Mereka Yang Tak Terlihat

Mereka Yang Tak Terlihat
Awal Cerita


Libur Sekolah Baru Saja Dimulai,Gw Sama Temen-Temen Ngusulin Bakal Liburan Disuatu Desa Worohjen Atau Yang Lebih Dikenal Dengan Nama Desa Wono Jati.


desa Itu Terkenal Dengan Keindahan Alam Dan Kesejukan Ketika Orang Berada Didesa Ini.


"din? emang bner kata chika lu gk jadi ikut?"ujarku(Harun).


"sorry, gw kali ini kgk ikutan deh"ujar dina.


"btw, Kenapa gk jadi ikut?"ujarku.


"loe kan tau sendiri tugas gw kan numpuk gara gara dihukum ama bu sari tuh"ujar dina.


"kalo yang kek gituan sih gampang gw bisa bantu lah"ujarku


"bner nih lu mau bantu?soalnya klo gk dikerjain gw bisa diskor"Ujar dina


."serius gw gk bohong bro,kapan sih gw bohong wk"ujarku.


"ok deal yh,gw bakal ikut klo gini".ujar dina.


"okay deal lu ikut"ujarku.(Berbincang didalam whatsApp)


Hari Demi Hari Berlalu,Waktu Demi Waktu Berjalan,detak Jantung tak Berhenti Berdetak,Bumi berputar terus menerus.


sebentar lagi hari untuk liburan kedesa wono jati akan segera tiba, tapi kenapa aku menerima firasat yang tidak baik?


Seolah Olah Kemarin Malam Aku Bermimpi Bertemu Seorang Nenek Tua Yang Berbicara Kepadaku"Jangan-Jangan Pergi Batalkan Liburan Itu"Ujar Nenek Tua Menunjuk Kearah Ku."Kenapa?Kenapa Tidak Nek?Ada Apa?"Ujarku Sambil Kebingungan."Jangan-Jangan Pergi Batalkan Liburan Itu"Ujar Nenek Itu.Tak Sengaja Aku Terbangun Dari Mimpiku,Napas Yang Tergesa-gesa, jantung yang berdetak kencang, badan yang gemeteran.seolah olah diriku seperti kaget apa yang baru saja terjadi. Ada Apa Ini? ucap Diriku.


sementara keesokan harinya(kamis 24 september 2015).


(Grup persahabatan(WhatsApp)


"besok Jadikan?"ujar gita.


"yah Jadilah Massa Gak Jadi"ujar deni.


"Guys Gw Jadi Ikut Wk"ujar Dina


"Serius nih din?"ujar gita


"ahk bohong loe din"ujar deni


"ehk ehk maaf-maaf gw baru muncul"ujar chika.


"okeh kalo loe ikut din bakal seru nih"ujar deni


"loe ikut pasti seru lah"ujar gita.


"emang kemana ajah lu chik?baru muncul sekarang"ujar gita lagi.


"yah sorry tadi batre hp gw abis"ujar chika.


"guys kita jadi besok?"ujar harun(gw sendiri)


"yah iyh lah jadi loe sendiri yang ngusulin".ujar gita


"aneh loe Run,kan lu sendiri yang ngusulin"ujar chika.


"sorry gw punya firasat buruk buat liburan kita besok"ujarku.


"firasat?lah itu cuman firasat engga tentu terjadikan?massa gk jadilah"ujar chika


"iyh bener chik,itu kan firasat gak tentu terjadilah"ujar gita.


"iyh iyh sorry kita jadiin besok,btw deni sama dina kemana?"ujarku


"gak tau tuh,pasti mereka off duluan"ujar chika


"iyh bener pasti mereka off duluan,btw gw juga mau off yh inikan udah malam ngantuk gw"ujar gita.


"yaudah tidur sanah"ujar chika


"udah udah tidur ini udah malam,besok kita siap siap,jam 10 okay?"ujarku


"okay"ujar chika


(berbincang didalam whatsApp)


Lampu yang masih menyala,suara jangkrik yah masih terdengar,aku terlelap tidur disebuah rumah,karena ibu dan ayah telah tiada,pergi 2 tahun yang lalu karena kecelakaan yang mengakibatkan mereka dirawat dirumah sakit dan nyawa mereka tidak bisa diselamatkan.


sebuah firasat yang masih menghantui pikiranku,membuat diriku menjadi tidak bisa tidur,"dah lah biar semua berlalu"ujarku dalam keadaan mengantuk.pelahan-lahan mataku menutup,pikiran yang aku pikirkan sudah tiada keadaan sudah menjadi tenang dan sunyipun telah tiba dimalam itu**.