System Menjadi Pria Sukses

System Menjadi Pria Sukses
System Sukses 228 Masalah Baru Muncul Lagi


Chapter 228


Semua orang yang berada di dalam ruangan rapat tersebut masih menatap salah satu anggota yang berbicara tadi dengan pandangan seperti melihat orang tersebut dengan kebingungan, bagaimana tidak kebingungan, Firman yang seorang penyelamat bagi kelompok mereka saja tidak dikenali oleh wanita tersebut.


Sedangkan untuk Firman sendiri hanya diam saja karena dirinya juga merasa tidak ada yang perlu dipermasalahkan dalam hal ini karena sudah tidak ada yang perlu dijelaskan kembali karena mau bagaimanapun juga Firman memang termasuk kedalam golongan orang asing jika berada di dalam lingkup mafia Roses Girl.


Firman hanya memiliki hubungan sepasang kekasih dengan Gina yang merupakan ketua tertinggi dari kelompok mafia Roses Girl, hanya hal itu saja yang membuat Firman memiliki hubungan dengan mafia Roses Girl.


Namun gelar Firman sebagai seorang pahlawan bagi mereka semua itu tidak dapat dianggap remeh sama sekali, bagaimanapun juga Firman orang yang telah menyelamatkan nyawa banyak anggota Rosed Girl hingga membuat mereka selamat dari maut pada saat disekap oleh Sophia dan antek-anteknya.


"Apa yang kamu maksud Kak Fia?" tanya Lina kepada si wanita yang berkata tadi.


"Di dalam kelompok kita kan sudah disepakati jika tidak diperbolehkan ada laki-laki walaupun hanya satu orang, itu peraturan yang sudah kita semua sepakati bersama dengan ketua sejak awal pembentukan kelompok ini,


Lalu hari ini kau mengajak seorang laki-laki masuk ke dalam markas kita bahkan kamu juga mengajak dia untuk ikut dalam rapat rahasia kita kali ini, apakah kau pikir itu tidak menyalahi peraturan?" balas wanita yang bernama Fia tersebut dengan nada seperti menghina sambil menatap kearah Lina.


Anggota mafia yang lainnya mendengar ucapan wanita tersebut menjadi kembali mengingat peraturan yang telah ditulis oleh semua anggota pada saat pertama kali membentuk kelompok mafia dulu.


Semua anggota pada saat itu bersepakat tidak akan memasukan seorang laki-laki kedalam kelompok mereka karena menurut mereka semua laki-laki adalah makhluk paling menjijikan di dunia, hal itu bukanlah hanya ucapan semata karena menurut pandangan mata mereka pada saat itu laki-laki hanya memanfaatkan para wanita untuk kesenangan pribadi saja.


Sebenarnya tidak semua wanita memiliki pandangan yang sama seperti itu, masih banyak para perempuan yang percaya kepada laki-laki karena alasan banyak hal yang tidak mungkin dijelaskan satu persatu karena sangking banyaknya.


Apalagi ditambah dengan terjadinya berbagai kasus yang melibatkan para laki-laki sebagai pelaku dan wanita sebagai korban dari kejahatan tersebut, banyak wanita yang membenci pria gara-gara hal tersebut.


Namun tidak untuk Gina, ketua dari Roses Girl yang telah membangun mafia ini hingga menjadi sebesar sekarang. Gina merupakan orang yang tidak setuju dengan pendapat jika laki-laki adalah makhluk paling menjijikan, hal itu karena Gina sendiri sudah pernah melihat ada seorang laki-laki yang sangat baik kepadanya tidak seperti apa yang dikatakan oleh anggota yang lainnya.


Alhasil Gina menandatangani surat peraturan pada saat itu karena atas dasar mengikuti kemauan para anggota yang lainnya saja padahal dirinya sendiri sama sekali tidak setuju dengan hal yang ada di dalam isi peraturan tersebut.


"Tapi apakah kakak sudah mengenal siapa laki-laki yang kakak bicarakan ini?" tanya Lina yang dibalas anggukan kepala oleh Fia.


Namun beda hal mya dengan orang lain yang berada di dalam ruangan rapat tersebut, mereka justru menatap Fia dengan berbagai pandangan, ada yang menyayangkan jawaban yang dilontarkan oleh wanita tersebut karena menurut mereka perkataan yang dilontarkan oleh Fia tersebut sama seperti meremehkan Firman.


"Maaf kak Fia, aku sangat menghormati kakak sebagai salah satu pendiri dari kelompok kita ini, akan tetapi jika sikap kakak seperti ini terus menerus maka aku tidak akan tinggal diam!" kata Lina dengan nada penuh penekanan yang menandakan jika dirinya pada saat ini sedang tidak main-main dengan ucapanya.


Fia yang mendengar ucapan dari Lina seketika menjadi agak merinding karena dirinya sebagai salah satu orang terpandang di Roses Girl pastinya sudah mengetahui bagaimana jika Lina sudah marah, tidak mungkin ada yang bisa menahan amarahnya jika sudah meledak kecuali Gina.


"Apa maksud kamu Lina, bukankah apa yang aku katakan itu benar? Mengapa kamu marah seperti itu demi seorang pria, apakah kamu menyukai kekasih kakak mu sendiri?" ujar Fia dengan nada menyindir yang diarahkan kepada Lina.


Lina terlihat diam sejenak lalu mengambil nafas dalam-dalam kemudian menghembuskannya kembali setelah ditahan beberapa saat didalam paru-paru.


"Aku sudah bersabar selama ini saat menghadapi tingkah lakumu! Tapi untuk kali ini aku sudah tidak dapat menahan kesabaranku lagi!


Jika kakak masih ingin berada di dalam kelompok ini maka perbaiki sifat buruk yang berada di dalam hatimu itu, karena sifatmu yang buruk itulah membuat sering terjadi konflik diantara sesama anggota, apa kau mengerti?!" ucap Lina dengan intonasi yang tegas membuat setiap kata yang diucapkan olehnya menjadi terdengar sangat menakutkan bagi orang yang mendengarnya, memang Lina jika sudah marah tidak akan ada yang berani mendekatinya.


Lina terlihat sudah tidak dapat menahan amarahnya lagi yang sudah dia pendam selama ini, emosi yang ada di dalam diri Lina kembali bangkit tentu saja karena mendengar ucapan yang dilontarkan oleh Fia karena ucapan tersebut membuat Lina sakit hati sekali.


Walaupun Fia merupakan salah satu pendiri Roses Girl akan tetapi sifatnya yang buruk membuat dirinya banyak tidak disukai oleh para anggota, meskipun jabatan yang dimiliki oleh Fia termasuk tinggi, setingkat dengan wakil ketua, akan tetapi itu tidak bisa digunakan untuk mencemooh anggota biasa yang tidak memiliki apa-apa selain keberanian.


Temperamen yang dimiliki oleh Fia memang buruk makanya Gina menempatkan Fia ke tempat yang jauh supaya tidak ikut bersama dengan para anggota yang lainnya dan juga hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik internal diantara mereka semua.


Sebenarnya semua orang juga telah mengetahui bagaimana sifat keras kepala dan ingin selalu menang sendiri yang dimiliki oleh Fia, walaupun banyak yang tahu sifat buruk yang dimiliki oleh Fia akan tetapi tidak ada yang berani untuk menasehatinya karena takut kepadanya, bagaimanapun juga Fia termasuk orang yang mempunyai jabatan tinggi pada kelompok ini,


Kecuali Gina, satu-satunya orang yang berani dan tidak takut sama sekali kepada Fia adalah ketua Roses Girl, Gina. Tentu saja Gina tidak takut sama sekali karena mau bagaimanapun juga sebagai seorang pemimpin tidak mungkin bagi Gina untuk takut kepada anggotanya sendiri, apalagi jika harus tunduk pada anggota di bawahnya.


Gina juga mempunyai kemampuan jauh diatas yang dimiliki oleh Fia, meskipun begitu Gina masih memberikan kesempatan bagi Fia untuk berubah tapi nyatanya sampai sekarang dia belum bisa berubah sama sekali, masih dengan temperamen kerasnya yang membuat banyak sekali orang menjadi tidak suka kepadanya.


Dulu pada saat Fia ditugaskan di luar negeri keadaan markas aman-aman saja tanpa ada masalah sama sekali, namun sekarang pada saat Fia datang semuanya berubah menjadi tidak kondusif lagi dan muncul berbagai permasalahan yang terus berdatangan.