
Dia kembali ke meja makan sudah melihat Kina mengantuk, akhirnya dia membersihkan seluruh tubuh kina dan tidur siang.
"Permisi pak, ini bekal nya." ucap supir.
Andre mengambil nya.
"Kamu sangat lama, saya sudah sangat lapar." ucap Andre dengan kesal.
Dia langsung Duduk di kursi membuka bekal. Mencium aroma nya saja sudah sangat Enak sekali.
Setelah selesai makan dia bersandar sambil mengelus perut nya yang sangat kenyang sekali.
"Dua bulan ini makan masakan Sarah membuat bobot badan ku bertambah." batin Andre.
"Sayang..." Tiba-tiba Laura masuk ke ruangan Andre.
Dia terkejut melihat Andre bersandar tidak memiliki tenaga.
"Kamu kenapa? Aku sangat lapar, kita makan siang bareng yok." ajak Laura.
"Tapi aku sudah makan sayang, kamu pesan saja dan makan di sini yah." ucap Andre.
"Kamu makan kok gak ngajakin aku sih?" ucap Laura. Andre tersenyum di mengelus rambut Laura.
"Aku sudah sangat lapar, kamu tau kan kalau pagi tadi aku tidak makan sama sekali." ucap Andre.
"Humm Iyah sih, tapi kamu dapat bekal dari mana ini?" tanya Laura. "Dari rumah. Supir membawa nya untuk aku." ucap Andre.
"Mamah kamu yang masakin?" tanya Laura. Andre menganguk dari pada banyak pertanyaan.
"Humm aku juga pengen ngerasain masakan Mamah kamu." ucap Laura.
"Lain kali yah, sekarang semua nya sudah habis." ucap Andre. Laura melihat nya.
"Seperti nya masakan nya enak sekali, aku tidak pernah melihat kamu menghabiskan makanan sampai bersih seperti ini." ucap Laura.
"Iyah enak banget." ucap Andre.
"Ya udah kalau gitu kamu lanjut istirahat yah, aku makan dulu keluar sebelum jam istirahat habis." ucap Andre.
"Iyah.." ucap Andre.
Setelah Laura pergi Andre merapikan bekal itu agar bisa di bawa pulang ke rumah.
Waktu nya pulang kerja.
"Laura kemana?" tanya Andre kepada staf lain karena tidak melihat Laura.
"Baru saja pulang Pak." jawab Staf.
"Baru pulang? Kenapa dia tidak bilang." batin Andre. Dia menelpon dan ternyata Laura buru-buru pulang karena sakit perut.
Andre menawarkan diri untuk menjenguk nya namun Laura menolak.
Akhirnya Andre memilih untuk pulang ke rumah karena sudah jam tujuh malam, badan nya juga sudah sangat lelah sekali.
Andre melihat pintu Masih terbuka. dia masuk dan melihat Sarah bersama kina sedang bermain.
"Papah..." ucap Kina mengejar papah nya.
"Besok-besok kalau Bapak pulang, biasakan mengucapkan salam. Kalau seperti ini membuat orang terkejut saja." ucap Sarah.
Andre hanya diam, Sarah mengambil tas dan juga jas Andre. Andre membuka sepatu nya memberikan kepada Sarah.
"Papah.. papah tadi aku Nonton film hantu-hantu sama Tante Sarah." ucap Kina.
"Nonton film hantu? Emang nya Kina berani?" tanya Andre.
"Berani dong Pah, tapi Tante Sarah tidak, Tante mengajak menonton Tapi dia terus bersembunyi di balik bantal." ucap kina.
Andre tertawa. Ternyata di balik wajah galak dan jutek Sarah dia penakut.
Sarah kembali ke ruang tamu.
"Kenapa bapak menatap saya seperti itu? Kina kamu mengatakan apa?" tanya Sarah.
Sarah langsung menggelitik Sarah yang di pangkuan Andre.
"Tante sudah bilang jangan beritahu Siapa pun, kamu sengaja membuat Tante malu..Kamu harus di hukum." ucap Sarah..
Kina bersembunyi di balik badan papah nya sambil tertawa. Sarah tidak menyerah namun tiba-tiba dia terjatuh ke depan Andre karena mencoba menangkap Kina yang di belakang nya.
Mereka saling bertatapan. Andre menahan pinggang Sarah agar tidak terlalu sakit kalau jatuh menimpanya.
"Cieee Papah sama Tante Sarah mau ciuman." ucap Kina. Sarah langsung menangkap Kina dan menggelitik nya sampai ampun.
Andre yang melihat itu hanya bisa tersenyum. Melihat Kina tertawa bahagia dia juga ikut bahagia.
"Papah tolong aku." ucap Kina. Andre Bergerak dia menarik Sarah.
Kina Akhirnya lepas dan minta di gendong papah nya.
"Sudah-sudah jangan berantem lagi, kamu sudah lelah." ucap Andre.
Sarah Menatap Kina, namun Kina tetap saja jahil.
"Rambut kamu berantakan." ucap Andre kepada Sarah.
Sarah merapikan nya dan mengingat nya. Andre melihat leher putih mulus jenjang milik Sarah dari belakang.
"Apakah Bapak mau mandi? Saya akan menyiapkan air mandi." ucap Sarah.
Andre menganguk "Awas saja nanti kamu yah kina." Ucap Sarah.. Kina tertawaan.
"Gak Takut, kan sudah ada papah." ucap Kina.
Sarah naik ke atas dan masuk ke kamar Andre. Tiba-tiba dia duduk di pinggir kasur sambil memegang pipi nya.
"Huff pipi ku terasa sangat panas, jantung ku berdetak sangat cepat sekali." ucap Sarah tidak bisa melupakan bibir dia dengan pak Andre hampir bersentuhan, untung saja Andre menahan pinggang nya.
"Aku sudah pasti gila, aku tidak boleh suka sama bos ku sendiri, apa lagi dia sudah memiliki kekasih." ucap Sarah.
Andre masuk ke kamar.
"apa Air nya sudah siap?"' tanya Andre. Sarah langsung berdiri.
"Maaf pak, saya akan membuat nya." ucap Sarah langsung ke kamar mandi.
Sarah mengisi bathub dan menuangkan sabun karena itu sudah kebiasaan Andre.
"Akhirnya sudah penuh." ucap Sarah hendak berdiri namun tidak sengaja dia keinjak lantai yang licin sekali karena terkejut melihat Andre sudah ada di belakang nya dengan keadaan telanjang hanya handuk yang terlilit di pinggang nya.
Tidak sengaja juga dia menarik handuk itu berharap tidak jatuh ke lantai dan ternyata dia apes, sudah jatuh ke lantai kamar mandi dan melihat sesuatu yang membuat nya syok sekali.
"Pak Andre......" ucap Sarah berteriak dan menutup matanya.
"Apa yang kamu lakukan?" ucap Andre mengambil handuk nya dan melilit kan pinggang nya.
Sarah sudah sangat syok, dia tidak ingin melihat Andre memilih cepat-cepat keluar walaupun pun kaki nya sangat sakit sekali.
"Aaaaa!!!! apes banget sih aku hari ini!" ucap Sarah duduk di pinggir kasur Andre.
Mengambil kan pakaian Andre namun untuk turun ke bawah dia tidak Kuat untuk berjalan.
Tidak beberapa lama Andre **** mandi, dia keluar mengunakan handuk, Sarah membalikkan badannya.
"Kenapa kamu belum keluar? Apa kamu mau melihat adik saya sekali lagi?" tanya Andre.
Sarah menggeleng kan kepala. "Kaki saya sakit tidak bisa turun ke bawah." ucap Sarah. Andre melihat pergelangan kaki Sarah.
Andre segera memasang baju nya. Setelah selesai dia mengambil minyak urut dan duduk di lantai tepat di dekat kaki Sarah.
"Bawa ke sini kaki kamu." ucap Andre.
"Apa yang mau bapak lakukan?" tanya Sarah.
"Kamu mau sembuh atau tidak? Saya akan memijat kaki kamu." ucap Andre.