Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 50


Sarah menganguk. "Baiklah pak." ucap Sarah akhirnya mengiyakan dari pada harus ribut dengan bos nya itu.


"Saya akan bekerja, jangan keluar dari ruangan ini, lakukan saja apa yang kamu mau di sini." ucap Andre.


Sarah melihat Andre berjalan ke arah meja nya. Dia melihat sofa di duduk di sana.


"Ruangan ini sangat besar, ini adalah tempat impian ku ketika bekerja Nanti, namun itu semua hanya impian yang tidak akan pernah kesampaian." batin Sarah.


Dia duduk di sofa. Menoleh ke arah Andre sejenak dan ternyata Andre juga sedang memerhatikan dia namun langsung di Paling kan oleh Andre.


Sarah memerhatikan Andre. "Huff seandainya saja bisa aku menolak agar tidak ikut dengan pak Andre, aku tidak akan merasakan kebosanan seperti ini." ucap Sarah dalam hati.


"Huff..." Sarah membuka handphone nya dia akhirnya memalingkan perhatian nya kepada handphone nya.


"Huff sudah lah tidak ada gunanya aku mengingat itu." Dia fokus pada handphone nya.


Namun beberapa Menit Sarah main handphone dia sudah sangat mengantuk sekali.


Akhirnya dia ketiduran. Andre tidak mendengar suara handphone Sarah dia melihat Sarah.


"Huff benar-benar.." ucap Andre. Dia mendekati Sarah yang tidur sambil duduk.


Dia mengambil Handphone Sarah meletakkan nya di atas meja. Andre menatap Sarah.


"Saya tau kamu pasti sangat Bosan di sini, namun saya ingin kamu ikut dengan saya. Dari pada saya tidak fokus bekerja sebaik nya saya membawa kamu " batin Andre.


Dia mendekati Sarah. "Saya tidak bisa menutupi perasaan ini lagi, tapi saya tau kalau kamu tidak akan mau kepada saya, saya tau kamu tidak akan pernah mau kepada saya." ucap Andre.


Dia mengelus rambut Sarah dengan sangat lembut.


"Kamu memang baru hadir di hidup saya dengan Kina, namun kamu sudah sangat berarti bagi kami berdua." ucap Andre.


"Kapan kamu akan mengerti kepada perasaan saya." ucap Andre. Namun tiba-tiba Zikri masuk ke dalam ruangan Andre Tampa mengetuk pintu terlebih dahulu.


Andre langsung berdiri dan menjauh dari Sarah.


Zikri melihat ke arah Andre.


"Apa yang kamu lakukan? Kenapa tidak mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk?" tanya Andre.


"Biasanya juga aku tidak mengetuk pintu masuk." ucap Zikri.


"Sarah sedang tidur! Kamu jangan berisik!" ucap Andre. Zikri melihat ke arah Sarah. dia tersenyum melihat Sarah.


"Humm wajah nya kenapa sangat imut sekali seperti itu?" ucap Zikri. Andre menghela nafas panjang.


"Sebaiknya kamu fokus dengan pekerjaan kamu saja!" ucap Andre. "Kenapa emang nya kalau aku mengatakan itu? Bukan kah yang aku katakan benar?" tanya Zikri.


Andre menghela nafas panjang. "Terserahlah kamu saja. Ayo ke meja saya, kalau di sini kamu akan membuat Sarah terbangun." ucap Andre.


"Kamu sangat tidak suka kalau aku membahas tentang Sarah, memuji nya atau dekat dengan nya. Ada Apa sih? Atau jangan-jangan kamu menyukai Sarah?" ucap Zikri.


"Tidak lah, mana mungkin." ucap Andre langsung.


"Kamu yakin? Tapi kenapa aku melihat kamu seperti nya cemburu kalau Sarah dekat dengan ku." ucap Zikri.


"Itu tidak mungkin. Aku tidak mungkin menyukai baby sister ku sendiri." ucap Andre.


"Humm bagus deh kalau begitu, aku juga tidak ingin bersaing dengan kamu." ucap Zikri.


Andre menghela nafas panjang.


"Huff sudah lah tidak perlu membahas tentang itu, ayo kita Lanjut bekerja." ucap Andre.


"Tapi kalau kamu tidak menyukai Sarah, kamu pasti mengijinkan aku mendekati nya." ucap Zikri.


"Saya tidak melarang kamu mendekati nya, hanya aja saya takut pekerjaan Sarah terganggu karena kamu." ucap Andre. Zikri menghela nafas panjang.


"Huff aku bukan si pengganggu!" ucap Zikri.


"Boleh kan aku mendekati Sarah dan meminta dia menjadi pacar ku?" ucap Zikri.


"Tidak boleh!" ucap Andre dengan sangat tegas. Zikri menatap nya kebingungan.


"Maksud ku, boleh. Tentu boleh." ucap Andre lagi.


Zikri tersenyum. "Bagus deh kalau begitu, itu artinya aku sudah bisa mengejar Sarah." ucap Zikri.


Andre hanya diam saja, dia bingung harus mengatakan apa lagi, walaupun sebenarnya dia sangat cemburu namun dia terus menahan nya agar Zikri tidak tau perasaan nya kepada Sarah.


Setelah beberapa lama membahas pekerjaan Zikri ijin untuk keluar. Sebelum keluar ternyata Sarah sudah bangun.


"Kamu sudah bangun?" ucap Zikri kepada Sarah.


Sarah tersenyum.


"Aku membangun kan tidur kamu yah?" tanya Zikri. Sarah menggeleng kan kepala nya.


"Enggak kok, seharusnya aku tidak tidur di kantor seperti ini." ucap Sarah.


"Tidak apa-apa kok." ucap Andre. Zikri yang melihat itu hanya bisa diam saja.


"Huff kenapa aku sangat cemburu sekali melihat Zikri dengan Sarah ketika berbicara satu sama lain." batin Andre.


"Huff aku tidak boleh cemburu, aku dengan Sarah tidak ada hubungan apapun, aku tidak boleh membuat Sarah membenci ku " ucap Andre kepada diri nya sendiri.


Setelah beberapa lama akhirnya Zikri keluar.


Sarah melihat ke arah Andre yang masih fokus bekerja. Dia mau keluar karena bosan namun tiba-tiba Andre menahan nya.


"Kamu mau kemana?" tanya Andre.


"Humm saya mau pergi keluar pak, saya ingin melihat-lihat." ucap Sarah.


"Kamu akan tersesat, sebaiknya kamu tunggu saja di sini, sebentar lagi saya akan selesai bekerja." ucap Andre.


"Tapi di luar ada kak Zikri Pak." ucap Sarah. Andre menghela nafas panjang.


"Kalau begitu pergi lah." ucap Andre dengan wajah sangat dingin serta juga kesal.


Sarah langsung keluar setelah mendapat kan ijin dari Andre.


"Sarah..." Zikri memanggil Sarah. Sarah melihat Zikri dia tersenyum. Mereka berjalan-jalan sambil bercerita. Andre yang melihat dari CCTV hanya bisa menahan rasa cemburunya.


"Tidak pernah aku seperti ini! Sarah benar-benar keterlaluan membuat saya seperti ini." ucap Andre menyalah kan Sarah.


"Aku tidak bisa membiarkan ini, aku harus mengungkapkan perasaan ku kepada Sarah. Aku tidak bisa menahan ini lagi." ucap Andre.


Setelah beberapa lama akhirnya Sarah dan Zikri sampai di kantin kecil yang masih ada di sekitar perusahaan itu.


"Kamu mau minum apa?" tanya Andre kepada Sarah.


"Aku mau minum kopi Susu saja." ucap Sarah.


"Ya udah tunggu sebentar yah." ucap Andre meninggalkan Sarah di meja.


Sarah melihat Zikri pergi memesan minuman.


"Ternyata kak Zikri baik juga yah, selain Baik dia juga perhatian, dia juga selalu memiliki kata-kata yang bisa membuat ku tertawa." ucap Sarah.


Tidak beberapa lama akhirnya Zikri kembali membawa minuman untuk mereka.


"Ini minum kamu." ucap Zikri. "Terimakasih kak." ucap Sarah.


Zikri tersenyum.


"Ih iya Sarah, aku boleh tanya sesuatu gak?" tanya Zikri.