Mereka Yang Tak Terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat
Ketemu deh


Adell dengan sengaja menjatuhkan tong sampah dan membuat Bella mengalihkan pandangannya pada tong sampah itu dan masuk lagi kedalam rumah.


Mereka bertiga bernafas lega dan keluar dari persembunyian "bagaimana ini Arum apakah kita harus menunggu polisi'


"Ya sudah kita tunggu saja, dari pada kita masuk, tapi bagaimana dengan Angga, "


"Ya sudah ayo masuk saja " inisiatif Hanin


Hanin dengan cepat menarik tangan Arum dan Adell yang sudah lemas tak bisa melarang lagi dia hanya diam saja membiarkannya.


Hanin mengedor pintu rumah Bella "Bella keluar Bella keluar "


Tak lama kemudian Bella keluar dan menatap kearah teman temannya "kenapa kalian ada disini "


"Bukannya kau pindahan kan, mana Angga " Hanin langsung to the point


"Maksud mu apa, aku tak pindahan dan Angga kenapa bertanya padaku, aku tak tau apa apa "


"Hallo kau tak tau apa apa, kau gila ya Angga ada didalam, Angga memberi pesan pada Arum kalau Angga akan pergi kerumah mu, karena kau akan pindahan sekarang jangan berbohong lagi, Ayu pegang tangan Bella "


Ayu dengan cepat segera melakukan perintah dari Hanin dan memegang tangannya Bella beserta dirinya juga yang memegang "ayo Rum kamu masuk "


Arum menganggukan kepalanya dan segera masuk kedalam rumah, sedangkan teman temannya memegang Bella.


Arum mencari kesetiap ruangan dan akhirnya menemukan Angga yang masih tergeletak tak sadarkan diri, Arum langsung melepaskan ikatan itu dan mencoba membangunkan Angga.


"Angga bangun Angga, bangun Angga "


Arum langsung menyobekan lengan pakainya dan membelitkannya ke kepala Angga semoga saja darahnya tak terus mengucur.


Satu polisi segera mengikuti Hanin dan benar saja Arum masih disana sengan Angga, pak polisi segera membantu Arum dan membawa Angga keluar.


Dan disana juga sudah ada ambulans mereka langsung naik dan meninggalkan Bella bersama polisi.


Selama perjalanan kerumah sakit tak henti hentinya Arum berdoa dan memegang tangan Angga, dirinya tak mau sampai Angga kenapa napa.


Hanin memegang tangan Arum yang sebelah lagi "pasti Angga akan baik baik aja Rum, percaya pokoknya Angga akan baik baik aja "


Arum hanya mengangguk saja tak berbicara sungguh dirinya begitu takut terjadi apa apa dengan Angga.


Sedangkan Bella yang ada didalam mobil polisi dari tadi tak pernah diam "tolong lepaskan aku, aku tidak salah apa apa, sungguh aku tak melakukan apa apa ini hanya sebuah salah faham kenapa kalian langsung menangkap ku, tolong lepaskan aku "


"Diam nona nanti jelaskan saja di kantor polisi "


"Tidak mau aku ingin berbicara disini, aku tidak salah apa apa, aku sungguh tak tau apa apa, aku ingin pulang turunkan aku diisni "


"Tidak salah, lalu laki laki itu kenapa ada didalam rumah mu, sudah jangan mengelak lagi diam dan nanti kau jelaskan semuanya dikantor polisi, jangan berbicara lagi "


"Aku tak salah tapi aku dibawa seperti ini, ada ada saja deh salah tangkap orang ini mah, " gumam Bella


"Sudah kau jangan mendumal terus diam lah aku masih bisa mendengar mu "


"Apaan sih aku tidak berbicara "


Bella mencoba untuk melepaskam borgol mengunakan jepit yang dirinya bawa.