Mereka Yang Tak Terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat
Kamar No.7


Seolah Olah Ada Penghuni Lain Yang Memperhatikan Kita,Mereka Bukan Manusia Tapi Seperti Benda Hidup Namun Tidak Terlihat Dengan Mata Biasa.


Chika Dan Gita Yang Seolah Olah Tidak Peduli Apa Yang Diucapkan Oleh Pak Kades Dan Kek Ahmad,Deni Yang Merasa Tidak Percaya Dengan Mistisnya Rumah Ini Dan Sengaja Membuat Kerusuhan Karena Memastikan Rumah Ini Berhantu Apa Tidak,Dina Yang Dengan Raut Muka Kebinggungan Seperti Sedang Memikirkan Sesuatu,Ntah Apa Yang Dia Pikirkan.


Diriku Yang Tidak Terlalu Suka Dengan Deni Karena Sikapnya Yang Telah Membuat Kerusuhan Dan Berisik Dirumah Ini,Membuat Diriku Lancang Terbawa Emosi


"Den Berisik Donk,Kita Kan Gak Tahu Dengan Rumah Ini,Gimana Klo Bener Kata Kek Ahmad Rumah Ini Mistis"Ucapku Dengan Sedikit Terbawa Emosi.


Karna Kaget,Chika,Gita,Dina Yang Sedang Mengerjakan Kegiatanya Masing Masing Menoleh Kearahku Dengan Tajam.


"Kalem Ajah Run,Gak Bakal Ada Apa Apa Kok!Yang Kek Ginian Mistis?Ini Rumah Bagus Run Gak Mungkin Mistis"Ucap Deni Dengan Menoleh Kearahku.


"Gak Ada Malu,Udah Ditegur Malah Ngomong Gitu"Ucap Diriku Didalam Hati


"Serah Loe Ajh!"Ucap Diriku Menoleh Kearah Deni


"Udah Udah,Apa Sih Run Gak Mungkin Rumah Ini Mistis!Ini Rumah Kek Rumah Biasa"Ucap Chika


Karena Emosi Dengan Sikap Mereka,Tanganku Yang Semula Biasa Langsung Menepuk Meja Yang Disampingku.


"Lu Sadar Gak?Ini Desa bukan Desa Biasa,Jadi Jaga Sikap Kalian Sebelum Kalian Menyesal Diakhir!"ucap Diriku Dengan Terbawa Emosi


"Dan Satu Lagi,Gw Mau Tidur Diatas Gw Capek,Jangan Ganggu Gw!"Ucap Diriku Sambil Berjalan Keatas.


Dina Yang Aneh Dengan Sikapku Langsung Mendekat Mengikutiku Sampai Keatas.


"Run Kamu Kenapa Sih?Emosi Banget"Ucap Dina Menoleh Kearahku.


"Iyh Gw Setuju Sama Loe Run,Tapi Kitakan Gak Bisa Ngapa-Ngapain,Kan Loe Tau Sendiri Ego Mereka Dari Dulu Udah Keras"Ucap Dina


"Iyh Bener Juga Sih,Liat Ajh Mereka Masih Bermain Main Dengan Rumah Ini"Ucapku Dengan Melihat Kebawah


"Iyh Bener Run,Dasar Gak Tau Diri"Ucap Dina


"Udah Ahk Gw Capek,Gw Pngn Tidur,Dikamar No.6 Tuh,Btw Loe Mau Tidur Dimana?"Ucap Gw Menoleh Kekamar Itu.


"Okay Gw Juga Sama,Kamar No.5 Mungkin Gw".Ucap Dina Sambil Melihat Lihat.


Aku Pun Yang Lelah Karena Perjalanan Kerumah Ini,Langsung Menuju Kamarku Dan Berbaring Dikasurnya.


Pikiran Yang Kacau,Emosi Yang Belum Reda,Dan Firasat Firasat Yang Menjadi Kenyataan,Membuat Kepalaku Bingung dan Pusing.


"Seperti Ada Yang Nyayi Dikamar Sebelah"Ucap Diriku Didalam Hati


Dengan Penasaran,Diriku Mendekat Kearah Sumber Suara,Kearah Dinding Perbatasan Kamar Saya Dengan Kamar Sebelah.


"Siapa Yang Nyanyi?Apa Itu Chika?Gita? Tapi Bukankah Itu Kamar No.7 Yang Tidak Boleh Dibuka?"Ucap Diriku Didalam Hati.


Karena Penasaran,Diriku Keluar Kamar Membuka Pintu Kamarku,Dan Menoleh Kekamar Sebelah,Ternyata Benar Itu Kamar No.7 Yang Tidak Boleh Dibuka.


Karena Egoku Dan Penasaran Dengan Kamar No.7,Diriku Langsung Membuka Kamar Itu,Dengan Kagetnya Diriku Melihat Seorang Wanita Yang Melihat kearah Luar Dengan Rambut Panjang Dan Berbaju Putih Persis Seperti Yang Dikatakan Dina Sebelum Memasuki Rumah Ini.


Karna Takut Diriku Langsung Menutup Pintu Dan Menoleh Kearah Lain,Dan Tidak Tersangka Wanita Itu Ada Dipojok Luar Kamar Itu Dengan Menatap Tajam Kearahku,Muka Rusak,Mata Tajam,Dan Darah Yang Disekeliling Bajunya,Membuatku Ketakutan Berlali Kembali Kekamarku.