
Sarah menggeleng kan kepala nya. "Itu karena saya kurang sehat, saya tidak sedih." ucap Sarah.
"Yakin? Kamu tidak bisa membohongi saya." ucap Andre. "Siapa yang berbohong? Aku tidak berbohong!" ucap Sarah.
Andre tersenyum. Dia mendekati wajah Sarah, Sarah sangat gugup dia terus mundur dia menghindar namun Andre mendekati nya sampai hampir terbaring di kasur.
"Pergi lah dari saya pak." ucap Sarah sudah sangat gugup. "Jantung kamu berdetak begitu cepat, apa kamu sudah mulai jatuh cinta kepada saya?" tanya Andre.
jantung Sarah berdetak begitu cepat sehingga terdengar oleh Andre.
"Apa yang kamu lakukan Andre?" tanya Bu Rosa berteriak kaget. Andre sangat kaget begitu juga dengan Sarah. Andre langsung beranjak dan berdiri.
"Ini tidak seperti yang Mamah lihat, Sarah membuat Aku kesal, aku hanya menghukum nya." ucap Andre.
"sudah lah! Mamah sudah tau kamu seperti apa, kasian Sarah yang selalu tertindas oleh kamu, sebaiknya kamu segera berangkat saja agar Sarah lebih tenang. Mungkin dia tertekan batin karena kamu!" ucap Mamah nya.
Andre menghela nafas panjang. "Maaf mah." ucap Andre.
"Kamu keluar dari sini! Jangan sampai Mamah lihat kamu seperti itu lagi!" ucap Bu Rosa.
"Kamu gak apa-apa kan Sarah? Apa Andre melukai di bagian lain?" tanya Bu Rosa.
"Enggak kok Bu, terimakasih." ucap Sarah. Andre melihat ibu nya dan Sarah, dia pun memilih keluar.
"Papah kenapa?" tanya Kina kepada Andre yang duduk di sofa memasang wajah kesal.
Andre menggeleng kan kepala nya.
"Papah tau gak? Kalau sekarang Nenek sudah baik kepada Tante Sarah, aku senang deh." ucap Kina.
"Humm memang sih sudah baik, tapi sekarang Nenek Lebih memihak dan membela Sarah." ucap Andre dalam hati.
Di malam hari nya...
Bu Rosa baru saja pergi setelah makan malam bersama.
"Papah besok berangkat sama Kakek, kamu jaga kesehatan, jangan nakal, jangan merepotkan orang lain dan juga jangan cengeng!" ucap Andre.
"Iyah pah, aku janji." ucap Kina. Andre mengelus kepala Kina.
Keesokan harinya...
Kina dan juga Sarah mengantarkan Andre ke bandara.
"Kamu hati-hatilah di sana, jagain bapak kamu di sana biar gak ganjen sama perempuan lain di luar sana!" ucap Bu Rosa.
"Iyah mah, tenang saja." ucap Andre.
"Papah juga Jangan cari pacar yah di sana." ucap kina. Andre tertawa. "Baiklah putri Papah yang cantik." ucap Andre.
"Sudah waktunya ayo masuk ." ucap papah nya. Andre pamitan kepada Mamah nya, kepada Kina. Andre menoleh ke arah Sarah.
"Saya Titipkan Kina sama kamu, jaga baik-baik!" ucap Andre. Sarah mengangguk saja.
Seperti ada yang mau di sampaikan namun Andre tidak berani.
"Saya pergi dulu." ucap Andre.
"Humm hati-hati lah, cepat kembali. Karena kina pasti merindukan Bapak." ucap Sarah.
Andre tersenyum.
"Hati-hati yah Papah...." Ucap Kina melambaikan tangan nya.
Mereka sudah berangkat.
"Sarah.. Kina.. Nenek masih ada kerjaan, kalau kalian mau ikut ke rumah ayo." ucap Bu Rosa.
"Sebaiknya kami pulang saja Bu, di rumah masih sangat berantakan dan juga Kina pasti ingin istirahat." ucap Sarah.
"Ya udah kalau begitu, supir Akan mengantarkan kamu dan kina Pulang." ucap Bu Rosa..Sarah tersenyum sambil mengangguk.
Sarah dan Kina sudah sampai di rumah..
"Tante aku mau main dulu yah." ucap kina.
Kina menggeleng kan kepala nya. "Papah kan gak ada di sini, jadi gak akan marah Tante." ucap Kina.
"Gak boleh seperti itu sayang, ayo tidur." ucap Sarah. Kina tidak bisa menolak akhirnya dia ikut tidur bersama Sarah.
"Huff akhirnya pak Andre tidak di sini, aku bisa melakukan apa pun yang aku mau. dalam keadaan pikiran kacau seperti ini aku tidak ingin di atur." ucap Sarah dalam hati.
Setelah Kina tidur dia keluar dari kamar bersih-bersih, membersihkan semua yang berantakan sebelum nya.
Tidak beberapa lama akhirnya semua nya selesai dia menata makanan yang sudah dia masak untuk cemilan menonton di Ruang tamu.
Selama berjam-jam dia menonton TV menunggu Kina bangun. Kina bangun dia tertidur. Kina melihat banyak makanan di atas meja dia membantu menghabis kan.
Dia menonton Film anak-anak. Kedua nya bermalas-malasan sampai malam.
"Tante.. Aku sangat kenyang, seperti nya tidak Akan makan malam lagi." ucap kina.
"Tante juga begitu, Tante sangat kenyang." ucap Sarah.
"Huff film sudah habis Tante, bagaimana ini, kenapa terasa sangat bosan yah?" ucap Kina.
"Humm bagaimana kalau kita main saja, biar tidak bosan." ucap Sarah. Kedua nya bermain.
Selama berhari-hari mereka hanya di rumah saja.
Kina menyusul Sarah yang duduk di pinggir kolam.
"Tante..." panggil Kina.. Sarah menoleh ke arah Kina.
"Iyah kenapa?" tanya Sarah.
"Biasa nya kalau hari Minggu seperti ini papah pasti bawa aku jalan-jalan, papah pasti di rumah juga. Sekarang Nenek sibuk bekerja, kita Hanya berdua di rumah." ucap Kina.
Sarah terdiam.
"Aku sangat rindu Papah. Kapan Papah pulang yah?" ucap Kina duduk di samping Sarah.
"Satu hari saja Pak Andre pergi sudah terasa sangat sepi." batin Sarah.
"Tante kita jalan-jalan sendiri saja yok." ajak Kina.
"Kemana?" tanya Sarah. "Ke rumah nenek saja." ucap Kina.
"Tapi..."
"Ayo Tante." ucap Kina, akhirnya Sarah mau, mereka segera siap-siap. Tidak beberapa lama akhirnya mereka sampai di sana.
"Sarah.. Kina.. Kenapa kalian datang tidak mengabari nenek?" tanya Nenek nya.
"Nenek mau kemana? Kami baru saja sampai namun nenek sudah mau pergi." ucap Kina.
"Bukan sayang.. Ini Nenek tadi mau ke rumah papah. Mau menjemput kamu sama Tante Sarah jalan-jalan." ucap Nenek.
"Pasti sangat bosan hanya berdua saja di rumah." ucap Nenek.
"Sangat bosan sekali Nenek, Tante Sarah juga kebanyakan diam." ucap Kina.
Sarah langsung meminta maaf. Bu Rosa tersenyum.
"Ya udah kalau begitu ayo kita ke mall belanja setelah itu makan dan kina mau kemana nanti nenek anterin." ucap Nenek nya.
"Hore.." Kina sangat senang sekali.
"Oh iya apa Pak Andre menelpon Ibu?" tanya Sarah. Bu Rosa menggeleng kan kepala nya.
"Biasa nya Mereka tidak akan menghubungi ke sini karena sangat sibuk. Agar pekerjaan mereka cepat selesai juga." ucap Bu Rosa.
"Oohh begitu yah Bu." ucap sarah, Bu Rosa mengganguk.
"Ya udah kalau begitu kita langsung berangkat saja, seperti nya Kina sudah tidak sabar lagi." ucap Bu Rosa. Sarah mengangguk.
Mereka berangkat ke mall yang di inginkan Kina. Sampai di sana beli barang-barang yang di mau oleh Kina.