Mereka Yang Tak Terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat
Rencana awal


Bu Tika setelah melampiaskan kemarahanya segera pulang, dengan emosi yang sama sekali belum mereda. Dirinya sungguh marah kepada Rey dan juga pak Yandi.


Laki-laki yang dirinya anggap baik ternyata laki-laki brengsek tak punya hati dan sudah merenggut nyawa adiknya. Adik satu-satunya kesayangannya. Kenapa pak Yandi tega melakukan ini pada adiknya.


Bu Tika yang sudah sampai dirumah segera masuk dan tersungkur begitu saja saat sudah didepan kedua orang tuanya "ada apa sayang, kamu kenapa "tanya ibunya yang langsung menghampiri anaknya.


"Bu yah, benar dugaan kita, Lidya tak bunuh diri, Lidya dibunuh "


"Apa, kamu yang benar Tika " ucap ayahnya.


"Benar yah, Rey melihat semua kejadian itu, namun dia tak menolong Lidya sama sekali "


"Kenapa Rey tak menolong Lidya "tanya ibunya sambil bercucuran air mata.


"Siapa yang membunuh adikmu Lidya Tika " ucap ayahnya dengan wajah marahnya.


"Yandi yah , Yandi gurunya Lidya sendiri "


"Baiklah ayah akan membuat rencana. Untuk membalas atas kematian Lidya kalian berdua harus ikut "


"Iya yah, aku akan selalu mendukung semua ide ayah, aku tak mungkin membiarkan pelaku pembunuhan adikku bebas begitu saja "


"Baiklah kamu masukan ayah kedalam sekolah itu dan ayah dan ibu akan membuat sebuah permainan yang akan menyenangkan. Siapkan semuanya dengan serapi mungkin Tika "


"Baik ayah kita mulai besok semuanya "


Satpan yang dulu itu bukan keluar begitu saja. Namun bu Tika membunuhnya. Memancingnya dengan tubuhnya dan membawanya kebelakang sekolah.


Lalu memukulnya dengan balok, menyenangkan sekali ternyata membunuh seseorang. Seperti memusnahkan hama.


Itulah sepengak cerita awal, kenapa orang tua Lidya bisa balas dendam dan tanpa diduga-duka ternyata Bu Tika adalah kakaknya Lidya..


Sesuatu yang tak dapat ditebak oleh siapapun. Dalang dari semua ini ternyata ada orang dalamnya juga. Bu Tika berperan dengan sangat baik. Berpura-pura tak tahu tentang kejadian ini.


Awal bu Tika melihat Arum dirinya seperti melihat Lidya adiknya makannya dia mewanti-wanti kepada orang tuanya untuk tak mencelakai Arum


**


Setelah teror yang dilakukan oleh kakaknya Lidya dan juga hantu Lidya yang selalu ada dihadapan Rey. Dia menjadi stres dan tak tau arah akan pergi kemana. Dia menjadi linglung.


Dan kenapa Rey tiba-tiba ada disekolah lagi, dia kabur dari rumah sakit. Ingin membalaskan semua ini kepada Lidya. Entah apa maksudnya.


Dia menganggap Arum sebagai Lidya. Makannya dia menyerang Arum dan ingin membunuh Arum karena diri Lidya ada pada Arum.


Setiap melihat Arum disana ada hantu Lidya juga. Mereka seperti sodara kembar yang memang sengaja dikirim untuk menghancurkan dirinya.


Arum yang mempunyai fisik dan wajah yang sama membuatnya membenci Arum, semua yang dimiliki Arum sama dengan Lidya.


Saat pertama berkenalan dengan Arum, rasanya ingin mencekik Arum ditempat. Namun ada Tri yang mengawasiku. Perempuan itu selalu ikut campur. Apapun yang aku lakukan pasti dia akan mengetahuinya.


Lidya setiap hari selalu menghantuinya. Meminta pertangung jawaban padanya karena tak menolongnya. Kenapa jadi dirinya, harusnya pelakuknya yang digentayangin.


Memang dia kekasihnya namun itu sudah sirna. Karena sebuah kekecewaan yang dibuat oleh Lidya padanya. Tak akan dirinya memaafkan Lidya. Sudah sakit hatinya ini.


Sebuah kekecewaan bisa membuat seseorang menjadi tak berbelas kasih, pada siapa pun itu. Yang ada hanya kemarahan, kecewa, ketidak becusan semua itu menjadi satu.


Maaf ya kalau percakapannya sendikit,