
Chapter 83
Sementara itu Firman dan Anggita masih dalam perjalanan menuju tempat acara sekaligus mempersiapkan semua bahan bahan yang akan digunakan untuk menjatuhkan keluarga Gunawan nanti.
Anggita mempersiapkan laptopnya beserta semua bukti bukti kebusukan keluarga Gunawan yang telah didapatkan nya, nantinya Firman akan menyuruh asistennya Yudi untuk meretas layar yang ada di ruangan acara.
Layar besar yang ada di ruangan tempat acara berfungsi untuk melakukan presentasi proyek perusahaan GUNAWAN GRUP.
Namun nantinya Yudi akan meretasnya menjadi memperlihatkan semua kebusukan keluarga Gunawan hingga semua tindak kejahatan yang mereka lakukan sampai merugikan banyak sekali orang.
Sudah bisa dipastikan perusahaan GUNAWAN GRUP serta perusahaan perusahaan kecil lainya di bawah naungan keluarga Gunawan akan menanggung malu sekaligus bisa saja dibawa ke pengadilan, serta beberapa anggota keluarga Gunawan yang bekerja di pemerintahan akan hancur reputasinya karena ketahuan korupsi.
"Gimana, sudah siap semuanya?" Tanya Firman sembari terus fokus menyetir.
"Sudah, Yudi juga udah siap untuk melakukan tugasnya." Jawab Anggita menatap Firman sebentar.
"Baiklah, mari kita mulai permainan nya." Ucap Firman tersenyum kejam dan melajukan mobilnya lebih cepat lagi.
Akhirnya Firman dan Anggita sampai di tempat acara yang kebetulan sudah dimulai, jadi mereka langsung masuk setelah menunjukan kartu undangan kepada penjaga.
..........................
Sedangkan di ruangan kantor RINGGATA CORPORATION ada Yudi dan Karmila yang sedang fokus di depan komputernya bersiap siap melancarkan aksinya jika sudah diperintahkan oleh Firman.
"Sayang, hari ini kita akan membalas perbuatan mereka kepadamu dulu, aku janji akan terus menjagamu sampai kapanpun." Ucap Yudi menatap Karmila yang ada di sampingnya dengan senyuman tulus.
Karmila tidak dapat berkata kata lagi, ia sekarang sudah percaya seratus persen bahwa memang Yudi adalah laki laki yang akan selalu menjaganya dan sekaligus laki laki yang akan menjadi jodohnya sampai akhir nanti.
Perasaan Karmila pada Firman berangsur angsur memudar seiring tergantikanya perasaan tersebut dengan rasa yang diberikan oleh Yudi, bahkan tanpa Karmila sadari ia mulai menempatkan Yudi pada hatinya.
"Terima kasih karena sudah mau menerima aku dengan segala kekurangan yang aku miliki, maaf jika aku bukanlah wanita yang baik karena masa laluku yang kelam." Perkataan Karmila dengan perasaan sedih mengingat masa lalu yang selalu membuatnya merasa menjadi wanita yang buruk.
Yudi tidak menjawab ucapan Karmila tetapi langsung bertindak dengan mengangkat kepala Karmila agar menghadap ke arahnya lalu mencium bibir Karmila dengan penuh kasih sayang dan cinta yang tulus.
Mendapatkan ciuman tulus dari Yudi membuat Karmila memejamkan mata sambil menikmati ciuman dari laki laki yang sekarang menjadi kekasihnya tersebut, Karmila mengalungkan tangannya pada leher Yudi mendorong kepalanya agar semakin memperdalam Ciuman mereka.
Namun saat sudah mulai merasa panas dan meraba raba beberapa bagian tubuh Karmila, tiba tiba suara dering telepon milik Yudi berbunyi yang membuat mereka menyudahi kegiatan yang sudah mulai memanas tersebut. Yudi langsung mengangkat telepon nya dan berbicara kepada Firman.
'Ish baru juga mau mulai!' Batin Karmila tampak sedikit merasa kesal karena kegiatan panasnya tertunda.
"Iya ada apa bos?" Tanya Yudi pada Firman di seberang telepon.
"Udah siap bang?" Firman bertanya balik kepada Yudi.
"Sudah siap, tinggal eksekusi saja setelah perintah dari bos." Jawab Yudi dengan percaya diri.
"Baiklah, sekarang lakukan rencana kita." Ucap Firman memberikan perintah pada Yudi.
"Baik laksanakan." Balas Yudi yang terlihat senang karena bisa membalas orang yang telah merusak kekasihnya.
Pertama dengan meretas jaringan yang terhubung ke layar monitor yang ada pada ruangan pertemuan lalu mulai memasukan berbagai bukti yang telah dikumpulkan dan permainan indah pun terjadi.
.............
Di Ruangan acara tampak Haris sedang mempresentasikan proyek perusahaannya dengan sangat baik di depan para undangan serta anggota keluarga yang lainya.
Saat sedang menunjukan proyek apa yang sedang mereka kerjakan melalui layar monitor besar yang ada di atas panggung, tiba tiba gambar berganti yang membuat orang orang kaget serta bingung.
Namun saat melihat gambar yang ada di layar, semua orang yang hadir menjadi lebih terkejut lagi karena melihat segala keburukan yang keluarga Gunawan lakukan selama ini.
Mulai dari perbudakan paksa yang dilakukan oleh perusahaan GUNAWAN GRUP dengan cara memaksa para pegawainya yang ada di pabrik milik mereka untuk bekerja selama 15 jam penuh tanpa istirahat yang bisa dipastikan hal itu memakan korban yang cukup banyak, korban sakit hingga sampai meninggal juga ada.
Para pegawai yang bekerja selama itu tidak dibayar sama sekali dan hanya diberi makan sekali dalam satu hari karena para pekerja paksa tersebut tinggal di sebuah tempat yang digunakan untuk tempat tinggal para pekerja pabrik.
Bahkan yang lebih sadis lagi jika ada pekerja yang mengeluh sakit atau tidak bekerja dengan benar maka para penjaga yang ada di sana akan menyiksa mereka dengan sangat kasar tanpa belas kasihan sama sekali.
Semua kejadian itu didapatkan melalui cctv yang ada di pabrik milik keluarga Gunawan, semua kejahatan yang sangat besar itu dilihat oleh para tamu undangan yang membuat mereka seakan tak percaya bahwa keluarga Gunawan yang terkenal baik dan sukses dalam berbisnis ternyata telah melakukan kejahatan yang sangat besar seperti itu.
Sementara para anggota keluarga Gunawan langsung panik dan mencoba untuk pergi dari tempat acara karena takut akan terkena masalah jika terus berada di sana.
Haris sendiri sangat bingung bagaimana hal ini bisa terjadi, padahal ia sudah merencanakan semua nya dengan baik dan memerintahkan para bawahan nya untuk menjaga agar acara ini berjalan dengan baik tanpa ada kesalahan yang terjadi seperti sekarang.
Firman yang hadir di sana tampak menampilkan senyum puas saat melihat kepanikan di wajah para anggota keluarga Gunawan yang memang pantas hal ini diketahui oleh publik. Firman berjalan bersama Anggita yang ada di sampingnya sambil menggandeng tangan Firman.
Mereka berdua berjalan menuju meja keluarga Kusuma dan Wicaksono yang duduk di satu meja yang sama, Rina dan Ika saat melihat kekasih nya menghampiri mereka langsung berdiri lalu mendekati Firman memeluk lengan kanan dan kiri Firman sedangkan Anggita lebih memilih mengalah kepada para saudarinya tersebut.
"Nak kamu baru sampai di saat semua sudah kacau seperti ini hahaha." Ucap Angga menyapa calon menantunya tersebut.
"Maaf kami terlambat karena tadi ada sedikit permasalahan di kantor." Balas Firman lalu duduk bersama mereka diikuti Anggita.
"Sepertinya wajah tampanmu itu telah membuat banyak wanita menjadi kekasihmu." Ucap Maria sedikit menyindir Firman saat melihat kehadiran Anggita di samping Firman.
Ketiga kekasih Firman menunduk malu saat mendengar ucapan dari Maria dengan wajah yang sedikit memerah.
"Firman, apa kamu mengetahui hal ini akan terjadi?" Tanya Paman Rudi yang sedikit merasa janggal pada keterlambatan Firman datang.
"Apakah kalian ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi?" Firman bertanya yang membuat mereka semua bingung sekaligus penasaran dengan apa yang akan dikatakan Firman.
Firman lalu menceritakan semua kejadian mulai dari awal tentang cerita Karmila yang dirusak oleh Andi Gunawan sampai kejadian lainya tentang keburukan yang dilakukan keluarga Gunawan dan para antek anteknya.
Firman juga mengetahui bahwa ada beberapa orang anggota keluarga Gunawan yang bekerja dan melakukan beberapa kali tindakan korupsi dan tindakan yang merugikan di perusahaan milik Firman yang nanti akan diberi sedikit pelajaran oleh Firman sebagai bayaran atas apa yang telah mereka lakukan.
Dengan jabatan Firman sebagai komandan polisi mungkin itu akan dimanfaatkan oleh Firman untuk membuat hukuman para anggota keluarga Gunawan yang telah melakukan tindakan kejahatan menjadi lebih berat. Salah mereka sendiri karena berani menyinggung seseorang seperti Firman yang siap kapan saja membalas perbuatan mereka yang berniat buruk pada dirinya dan orang terdekatnya.
*Jangan lupa like dan dukungan nya teman teman.
...Terima Kasih...