhou Yuan mengelus dagunya, perhatiannya tertuju ke sebuah kelompok yang sedang bergerak di tengah hutan.


Kelompok itu cukup besar dan berjumlah sekitar enam ratus orangan, kelompok yang sama dengan kelompok yang menyerang Xi Jinxue beberapa hari yang lalu, mereka adalah Organisasi Kalajengking Merah.


Zhou Yuan sudah menebak bahwa beberapa anggota Organisasi Kalajengking Merah yang sebelumnya lolos akan membawa rekan lainnya untuk mengejar Xi Jinxue.


Terlebih ketika Zhou Yuan dan Xi Jinxue memulai perjalanan ke hutan ini ia menyadari sedang dibuntuti oleh seseorang, meski orang itu mempunyai kemampuan dalam bersembunyi namun Zhou Yuan tetap bisa menyadari hawa keberadaannya.


Zhou Yuan melihat kelompok Kalajengking Merah itu terus bergerak ke arah tempat Xi Jinxue berisitirahat, Zhou Yuan kemudian turun, berencana untuk menghadang mereka semua.


***


"Apa laporan itu benar kalau putri Keluarga Xi menuju ke hutan ini?" Pemimpin Kalajengking Merah mengerutkan dahi ketika mendengar laporan dari bawahannya.


"Benar Ketua, dari informasi orang yang mengawasi keduanya mereka sedang melewati hutan ini."


"Tapi kenapa harus melewati hutan, ada banyak rute untuk menuju klan Chu dari pada jalan ini."


"Itu... Kami tidak mengetahuinya, mungkin mereka merasa tidak aman jika melewati pemukiman karena sedang diburu oleh kita jadi lebih memilih jalan hutan."


Pemimpin Kalajengking Merah menghela nafas, ia sendiri tidak percaya harus turun tangan seperti ini untuk menangkap seorang gadis.


Organisasi Kalajengking Merah merupakan organisasi menengah dengan pemimpin organisasi mereka yang memiliki kekuatan pendekar Alam Kristal.


Rata-rata kekuatan anggotanya mungkin hanya pendekar alam perak namun titik kekuatan Kalajengking Merah terletak pada jumlah anggotanya yang banyak.


Organisasi Kalajengking Merah merupakan bagian dari aliansi Kuil Awan Langit yang ditugaskan untuk menangkap Xi Jinxue, jika seandainya mereka gagal tidak hanya reputasi Kalajengking Merah akan turun tetapi mereka juga akan dibantai oleh Kuil Awan Langit karena akan dirasa tidak becus melaksanakan misi yang sederhana ini.


Sebab alasan tersebut Pemimpin Kalajengking Merah hari ini bergerak dan menggunakan kekuatan penuh organisasinya untuk menangkap Xi Jinxue.


Pemimpin Kalajengking Merah terus bergerak bersama enam ratus pasukannya saat tiba-tiba pandangnya tertuju ke sebuah bayangan yang muncul di depan mereka.


Bayangan itu bergerak perlahan hingga cahaya bulan akhirnya menyinarinya, kemudian tampaklah seorang pemuda dari bayangan tersebut.


"Si-siapa kau?"


Pemimpin Kalajengking Merah menghentikan langkahnya saat melihat kemunculan Zhou Yuan, ia menjadi waspada karena tidak merasakan hawa keberadaan pemuda itu sebelum Zhou Yuan menunjukkan dirinya.


Anggota Kalajengking Merah yang lain ikut berhenti ketika pemimpin mereka berhenti, baru saat itulah mereka menyadari keberadaan Zhou Yuan.


"Aku? Bukankah kalian sedang mengincarku saat ini?" Zhou Yuan tersenyum lebar.


Salah seorang anggota kemudian berbisik pada Pemimpin Kalajengking Merah bahwa Zhou Yuan adalah pendekar yang membantu Xi Jinxue sebelumnya.


"Jadi begitu, kau adalah orang yang menghabisi belasan anak buahku sebelumnya bukan..." Pemimpin Kalajengking Merah mendengus kesal sebelum melirik anak buahnya. "Habisi dia, pastikan kepalanya terpisah dari tubuhnya!"


Sesudah mendapatkan perintah tersebut, belasan dari mereka berpisah di barisan kelompok dan bergerak ke arah Zhou Yuan untuk menyerangnya dengan golok mereka.


"Oh, tidak ada basa-basi terlebih dahulu..." Zhou Yuan menggelengkan kepala pelan sebelum kemudian bergerak cepat mendekati belasan orang itu.


Kecepatan yang ditunjukkan Zhou Yuan tidak bisa dilihat oleh mata pendekar yang berada di alam perak sehingga mereka melihatnya Zhou Yuan seperti menghilang sesaat dan muncul tiba-tiba di depan mereka.


Zhou Yuan mengayunkan jarinya ke salah satu anggota Kalajengking Merah yang membuat leher anggota itu terpotong, sebelum tubuhnya ambruk ke tanah Zhou Yuan mengambil golok di tangannya lalu menebaskan pada anggota Kalajengking Merah yang lain.


Kecepatan ayunan golok Zhou Yuan terlalu cepat untuk di tangkap mata mereka, sebelum belasan orang itu bereaksi Zhou Yuan sudah memisahkan kepala mereka satu persatu, dalam hitungan detik beberapa kepala sudah menggelinding di tanah.


Aksi Zhou Yuan membuat yang melihatnya terkejut apalagi Zhou Yuan membunuh rekan-rekannya dalam waktu hitungan detik.


Zhou Yuan mengayunkan goloknya untuk membersihkan darah, "Kenapa berhenti, suruh anggotamu untuk menyerangku lagi, bukankah kau ingin memisahkan kepalaku."


Pemimpin Kalajengking Merah merapatkan giginya kesal. "Separuh anggota ikut denganku untuk melawan dia, separuh lainnya bawa gadis itu kembali!"


Sesudah berkata demikian, tiga ratus anggota Kalajengking Merah bergerak menyerang Zhou Yuan bersama-sama.


Zhou Yuan tidak tinggal diam dan mulai mengayunkan goloknya untuk menghabisi anggota Kalajengking Merah yang mengepungnya, dalam waktu singkat belasan dari mereka sudah kehilangan nyawa.


Menyadari Zhou Yuan terus membunuh anak buahnya dengan jumlah yang mengejutkan pemimpin Kalajengking Merah langsung maju dan menyerangnya dengan goloknya.


"Kau pikir bisa bertindak sesukamu!" Pemimpin Kalajengking Merah mendengus kesal.


Zhou Yuan menahan serangan Pemimpin Kalajengking Merah dengan goloknya.


"Kupikir kau sedang membiarkanku menghabisi anak buahmu!" Zhou Yuan tersenyum mengejek.


Pemimpin Kalajengking Merah semakin tersulut emosi, bersama ratusan anak buahnya ia kemudian menyerang Zhou Yuan bersama-sama.


Zhou Yuan tersenyum sinis sebelum mengalirkan tenaga dalam pada goloknya yang membuat golok itu jadi lebih tajam. Zhou Yuan kemudian mengayunkannya, dalam sekali serangan tubuh lima anggota Kalajengking Merah didekatnya seketika terbelah menjadi dua.