
Chapter 77
(18+)
Setelah Ika membuka pintu kamar Firman yang tidak terkunci, ia melihat tidak ada Firman di sana sama sekali, hanya ada komputer yang menyala dan suara air mengalir.
Sepertinya Firman saat ini sedang mandi sehingga tidak menyadari Ika yang masuk kedalam kamarnya, Ika yang melihat bahwa Firman sedang mandi tiba tiba terpikirkan sebuah ide di kepalanya.
'Hmm kayaknya seru deh hihihihi." Ucap Ika tertawa jahil.
Ika langsung melepas bajunya dari atas hingga bawah hingga sama sekali tidak ada kain yang melekat di tubuhnya memperlihatkan tubuh indah mulus tanpa cacat sama sekali idaman semua pria.
Membuka sebuah bungkusan baju yang dibeli saat bersama ibunya tadi Ika mengeluarkan sebuah baju yang sangat seksi yaitu lingeria yang berwarna merah dengan motif bunga dan di sisi sisinya berumbai membuat baju itu tampak sangat seksi.
Sebenarnya Ika membeli baju itu untuk digunakan nanti saat dirinya sudah menikah dengan Firman, entah kenapa Ika kepikiran untuk membeli baju kurang bahan tersebut walaupun belum digunakan.
Tapi karena melihat situasi saat ini yang sangat pas untuk menggunakan baju tersebut, membuat Ika langsung memakai pakaian itu yang terlihat cocok dengan tubuhnya yang indah.
"Aku udah kayak wanita penghibur saja pakai beginian hihihi tapi gak papa kalo yang aku hibur kekasihku sendiri hehehe." Ucap Ika sambil berkaca melihat dirinya di cermin.
"Aku datang sayangku ~" Ika langsung menuju kamar mandi menyusul Firman di sana.
Namun saat sudah dekat dengan pintu kamar mandi, Ika mendengar suara suara aneh dari dalam kamar mandi. Suara seperti seorang wanita yang mengeluarkan suara suara kenikmatan.
Hal itu membuat Ika penasaran dan langsung membuka pintu kamar mandi lalu melihat ada Firman yang sedang bermain dengan Anggita dengan ganasnya hingga tampak dari wajah Anggita yang sudah kelelahan tidak kuat menyaingi kekuatan Firman. Ika membuka mulutnya lebar lebar saat melihat kejadian itu.
....................
Sebelum Ika pulang ke rumahnya lalu pergi kerumah Firman, Anggita sudah lebih dulu datang kerumah Firman untuk sekedar mengunjungi sang kekasih.
Anggita datang sendiri tanpa ditemani adiknya Kalina, sebenarnya kedatangan Anggita juga sekaligus untuk membahas masalah pertemuan undangan yang diadakan oleh keluarga Gunawan.
Firman sudah memberi perintah pada Anghita untuk mengumpulkan banyak banyak bukti kebusukan keluarga Gunawan yang nantinya digunakan Firman untuk menjatuhkan keluarga tersebut dan membalas dendam kepada mereka atas perlakuan mereka pada Karmila dan dirinya.
Tapi sayang Anggita datang diwaktu yang tidak bagus, Firman ternyata sedang mabuk setelah minum beberapa botol minuman yang ada di rumahnya dengan kadar alkohol sangat tinggi.
Anghita awalnya membantu Firman yang sedang mabuk di lantai bawah lalu membawanya ke atas untuk diistirahatkan di kamarnya.
Namun Firman yang kondisinya tidak stabil malah menindih Anggita dan langsung melucuti seluruh pakaian nya hingga tidak tersisa dan terjadilah pergumulan antara mereka berdua hingga sampai di kamar mandi pun mereka terus melanjutkan permainan panas mereka tanpa henti.
'Uhh niatnya ingin membantu tapi malah aku yang dimakan olehnya, tapi tak apa apa karena aku juga sudah lama merindukan barang milik kekasihku hihihi.' Batin Anggita senang.
..................
Kembali kepada Ika yang terkejut melihat permainan liar Firman dengan Anggita, melihat hal tersebut seketika membuat tubuh Ika memanas hingga tanpa sadar mulai meraba raba tubuhnya sendiri mencari kenikmatan dari setiap sentuhan yang ada.
Anggita sudah pingsan sangking ganasnya permainan dari Firman hingga membuat dirinya kewalahan menghadapinya. Firman melihat kearah Ika yang terlihat sedang meraba raba dirinya sendiri.
Melihat kedatangan kekasihnya yang lain membuat Firman langsung semangat kembali dan menghampiri Ika lalu langsung mengangkatnya membawa ke bak mandi.
Ika yang digendong Firman mengalungkan tangan nya ke leher Firman dan mencium bibirnya dengan rakus yang dibalas sama oleh Firman.
"Ehh baju baru ya? Aku tidak tau jika kekasihku yang satu ini ternyata mesum juga." Ucap Firman melihat pakaian yang dikenakan Ika membuat hasratnya semakin tinggi.
"A....Aku....." Saat Ika ingin membalas ucapan Firman tiba tiba saja bibirnya langsung dicium oleh Firman dan bermain main di dalam sana saling bertautan lidah berbagi kemesraan satu sama lain.
Tangan Firman juga tidak tinggal diam, tangan kanan nya bermain meremas dua buah besar milik Ika yang tampak semakin besar setelah diberi pupuk remasan oleh Firman.
Karena permainan tangan Firman yang luar biasa membuat Ika mengeluarkan suara suara kenikmatan sama seperti Anggita tadi, setelah puas berciuman Firman langsung melucuti baju Ika tapi tidak dilepas seluruhnya hanya beberapa bagian saja, hal ini karena Firman menyukai saat Ika mengenakan baju seperti itu.
Firman mengangkat Ika membawanya untuk diletakan diatas sebuah meja yang ada di sana menghadapkan ika ke depan melihat kaca sementara Firman dari belakang sedang memposisikan barangnya agar bisa masuk ke milik Ika.
Uhg......
Satu kali hentakan Firman langsung masuk kedalam Ika dan memompa pinggangnya tengan kencang hingga membuat Ika semakin kenikmatan dibuatnya.
Firman memegang rambut Ika dengan terus memompa pinggangnya dengan semakin kencang.
Ika sangat menikmati permainan Firman yang kasar namun nikmat bagi Ika, semakin Ika mengeluarkan suara kenikmatan nya semakin membuat hasrat Firman naik hingga mencapai puncaknya dengan menanam benih miliknya kedalam milik Ika hingga penuh.
Tidak puas dengan hanya sekali saja, Firman langsung memulainya kembali meski melihat Ika yang sudah mulai kewalahan menghadapi keganasan Firman yang luar biasa.
Permainan panas mereka berlangsung selama beberapa jam hingga tidak terasa sampai tengah malam, Anggita juga ikut bermain kembali setelah sadar, alhasil mereka bermain bertiga.
Setelah puas bermain mereka membersihkan tubuh yang kotor setelah permainan liar yang dilakukan.
Firman membawa kedua kekasihnya tidur diatas ranjang dengan Anggita disebelah kiri dan Ika di sebelah kanan, Anggita dan Ika memeluk badan Firman lalu menyandarkan kepala mereka pada tangan Firman.
"Terima kasih untuk semuanya, aku berjanji akan menjaga kalian dan yang lain." Ucap Firman mencium kening kedua kekasihnya.
Anggita dan Ika tersenyum mendapatkan perhatian dari laki laki yang mereka cintai, meskipun tidak bisa memilikinya seorang diri dan harus berbagai tapi mereka sudah sangat bahagia bisa hidup bersama dengan Firman lali laki yang telah mengambil hati mereka berdua.
Karena sudah merasa sangat lelah sekali, akhirnya mereka bertiga tidur dengan posisi saling berpelukan satu sama lain tidur dengan nyenyak.
*Jangan lupa like dan dukungan nya teman teman.
*Semoga iman yang puasa kuat ya teman teman.
...Terima Kasih...