
Hanin dan Ayudia yang baru saja akan tidur tiba tiba mendengar suara berisik didalam lemari, Ayudia menatap kearah Hanin "Hanin itu apaan, apa Arum sama Angga nyimpen orang dalam lemari"
"Ayudia kamu ini ada-ada aja mana mungkin Angga sama Arum simpan orang di dalam lemari, yang bener aja ada ada aja deh pikirannya ya nggak mungkin lah mereka lakuin kayak gitu "
"Yaterus suara apa dong didalam sana, coba kamu cek Hanin, aku takut banget deh "
"Gak mau ah kamu aja yang cek, aku gak mau, kalau tiba tiba ada yang aneh gimana Ayu, sama kamu aja ah kamu kan lebih pemberani dari aku "
"Istt gak mau ah udah ayo cek sama sama, ayo cepetan kita cek berdua "
Mereka berdua segera bangkit dan membuka lemari itu, alangkah kagetnya saat ada seorang anak kecil yang sedang duduk dan tersenyum pada mereka dengan wajah pucatnya, mereka berdua tak bisa kemana mana, tubuh mereka kaku dan tak bisa bergerak.
Dan anak kecil itu malah makin mendekat dan makin mendekat kearah Ayudia dan juga Hanin, dia mengelilingi mereka berdua.
"Main yu " dengan suara lirihnya
Ayu dan juga Hanin makin takut saja, bagaimana ini, begitu takut anak kecil ini malah mengajak maim mereka berdua.
Dan tiba tiba saja badan mereka bisa digerakan, mereka berdua langsung berlari tanpa banyak waktu lagi.
Hanin dan juga Ayudia langsung mengetuk pintu kamar Angga dan juga Arum dengan membabi buta "buka pintu tolong Arum Angga tolong buka pintunya ada hantu, tolong kalian jangan tidur buka pintunya. "
Arum yang kaget langsung terbangun dan mengenakan seluruh pakaiannya Angga pun bangun namun dia malah menarik selimbutnya lebih tinggi.
Arum hanya mengelengkan kepalanya, Arum langsung membuka pintu dan melihat teman temannya yang masuk, Ayudia masih saja bisa bisannya menyalkan lampu "ngapain sih Rum gelap gelapan "
"Kalian kenapa, ada apa ini kenapa bukannya pada tidur "
"Mau tidur gimana, ada anak kecil didalam lemari tiba tiba dia ajak main kita, gimana ini Arum, apakah rumah ini angker, kenapa kalain berdua mau tinggal disini "
"Gimana ini Arum "
"Udah ayo kita tidur "
"Mau tidur gimana kamu ini Rum, aku gak mau masuk kamar itu lagi yang ada kita malah diganggu lagi, aku gak mau pokoknya "
"Aku teminin kita tidur bertiga ayo "
"Angga gimana dia gak akan marah "
"Gak akan dia gak akan marah. Ayo cepet aku temenin "
Arum memimpin jalan didepan lalu membuka pintu tak ada siapa siap, kosong tak ada sesuatu yang dirinya lihat.
"Ayo tidur "
Arum tidur ditengah tengah dan mereka berdua langsung memeluk Arum, tak mau jauh jauh dari Arum, takut anak itu datang.
Sedangkan Angga yang ditinggal sendiri memeluk yang ada disampingnya "Rum kok rambut kamu kasar kayak gini "
Namun tak ada jawaban, "Rum kamu kenapa "
Namun masih tak ada jawaban, Angga membuka kedua bola matanya dan alangkah kagetnya saat yang ada disampinynya bukan istrinya "AAKHHH Astagfirullah Arumm " teriak Angga.
Angga langsung terbirit birit pergi tak lupa membawa selimbut untuk menutupi tubuhnya.