Mereka Yang Tak Terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat
Farah juga


"Ada apa Chika kenapa kau berlari seperti ketakutan seperti ini, apa yang terjadi apa, apa didalam ada sesuatu "


"I_tu bu Farah berdarah bu tolongin bu Wati tolong "


Bu Wati tanpa bicara langsung berlari dan meninggakan Chika, Chika yang masih Syok hanya bisa diam saja diluar menunggu yang lain keluar. Namun kalau diluar pasti dirinya akan disalahkan lebih baik masuk saja lah.


Chika dengan berlari masuk dan melihat Farah yang sedang di bopong oleh bu Wati, Dea dan juga Novi.


"Chika cepat hubungi ambulans "


"Ba_ik bu "


Chika melakukan apa yang disuruh bu Wati meskipun takut. setelah menghubungi ambulans Chika mendekati mereka semua.


**


Arum yang melihat bu Wati segera memberhentikannya "bu ada apa ini "


"Bu Arum ini Farah kecelakaan nggak tahu kenapa dia udah berdarah-darah gitu. Tadi Chika yang temuin saya ada apa ya sebenarnya di asrama sampai-sampai anak-anak itu kecelakaan baru aja Sasa. Terus sekarang Farah bingung ibu harus lakuin apa ya, apa ada seseorang yang jahil tapi Masa sih ya Bu Arum ya"


Chika yang mendengar ucapan Bu Arum menjadi sangat takut. Bagaimana kalau Dea dan juga Novi berbicara kalau dia yang telah melukai Farah, sungguh dirinya tidak sengaja, tadi kan yang dirinya lihat itu adalah Sasa hantu itu bukan Farah Lalu kenapa berubah menjadi Farah.


"Belum tuh bu. Nanti ajalah saya tanya ini lagi genting nih Bu, Saya takut terjadi apa-apa sama Farah"


"Iya bener juga ya bu, Jangan lupa nanti Ibu tanya sama temen-temennya ini, kan mereka yang tahu kejadiannya pasti mereka tahu siapa pelakunya Bu. Enggak mungkin enggak tahu kan. Jangan terlalu percaya nantinya ya Bu ya takutnya mereka bohong Ibu kayak Farah yang bohong sama ibu kepala sekolah kalau dia nggak ngebully Sasa"


" Iya siap bu Arum, Gimana keadaan Sasa Apa dia sudah sadarkan diri"


"Belum bu Sasa koma, dan nggak tahu kapan dia akan sadar. Tapi setelah sadar kita bakal tahu Bu, gak mungkin kan Sasa tiba-tiba aja jatuh, pasti ada seseorang yang celakain Sasa dengan sengaja, atau ada pemicunya sampai seperti itu "


" iya juga ya Bu Arum Sasakan tidak punya riwayat penyakit apapun masa tiba-tiba aja tuh kayak gitu, kenapa di sekolah kita ada murid yang seperti itu ya Bu Arum. saya akan menindaklanjutinya juga Bu Arum karena saya tidak mau di asrama ada orang yang jahat pada temannya sendiri disekolahkan tidak diajarkan seperti itu"


"Bagus Bu kalau perlu mereka dikeluarin aja nanti saya yang akan usul pada kepala sekolah biar mereka Jera dan nggak ngelakuin itu lagi"


"Iya siap bu siap, saya juga akan ikut ibu nanti berbicara pada kepala sekolah ya bu agar beliau lebuh psrcaya"


Mereka bertiga yang mendengarkan ucapan Arum lantas segera pergi dan menjauh dari bu Arum dan juga bu Wati takut ketahuan dan mereka akan dikeluarkan, jangan jangan sampai itu terjadi, tidakk.