System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 234 Persiapan Kegiatan Malam


Chapter 234


Setelah beberapa menit lamanya mereka berdua berpelukan, Gina melepas pelukan tersebut kemudian memegang pundak Fia lalu menatap matanya dengan pandangan yang sulit diartikan lalu menggunakan kemampuan berbicara dengan baik yang dimilikinya Gina mencoba untuk menghibur Fia.


"Mulai saat ini Kak Fia jangan merasa sedih lagi karena di sekeliling kamu ada kami semua yang akan selalu setia menemanimu sampai kapanpun sebagai keluarga, jangan pernah merasa sendiri lagi karena kamu sudah mempunyai keluarga yang akan selalu mendukung semua yang kamu lakukan selagi itu baik," kata Gina dengan senyuman manis di wajah cantiknya yang membuat Fia yang tadinya masih merasa sedih sekarang menjadi tidak terlalu sedih lagi.


"Terima kasih karena kamu selalu mendukungku padahal aku sudah membohongimu karena tidak bercerita tentang masa laluku dulu, aku bukanya tidak ingin bercerita tapi aku takut jika nanti aku bercerita mengenai masa laluku maka kamu akan menjauhi aku karena merasa risih dekat dengan wanita kotor sepertiku.


Aku tidak tahu apakah kamu sudah mengetahui masa laluku atau belum, tapi jika belum tahu maka aku siap untuk menceritakannya kepada kamu dan juga yang lainnya," ucap Fia dengan nada bicara yang sangat berbeda dari biasanya karena saat ini terdengar sangat lembut beda dari biasanya yang terdengar kasar dan arogan.


Semua orang mendadak diam tidak ada yang berani mengeluarkan suara sama sekali setelah apa yang dikatakan oleh Fia barusan terdengar di telinga semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut, suasana menjadi hening seketika karena mereka semua sedang menanti apa yang akan dikatakan oleh Fia selanjutnya.


Firman yang melihat situasinya pada saat ini sedang sangat panas sekali sehingga tidak seharusnya dirinya masih berada di dalam sini, kemungkinan besar jika Firman terus berada di dalam ruangan rapat tersebut maka dirinya akan terlibat dalam masalah lagi nantinya yang tidak diinginkan.


Lagipula misi yang diberikan oleh System juga sebenarnya telah selesai tinggal menunggu Fia menceritakan semua yang dialaminya kepada semua rekan-rekanya saja lalu setelah itu Firman akan mendapatkan hadiah dari misi yang sudah diselesaikan olehnya tersebut.


Karena merasa terus berada di sini nasibnya akan menjadi tidak baik, akhirnya Firman memutuskan untuk keluar saja daripada terus berada diantara para wanita yang sedang berseteru ini, bisa habis Firman jika masih ikut campur urusan mereka semua.


Seperti yang kita semua ketahui jika para wanita sudah marah maka sudah bisa dipastikan nasib buruk akan menimpa diri kalian dalam waktu dekat, jika tidak dimarahi oleh kekasih mungkin saja Firman bisa menerima omelan dari para petinggi Roses Girl yang sudah lumayan tua karena ikut masuk kedalam pembahasan yang sangat sensitif mengenai wanita, makanya Firman lebih memilih untuk pergi saja daripada harus tertimpa masalah lagi nantinya.


"Kalian lanjutkan saja apa yang ingin dilakukan, masalah ini awalnya memang karena kesalah pahaman saja jadi tolong selesaikan dengan baik-baik tanpa ada yang terpancing emosinya seperti tadi lagi, aku akan pergi supaya Fia menjadi lebih nyaman bercerita kepada kalian," ucap Firman lalu berdiri dari tempat duduknya disusul dengan Kalina yang juga ikut berdiri dari tempat duduknya.


Sementara itu untuk Gina juga hendak ikut bersama dengan Firman untuk pergi keluar karena dirinya masih merasa sangat rindu kepada sang kekasih setelah berhari-hari tidak bertemu dan melakukan hubungan bersama-sama seperti yang selalu diinginkan Gina saat Firman tidak berada disisinya, Gina sangat merindukan Firman meski hanya beberapa hari saja tidak bertemu.


Tapi tindakan yang akan dilakukan Gina tersebut langsung dijegah oleh Firman supaya membuat Gina terus berada di dalam ruangan ini untuk mengawasi semua anggotanya agar tidak terjadi lagi kesalahpahaman yang dapat menyebabkan perpecahan antara mereka semua nantinya bila tidak ada pihak ketiga yang menengahi.


"Kamu di sini saja untuk mengawasi mereka, aku takut nanti ada salah paham lagi yang terjadi sehingga membuat mereka menjadi bertengkar kembali seperti tadi," ucap Firman kepada Gina yang hendak menyusulnya keluar.


Gina yang mendengar perkataan dari Firman tersebut pastinya merasa sangat kecewa karena dia tidak bisa menemani Firman lalu menghabiskan waktu bersama di dalam markas ini, tapi apa mau di kata Gina memang harus tetap berada di dalam ruang rapat tersebut supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan nantinya.


Akhirnya Firman bersama dengan Kalina yang berjalan di belakangnya keluar dari dalam ruangan tersebut lalu mereka berdua berjalan melihat sekeliling markas karena sejak tadi penyerangan yang terjadi di sekitar markas membuat banyak sekali kekacauan yang pastinya membuat pekerjaan para anggota Roses Girl semakin bertambah banyak.


Banyak sekali barang yang berserakan di lantai dan beberapa selongsong peluru kosong bekas adu tembak yang terjadi tadi sore, walaupun kekacauan yang terjadi cukup banyak namun tidak membutuhkan waktu yang lama bagi para petugas kebersihan yang berada di dalam markas ini untuk membereskannya dibantu dengan para anggota yang memang sedang tidak bertugas.


Mereka semua saling membantu satu sama lain untuk membereskan kekacauan yang ada sehingga semuanya menjadi lebih bersih kembali seperti semula lagi, beberapa barang yang pecah seperti kaca ataupun hiasan juga sudah diganti dengan menggunakan yang baru agar tidak membuat markas terlihat berantakan.


Firman terus berkeliling ditemani dengan Kalina yang memeluk tangan Firman dengan eratnya seraya menyandarkan kepalanya pada lengan Firman tersebut, adegan mesra yang diperlihatkan oleh Firman dan Kalina tidak luput juga dari pandangan para anggota Roses Girl yang mana mereka jadi iri saat melihat adegan tersebut.


Hal itu sudah pasti terjadi karena selama berada di kelompok ini mereka semua tidak ada yang memiliki pasangan sama sekali baik itu hanya sekedar pacar ataupun seorang suami, kebanyakan para anggota Roses Girl adalah wanita yang single tidak mempunyai pasangan ataupun seorang janda yang sudah pernah menikah tetapi gagal dalam pernikahannya ataupun ditinggal meninggal oleh suaminya.


"Mereka sangat serasi sekali ya."


"Tuan Firman memang sangat terkenal dikalangan para gadia bahkan ketua saja sampai terpikat dengan ketampanannya."


"Kamu benar sekali, lihat saja wanita yang berada disamping Tuan Firman itu, dia terlihat sangat cantik sekali tidak jauh berbeda dari ketua."


"Andaikan saja aku bisa mempunyai kekasih seperti Tuam Firman maka aku pasti akan menjadi wanita paling bahagia diseluruh dunia."


"Jangan bermimpi terlalu tinggi, takutnya nanti kau akan terjatuh dan rasanya pasti akan sangat sakit sekali hahaha."


"Apa yang kau katakan hah! Dasar anak kecil yang sudah menjadi janda!


"Jaga ucapanmu nenek tua! Aku bukan anak kecil, usiaku sudah 18 tahun! Aku sudah dewasa!"


"Itu masih anak-anak, dasar kau bocah tengik!"


"Diam kau nenek tua! Sudah hampir 27 tahun tapi belum pernah merasakan mempunyai kekasih hahaha."


Semua orang banyak yang berkomentar terhadap penampilan Firman dengan Kalina yang terlihat sangat mesra sekali dan juga banyak orang yang jadi iri saat melihat kemesraan yang mereka perlihatkan.


Bahkan sampai ada yang bertengkar kecil karena saling menghina satu sama lain dengan nasib yang mereka alami dalam hidup, yang satunya merupakan janda muda yang ditinggal pergi sang suami karena lebih memilih wanita lain, sementara yang satunya lagi adalah wanita dewasa yang belum pernah memiliki kekasih sama sekali dan pastinya belum pernah merasakan sentuhan seorang pria dalam hidupnya.


Baik Firman maupun Kalina terlihat santai dan hanya Kalina saja yang sesekali membalas ucapan mereka dengan senyuman agar dirinya tidak dikatakan sebagai orang sombong oleh mereka semua, mau bagaimanapun juga Kalina harus tetap bersikap baik supaya nama dirinya yang dikenal sebagai kekasih Firman tidak menjadi jelek dimata semua orang yang ada di dalam markas ini.


Dengan langkah santai mereka berdua berjalan menuju kamar yang tadi digunakan oleh mereka berdua untuk beristirahat, Firman mengatakan lebih baik menggunakan tangga saja ketimbang lift karena takutnya nanti jika mereka menggunakan lift akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti luft mati ataupun terjadi hal buruk lainnya.


Mengapa Firman bisa berpikiran seperti itu padahal kan sebelumnya mereka menggunakan lift dan tidak terjadi apa-apa, Firman bisa berpikir seperti itu pastinya bukan tanpa alasan, hal itu karena tadi pada saat terjadinya pertempuran Firman melihat ada beberapa orang dari pihak musuh yang mendatangi tempat penyimpanan daya listrik yang dimiliki markas mungkin untuk melakukan beberapa hal guna menyabotase kelistrikan markas Roses Girl.


Alhasil Firman dan juga Kalina berjalan naik menuju lantai atas dengan menggunakan tangga, sesekali juga mereka bertemu dengan para anggota Roses Girl ataupun para pelayan yang tengah bersih-bersih di area atas karena tadi saat pertempuran sempat ada beberapa ledakan akibat lembaran granad yang diarahkan oleh musuh tepat di lantai dua markas.


Setelah menaiki tangga sampai ke lantai paling atas yang ada di markas ini, mereka berdua langsung berjalan menuju kamar yang akan mereka tempati untuk istirahat malam ini, Firman juga sudah mengatakan kepada Gina tadi saat hendak pergi jika malam ini dirinya akan tidur bersama dengan Kalina.


Sebenarnya Gina sangat ingin ikut dalam kegiatan apa yang akan dilakukan oleh Firman bersama dengan Kalina, akan tetapi ia tidak bisa ikut bergabung karena telah diberi tugas untuk menjaga Fia yang sedang menjelaskan mengenai masa lalunya kepada para petinggi Roses Girl.


Gina sudah mengetahui hal apakah yang akan dilakukan oleh mereka berdua didalam kamar nanti, tapi Gina hanya bisa pasrah saja tidak bisa menerima jatahnya untuk hari ini karena malam ini waktunya bagi Kalina untuk melakukannya untuk pertama kalinya setelah sekian lama menunggu bersama dengan Firman.


Firman dan Kalina sudah sampai didepan pintu kamar tersebut lalu setelah itu Firman langsung membuka pintu kamar kemudian masuk kedalamnya diikuti dengan Kalina yang juga masuk kedalam bersama dengan Firman.


"Aku akan pergi ke kamar mandi terlebih dahulu karena tubuhku sangat kotor setelah pertempuran tadi, kamu bisa beristirahat duluan nanti aku akan menyusul," kata Kalina yang langsung pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh sekaligus melakukan beberapa persiapan untuk menjalankan rencana yang akan dilakukannya untuk membuat Firman bahagia.


Sementara untuk Firman sendiri lebih memilih duduk dipinggir ranjang sambil bermain handphone untuk membuka sosial media guna mencari hiburan di tengah rasa bosan yang menghantui dirinya, Firman sama sekali belum mengantuk padahal saat ini jam sudah menunjukan pukul 2 malam yang seharusnya waktu bagi orang untuk beristirahat.


Firman membuka sosial media milik kekasih termuda yang dimilikinya yaitu Rina, terlihat beberapa jam lalu Rina telah mengunggah sebuah foto kedalam media sosial miliknya.


Foto yang diunggah oleh Rina tersebut memperlihatkan gambar Firman yang tengah duduk di sepeda motornya dengan gaya cool yang terlihat sangat keren sekali di mata para kaum perempuan namun sayangnya untuk bagian wajah Firman dengan sengaja ditutupi oleh Rina dengan menggunakan stiker love berwarna merah dan ditambah lagi dengan caption bertuliskan, "Aku merindukan kamu." lalu diakhiri dengan emoji mencium yang jumlahnya ada beberapa


Ada sebuah cerita lucu pada saat Firman mengambil foto yang diunggah oleh Rina pada sosial media miliknya tersebut, pada saat itu sebenarnya mereka akan berangkat ke sekolah karena Rina meminta supaya Firman mengantarkannya untuk pergi kesekolah setiap hari, namun sebelum berangkat Rina meminta supaya Firman berfoto di atas motornya untuk dijadikan sebagai wallpaper handphone Rina.


Pada awalnya Firman menolak karena menurutnya melakukan hal tersebut sangatlah alay dan tidak terlihat keren, tetapi dengan sedikit paksaan dari Rina pada akhirnya Firman menerima ajakan tersebut.


Setelah berfoto beberapa kali dengan berbagai gaya sekarang justru malah Firman yang ingin di foto lagi, dan Rina hanya bisa menuruti kemauan sang kekasih, jika pada saat itu Rina tidak mengatakan dirinya akan terlambat mungkin Firman akan terus meminta supaya Rina untuk memotretnya lagi dan lagi.


Pada postingan yang diunggah beberapa waktu lalu tersebut ada ribuan like dan juga ribuan komentar yang rata-rata isi dari komen tersebut mereka semua mempertanyakan siapa sebenarnya orang yang berada di dalam foto tersebut.


Firman hanya tersenyum saja melihat kelakuan dari Rina yang menurutnya lucu tersebut, "Kamu memang paling bisa membuat orang menjadi penasaran saja hahaha," kata Firman tertawa senang.


Lalu setelah itu Firman memberikan satu buah komentar dengan menggunakan kata-kata yang biasa saja namun penuh arti di dalamnya, "Semoga bisa cepat melepas rindu." itulah isi dari komentar yang ditulis oleh Firman kepada postingan yang diunggah Rina tersebut.