System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 204 Menemukan Jejak Baru Dan Reiko


Chapter 204


Firman berjalan menyusuri pinggiran hutan tempat dirinya berada saat ini untuk mencari keberadaan Gina yang entah berada dimana, padahal Firman sudah senang tadi pagi pada saat bangun karena badai sudah reda, tapi justru kejadian berikutnya yang membuat hati Firman hancur sekali.


Rasa khawatir yang dirasakan oleh Firman saat ini sangatlah besar, bagaimana tidak khawatir jika keberadaan kekasih tercinta tidak tahu entah dimana padahal cuaca sangat dingin sekali hingga membuat Firman yang mengunakan pakaian sangat tebal saja masih merasakan dingin.


"Aku harus mencari kemana lagi kamu Gina ... aku harap kamu baik-baik saja dimanapun kamu berada saat ini," kata Firman dengan nada yang terdengar sangat sedih.


Dari nada bicara Firman saja sudah sangat terlihat jelas bahwa dia sedang sangat sedih, ucapannya seakan menyiratkan rasa sakit dihati dan kekhawatiran yang sangat besar.


Firman masihlah manusia biasa yang memiliki hati, ia akan merasa sangat sakit bila orang terdekatnya tertimpa sebuah masalah apalagi jika masalah tersebut sampai membuat nyawa orang terdekat Firman terancam.


Sebenarnya Firman ingin langsung mencari menggunakan mobil pergi dari tempat ini, karena Firman berpikiran jika keberadaan Gina kemungkinan telah berpindah tidak lagi berada di sekitaran hutan tempat Firman berada saat ini.


Akan tetapi Firman masih ragu untuk pergi meninggalkan hutan karena takut jika nantinya malah percuma, lagipula jika masih dihutan ini Firman bisa mencari banyak hal yang bisa jadi merupakan jejak yang akan menunjukan keberadaan Gina ada dimana.


"Jika sampai benar Gina ditangkap oleh orang, maka aku tidak akan memaafkan orang tersebut sampai kapanpun! Karena dia telah berani mengusik keluargaku!" kata Firman berucap pada dirinya sendiri dengan nada yang terdengar menahan amarah.


Karena tidak kunjung menemukan keberadaan Gina walaupun sudah berjalan selama beberapa jam menyusuri sekitaran hutan sampai pinggiran jalan raya yang tertutupi dengan salju, Firman akhirnya memutuskan untuk kembali menuju tempat tendanya berada untuk mengambil beberapa peralatan seperti drone dan makanan ringan sisa semalam.


Wajah Firman terlihat sangat khawatir sekali, dengan wajah datar tanpa ekspresi membuat siapa saja akan merasa takut saat melihat wajah Firman. Dibalik wajah dinginnya tersebutlah tersimpan kekhawatiran kepada Gina yang belum diketahui berada dimana saat ini.


Firman berjalan menuju tenda tempatnya istirahat semalam, ia lalu mengambil barang-barang didalamnya kemudian menaruhnya di dalam tas agar lebih mudah dalam membawanya, lalu seusai membereskan barangnya, Firman pun melipat kembali tenda laku memasukan ke dalam wadahnya.


Membereskan tenda tidak membutuhkan waktu lama bagi Firman, dengan waktu beberapa menit saja tanda sudah selesai dilipat kembali lalu dimasukan kedalam tas kecil tempat tenda tersebut disimpan.


Dengan langkah kecilnya, Firman kembali melanjutkan pencariannya untuk menemukan keberadaan Gina, walaupun belum ada jejak sama sekali tentang keberadaan Gina saat ini dimana, tapi Firman akan terus berusaha sampai menemukan keberadaan Gina.


Jejak sekecil apapun tidak dapat ditemukan oleh Firman karena saking tebalnya salju yang ada di sekitar tempat Firman berada saat ini, bahkan jalan raya sudah tidak terlihat lagi, hanya ada warna putih salju sepanjang mata memandang.


Karena tidak dapat menemukan jejak apapun dan belum juga bisa menemukan titik terang tentang dimana Gina berada, Firman akhirnya memutuskan untuk menggunakan drone miliknya demi mencari dimana letak Gina.


Jika memang belum bisa menemukan keberadaan Gina dimana, minimal Firman bisa menemukan beberapa jejak yang bisa digunakan untuk menemukan informasi tentang Gina.


Firman mengeluarkan drone miliknya dari dalam tas kecil tempat wadah drone tersebut, lalu setelah dikeluarkan Firman langsung menyeting drone itu supaya bisa terbang. Baling-baling pada drone dipasang lagi pada tempatnya karena semalam saat Firman memperbaiki drone nya tersebut, ia mencopot baling-baling dan beberapa mesin lainnya.


"Mari kita coba keberuntungan kita kali ini!" kata Firman setelah selesai memasang kembali komponen yang ada pada drone nya.


Firman langsung menerbangkan drone nya dengan menggunakan remote control untuk mengendalikan pergerakan drone, remote control tersebut juga memiliki sebuah layar kecil untuk melihat gambar yang direkam oleh kamera yang terletak pada drone.


Mencari menggunakan drone membuat Firman bisa melihat dari sudut pandang yang lebih luas ketimbang harus berjalan keliling hutan dengan cara berjalan kaki, itu bisa menghabiskan banyak sekali waktu serta tenaga, yang terpenting saat ini bagi Firman adalah menemukan jejak keberadaan Gina.


Drone yang dikendalikan Firman saat ini berada pada tempat yang terlihat agak aneh karena terdapat sebuah bangunan yang ukuranya lumayan besar ada ditengah-tengah hutan bersalju tebal.


Karena rasa penasaran yang dimiliki Firman sangat tinggi, alhasil drone yang dikendalikan oleh Firman langsung diarahkan supaya terbang mendekat menuju arah bangunan yang terlihat seperti rumah tersebut.


Setelah mendekatkan drone nya tepat di arah jendela bangunan tersebut terdapat sebuah bayangan mirip manusia yang bukan hanya ada satu namun beberapa, drone semakin diarahkan untuk mendekat ke jendela supaya bayangan samar tadi bisa terlihat dengan jelas.


Awalnya Firman mengira orang-orang itu adalah pemburu ataupun warga sekitar dekat hutan yang sedang berlindung di dalam bangunan tersebut, akan tetapi pikiran Firman itu langsung terbantahkan seketika saat melihat kejadian berikutnya yang membuat ekspresi di wajah Firman menjadi sangat terkejut.


"Reiko ...!" ucap Firman saat melihat bayangan orang tadi sekarang sudah terlihat jelas menampilkan keberadaan beberapa orang yang sedang mengelilingi sebuah bangku.


Dibangku tersebut ada seorang wanita yang belum lama ini Firman kenal dan mereka telah menjalin kerjasama untuk keberlangsungan bisnis mereka, wanita itu tentu saja adalah Reiko, sang manager pelelangan sekaligus ketua organisasi White yang sangat rahasia.


"Bagaimana dia bisa berada disini dan mengapa Reiko seperti diperlakukan sebagai tawanan disana?" berbagai pertanyaan muncul di otak Firman saat melihat keberadaan Reiko disana.


"Bukankah dia adalah ketua organisasi paling disegani dalam dunia bawah yang bisa membuat orang takut hanya mendengar nama organisasi itu saja, sekarang dia sedang menjadi sandera, sepertinya aku akan menyelamatkan dia terlebih dahulu, siapa tau juga dengan aku menyelamatkannya bisa membuatku menemukan jejak keberadaan Gina," ucap Firman berjalan menuju tempat yang baru saja ditemukan oleh drone nya itu berada.


Menurut perkiraan Firman, bangunan tersebut berada lumayan jauh didalam hutan bagian dalam yang sangat terkenal dengan keberadaan hewan buasnya seperti serigala es dan juga beruang putih yang sering mengganggu manusia.


Drone telah kembali ke arah Firman lalu dimasukan kembali kedalam wadahnya, setelah itu Firman berjalan menuju bangunan yang ditemukannya tadi untuk menyelamatkan Reiko.


Sejujurnya Firman juga sedang berpikir pada saat berjalan menyelamatkan Reiko, bagaimana mungkin orang sekuat Reiko bisa sampai dalam keadaan tersekao seperti itu, apa mungkin orang yang menyekap Reiko belum mengenal wanita tersebut.


Seperti yang kita ketahui bahwasanya Reiko sangat pintar dalam menyembunyikan identitasnya, hanya ada beberapa orang saja yang mengetahui identitas asli dari wanita cantik tersebut, hanya satu alasan itulah yang paling logis tentang terjadinya penyekapan pada Reiko ini.


Saat tengah berjalan menuju bangunan tadi, Firman menemukan sesuatu yang membuat matanya melebar karena merasa sangat senang.


Firman menemukan benda yang mirip seperti kacamata hitam yang biasanya dipakai oleh Gina pada saat menghadiri acara, kacamata tersebut berada ditengah hutan, tepatnya berada di tengah jalan untuk menuju ke arah bangunan tempat keberadaan Reiko yang disekap tadi.


"Ini benar kacamata milik Gina! Ini jejak yang bagus untuk mencari keberadaan Gina, sepertinya Gina masih berada di hutan ini, aku harus cepat-cepat menemukan dia!" ucap Firman menambah kecepatan langkahnya.


Disepanjang perjalanan Firman juga menemukan beberapa hal aneh mirip seperti jejak kaki beberapa orang yang berjalan bersamaan hingga membuat cap sepatu di atas salju, cap mirip sepatu banyak orang tersebut berbentuk tidak jelas karena saking banyaknya jejak kaki disana.


Dengan langkah pasti, Firman berjalan cepat menuju bangunan tadi agar lebih cepat menyelamatkan Reiko serta mencari beberapa jejak tempat Gina berada untuk memudahkan Firman mencarinya.