Mereka Yang Tak Terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat
Apakah Reyyy


"Karena wajahmu sama dengannya Rum, makannya aku saat bertemu denganmu aku merasa Lidya masih ada masih hidup dan bisa bersama-sama lagi sama aku Rum. Aku udah lama kehilangan sosok sahabat seperti Lidya yang bisa mengerti perasaan aku. Yang selalu membela aku dimana pun kita berapa, dia adalah perempuan kuat. Tempat tidur yang kamu sekarang tiduri adalah punya Lidya, Kenapa dia bisa mati Rumm ?? bahkan aku saja tak tau apa penyebab dirinya gantung diri, dia gantung diri dikamar mandi sekolah, aku sebagai seorang teman sahabat terdekatnya tak tau apa masalah yang sedang dia simpan dariku sampai-sampai dia bisa melakukan hal senekat itu. Hatiku hancur Rum, bahkan Reyhan saja sampai seperti ini kan dia adalah kekasih dari Lidya " kak Tri langsung saja mengusap air matanya dengan cepat agar tak ada orang laim yang mengetahuinya.


"Maafkan aku kak, jika aku lancang ingin tahu masalah kakak dan membuat kakak menjadi mengigat masalalu kembali " ucap Arum menyesal.


"Tak apa Rum, itu wajar kamu tanyakan karena kalau aku ada diposisi kamu pasti aku pun akan menanyakan hal yang sama "


Mereka berdua lalu berpelukan dan tanpa mereka sadari Lidya yang memang selalu ada disamping kak Tri memeluknya juga. Menyalurkan kerinduan yang tak terbendung ini.


Arum sekarang sudah tau kenapa dirinya selalu diikuti oleh hantu itu, ternyata dirinya mempunyai wajah yang sama dengan dirinya makannya kak Tri dan kak Rey melihat wajahnya seperti sudah mengenalnya sajakan. Lalu kenapa juga kak Rey tadi mencekiknya coba. Belum semua yang dirinya ketahui belum terbongkar habis semua masalah ini.


Dan dia juga tak percaya kalau kak Lidya mati gantung diri, semua misteri ini belum terkuak siapa sebenarnya dalang dari pembunuhan kak Lidya. Apa bisa kak Rey yang membunuh kak Lidya ??


Mari kita pecahkan semuanya siapa sebenarnya pembunuh kak Lidya agar dia bisa tenang dan tak menganggu dirinya kembali karena dirinya ingin hidup tenang serta ingin membuat kak Lidya juga tenang.


Angga dan teman-teman Arum yang lain hanya diam melihat mereka berdua berpelukan seperti sedang ada yang mereka bicarakan dan itu sangat penting sekali untuk mereka berdua.


Bella bahkan yang melihatnya merasa cemburu, biasanya dirinya yang selalu memeluk Arum dan hanya boleh dirinya saja yang memeluk Arum tak boleh yang lain. Secepatnya harus segera mendekati Arum lagi tak boleh seperti ini nanti bisa-bisa dirinya tak akan mendapatkan Arum seutuhnya. Dirinya tak akan bisa hidup tanpa Arum sampai kapan pun.


Setelah kejadian itu ada beberapa murid yang izin kekamar mandi, mereka semua ternyata sudah merencanakan untuk tak bergabung dengan yang lainnya dan mencari tempat persembunyian sendiri saja dari pada disini tak aman menurut mereka.


Ada sekitar 8 orang yang pergi dan pak Yandi yang percaya segera mengizinkan mereka tanpa mrncurigai mereka sama sekali. Dengan cara mengendap-endap mereka masuk terlebih dahulu keruangan cctv untuk mengambil kunci gerbang yang menuju asrama.


Dengan perlahan mereka mencari kunci itu dan untungnya ketemu dan tak ada pak satpam juga disini. Segera mereka begegas pergi kegerbang dan membuka gerbangnya dengan pelan-pelan agar tak ada yang mendengar mereka.


Setelah selesai membuka gerbangnya satu persatu masuk dengan cara mengendap-endap dan celingak-celinguk, takut ada yang mengawasi meraka dan tak lupa setelahnya menguncinya kembali agar tak ketahuan mereka segera masuk kedalam kamar Arum lalu mengunci pintunya.


Disana ada 3 laki-laki dan 5 perempuan , mereka semua membaringkan tubuhnya ditempat tidur menikmati ketenangan mereka tanpa mendengar teriakan-teriakan berisik dari teman-teman yang lain.


Namun saat ada yang tidur, ditempat tidur Arum tiba-tiba ada perempuan yang sedang duduk memebelakangi orang itu. Namun tak ada satupun yang melihat sosok itu, mereka semua hanya fokus menatap kedepan.


Sosok itu sangat marah karena ada orang yang berani duduk ditempat tidurnya tak boleh ada yang menepatinya selain dirinya seorang tiba-tiba....


Apakah itu suara pembunuhnya kalau gurunya tak akan mungkin mencari mereka sampai kesini dan tahu mereka semua bersembunyi dikamar Arum ini.Karena tak ada yang berani.


Ada salah satu temannya yang mendorong salah satu temannya untuk segera mengecek pintunya dan melihatnya dari lubang kunci. Namun malah membuatnya tersungkur menabrak pintu. Seketika pintu itu bolong dan ada yang menarik kepala orang itu sampai keluar.


Laki-laki itu sangat takut, dengan sekuat tenaga ingin mengeluarkan kepalanya namun tak ada satu pun temannya yang membantu, mereka semua malah diam dan mundur menjauh.


Sedangkan diluar ada seorang pria yang sedang berdiri dan tersenyum dengan misterius. Segera laki-laki itu mengangkat kampaknya dan memisahkan kepala orang itu dari tubuhnya.


Kepala itu mengelinding kearah kakinya, dengan menyeringai diambilnya kepala itu lalu dia pergi dari sana sambil menggusur kampaknya. Membawa hasil buruannya sudah hilang 3 nyawa dan sekarang dirinya akan mengeksekusi satu mangsanya lagi yang sedang menunggunya, sungguh tak sabar untuk menghabisinya dan memberikan kejutan pada guru-guru itu dan murid murid yang lainnya.


Tubuh laki-laki tak berkepala itu terjatuh dan mengeluarkan banyak darah yang membuat mereka semua histeris melihat temannya sudah tanpa kepala, darah itu sampai muncrat kearah mereka dan membuat wajah mereka cemong dengan darah segar. "Akhhhhh " teriak mereka semua ketakutan.


Sekarang harus bagaimana supaya bisa keluar dari tempat ini, semua sudah sangat menakutkan. Pembunuh itu sudah tau keberadaan mereka semua disini dan persembunyian ini sudah tak aman.


Mereka juga mendengar ada yang sedang menggusur sesuatu, namun suaranya itu makin lama makin menghilang saja. Tapi tiba-tiba ada wajah seseorang yang nonggol dilubang itu dengan penuh darah diwajahnya itu. Bahkan dia tersenyum, Namun bukan senyum pertemanan namun senyum seorang pembunuh.


Dia juga memelototkan matanya dengan tertawa dengan sangat menakutkan "bagaimana apakah kalian suka dengan semua ini " tanya laki laki itu sambil mengubah ekspresinya menjadi meledek.


Itu adalah kak Rey, bukannya dia sudah dibawa kerumah sakit kan lalu kenapa dia bisa ada disini ? . Apakah kak Rey kabur ?. Apa yang melakukan permainan ini adalah kak Rey ?. Jadi sebenarnya siapa yang melakukan semua ini, apakah kak Rey mampu melakukan permainan sejahat ini ?


Tak ada yang tahu semuanya menjadi rumittt


Selamat Tahun Baru 2022, jangan lupakan masa lalu mu, belajarlah dari sana dan jadilah kuat untuk harapan dan masa depanmu. Harapan terbaikmu bersamamu. Jangan sia-siakan waktumu ya temen-temen. Tetap semangat, apapun yang terjadi harus tetap semangat dan jangan pantang menyerah. Harus rajin juga ya temen temen semuanyaaa πŸ€—πŸ€—


Zeline, Liam, Abian,Inara,Arum dan Angga mengucapkan selamat tahun baru buat temen-temen yang sudah setia baca ceritanya kita makasih. Tanpa kalian kami bukan apa-apa.😘😘


Jangan pernah menyerah untuk menggapai cita-cita kalian, jika gagal teruslah berjuang. Aku yakin kalian pasti akan bisa mengapai setiap cita-cita yang diinginkan itu temen-temen semangatnya buat semuanyaπŸ€—πŸ€—