Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 89


Sarah mengangguk sambil tersenyum. Andre menepuk paha Sarah seakan-akan tidak ingat kalau ada anggun di sana.


Anggun kaget melihat nya namun dia berusaha untuk berfikir biasa saja.


Andre pun pergi.


"Tante Anggun sudah mau memiliki anak lagi? Pantesan saja Tante tidak pernah datang untuk melihat ku." ucap Kina.


"Tante tinggal sangat jauh sayang, kalau dekat Tante Akan datang setiap hari ke sini." ucap Anggun.


"Tante bohong. Tante selalu bilang seperti itu namun ternyata tidak ada datang, aku sangat merindukan Tante." ucap Kina.


Sarah Tersenyum, sementara Anggun sudah bingung harus menjawab apa.


"Tante kenapa diam? Apa Tante gak sayang sama aku lagi?" tanya Kina. "Bukan gitu Kina.. Tante sangat sayang kepada kamu kok." ucap Anggun.


"Kenapa Tante tidak datang ke sini lagi dan meninggalkan aku? Tante lebih sayang sama suami Tante." ucap Kina.


Sarah tertawa. Anggun sudah bingung harus menjawab apa lagi. "Tante sudah menikah mana mungkin Tante meninggalkan suami Tante. Dan Tante juga sedang hamil tidak bisa jauh-jauh." ucap Sarah.


"Humm Tante selalu membuat Alasan, aku gak sayang sama Tante lagi." ucap Kina. "Jangan gitu dong sayang.. Nanti Tante bisa sedih loh kalau seperti ini." ucap Anggun.


"Tapi kan sekarang kamu sudah sangat pintar dan juga sudah besar. Seperti nya Tante Sarah berhasil menjaga kamu." ucap Anggun.


Kina menoleh ke arah Sarah.


Dia tersenyum. "Tante Sarah sangat sayang sama aku Tante." ucap Kina.. Anggun tersenyum.


"Tante tau kok, Tante juga sangat sayang sama Kina." ucap Anggun. Sarah tersenyum.


"Aku juga sayang kok sama Tante Anggun." ucap Kina.


Anggun mencium pipi Kina.


Tidak beberapa lama Andre turun dia sudah rapi.


"Saya berangkat bekerja dulu yah." ucap Andre.. Sarah dan Anggun mengganguk.


"Kamu tunggu sebentar yah, aku nganterin pak Andre ke depan dulu." ucap Sarah.


Anggun mengganguk. Dia melihat Sarah menyusul Andre.


"Tunggu dulu. Kerah bapak kurang rapi." ucap Sarah. Andre tersenyum.


Setelah selesai Andre mengelus kepala Sarah.


"Terimakasih sudah mau merapikan nya untuk saya." ucap Andre. Sarah tersenyum.


"Kamu pergi lah masuk ke dalam kasian Anggun menunggu sendiri." ucap Andre.


Sarah mengangguk. Andre tersenyum masuk ke dalam mobil Sarah melambaikan tangan nya dan langsung masuk ke dalam.


"Pak Andre sekarang sudah lebih sering di rumah dan dekat sama kamu yah." ucap Anggun. Sarah tersenyum.


"Aku senang deh melihat pak Andre seceria dan perduli kepada Kina dan juga sudah berbicara dengan lembut sama kamu." ucap Anggun.


Sarah tersenyum. "Kina kemana?" tanya Sarah.


"Dia kata nya mau mandi, aku takut dia tidak mandi dan malah bermain di kamar mandi." ucap Anggun.


"Enggak kok, sekarang dia sudah bisa mandiri, justru dia tidak mau di mandikan kalau bukan dia yang meminta." ucap Sarah.


Anggun menggeleng kan kepala nya. "Aku tidak menyangka kamu bisa membuat Kina yang dulu sangat manja, cengeng sekarang menjadi sangat Mandiri.. Yang dulu nya pak Andre cuek terlihat galak sudah sangat baik." ucap Anggun.


"Waktu bisa mengubah segalanya. Aku dulu tidak suka anak kecil, namun sekarang aku sangat suka dan aku sangat menyanyangi Kina." ucap Sarah.


Anggun tersenyum.


"Tapi ngomong-ngomong kamu juga kelihatan nya dekat dengan pak Andre. Apa tebakan ku benar?" tanya Anggun.


Sarah menggeleng kan kepala nya. "Tidak mungkin lah, itu hanya perasaan kamu saja." ucap Sarah. Anggun tersenyum.


"Oh iya aku dan suami ku mau menginap di sini untuk satu malam ini boleh kan?" tanya Anggun.


"Boleh banget Anggun, aku yakin pak Andre pasti mengijinkan nya." ucap Sarah.


"Aku sudah berjanji kepada Kina untuk menginap di sini, aku akan menghubungi suami ku." ucap anggun.


"Aku tidak pernah melihat suami kamu, aku yakin dia pasti sangat tampan." ucap Sarah.


Anggun tersenyum. "sangat tampan sekali, tapi lebih tampan pak Andre." ucap anggun. Sarah tersenyum.


"Kamu dengan kekasih kamu bagaimana?" tanya Anggun.


"Aku dengan nya sudah putus." ucap Sarah. "Loh kenapa bisa?" tanya Anggun.


"Dia ketahuan selingkuh. Dan akhirnya dia memutuskan aku." ucap Sarah.


"Kamu yang sabar yah. Maafin aku bertanya itu." ucap Anggun.


"Tidak apa-apa kok, aku juga sudah melupakan nya." ucap Sarah. "Lalu sekarang kamu dengan siapa? Aku bisa melihat kalau kamu tidak lah sendiri." ucap Anggun.


Sarah tersenyum. "Kamu sok tau banget deh." ucap Sarah. Anggun tersenyum. "Kamu jujur saja, kamu sudah memiliki yang baru kan?" tanya Anggun..Sarah mengangguk.


"Kalau boleh tau siapa? Apakah dia tampan?" tanya Anggun. Sarah tersenyum. "Baiklah aku akan menunggu kamu jujur sendiri, aku tidak akan pernah memaksa kamu kok." ucap anggun.


Sarah tersenyum. "Untung saja mbak Anggun tidak Bertanya lebih lanjut, aku tidak tau harus menjawab apa kalau dia bertanya lagi." ucap Sarah dalam hati.


Tiba-tiba Kina datang.


"Tante Anggun, Tante Sarah aku sudah selesai mandi." ucap Kina datang sudah cantik.


"Wahh kamu sudah bisa mandi sendiri, Tante sangat senang melihat nya, bagaimana kalau kamu ikut jalan-jalan dengan Tante." ucap Anggun.


"Ayo Sarah, kita makan-makan di luar." ucap Anggun. Sarah dan kina menginyakan namun harus menunggu Sarah mandi terlebih dahulu.


"Aku mandi dulu yah mbak, tunggu dulu." ucap Sarah. Anggun dan Kina mengangguk.


Anggun mengikat rambut Kina. "Nanti kalau anak Tante udah lahir bawa ketemu sama aku yah Tante, aku tidak memiliki teman untuk bermain." ucap Kina.


"Tante mendengar kamu mau sekolah, kamu nanti kalau sudah sekolah pasti memiliki banyak teman kok." ucap anggun.


"Papah Masih mengurus surat-surat nya Tante, aku tidak sabar." ucap Kina, anggun tersenyum.


"Kamu harus sabar sayang. Papah juga pasti mengurus nya kok." ucap Anggun.


"Baiklah Tante." ucap kina. "Humm Tante boleh bertanya sesuatu gak?" tanya Anggun.


"Mau tanya apa Tante?" tanya Kina.


"Tante Sarah sama Papah tidak pernah marah-marah lagi kan?" tanya Anggun. "Papah sama Tante Sarah sudah sangat dekat Tante. Aku ingin Tante Sarah menjadi Mamah ku." ucap kina.


Anggun kaget mendengar nya.


"Kenapa kamu berbicara seperti itu sayang?" tanya Anggun.


"Tante Sarah sangat baik, Tante Sarah juga sangat baik kepada papah, aku ingin Tante Sarah menikah dengan Papah." ucap Kina.


Anggun tersenyum mendengar nya. "Seperti nya keinginan Kina akan terpenuhi." ucap anggun.


"Semoga saja yah sayang, tapi kan Tante Sarah Adalah pengasuh kamu, mana mungkin papah menikah dengan pengasuh kamu." ucap Anggun.


"Tidak apa-apa Tante, papah sangat cocok dengan Tante Sarah." ucap Kina.