
"Papah..." Kina memeluk papah nya ketika melihat Andre datang.. Sarah melihat Andre.
"Pak Andre kenapa baru pulang jam segini?" tanya Sarah.
"Saya ada kerjaan mendadak." ucap Andre. "Oohh." ucap Sarah.
"Apa Bapak mau mandi?" tanya Sarah. Andre Menganguk.
"Kalau begitu saya akan menyiapkan Air mandi dan juga Pakaian." ucap Sarah.. Andre menganguk.
"Kamu main sendiri dulu yah nak, papah mau mandi dulu." ucap Andre meletakkan Anak nya di depan TV sambil bermain.
Andre masuk ke kamar nya.
"Bapak.. Air mandi nya sudah siap, saya akan mengambil pakaian untuk bapak." ucap Sarah.
Andre hanya mengangguk saja dan langsung masuk ke kamar mandi.
"Dari tadi kelihatan pak Andre diam terus. Ada apa yah?" batin Sarah. Setelah meletakkan baju Andre di atas kasur dia keluar menyiapkan makan malam untuk bos nya itu.
"Pak makan malam nya sudah selesai." ucap Sarah.
"Saya sudah makan dari luar." ucap Andre. "Tapi..." Sarah tiba-tiba terdiam dan kaget melihat bekas merah di leher Andre.
"Pak Andre abis dari mana?" batin Sarah.
Dia terus memerhatikan leher Andre yang menemani Kina bermain.
"Kalau bapak lelah, sebaiknya bapak tidur saja." ucap Sarah. "Humm saya akan tidur, kamu jaga Kina dengan baik." ucap Andre.
"Seperti nya Pak Andre baru tidur dengan wanita. Apa jangan-jangan perempuan tadi itu? Tapi tidak mungkin anggun pernah bilang kalau itu adalah sekretaris nya." batin Sarah.
Keesokan harinya..
"Pak saya mau ijin pulang hari ini ke rumah Bibik saya." ucap Sarah.
"Tidak bisa! Kamu harus menjaga Kina di sini, karena saya hari ini pulang malam." ucap Andre.
"Tapi saya sangat merindukan adik saya pak, saya akan membawa kina bersama saya." ucap Andre.
"Kenapa kamu begitu keras kepala? Saya bilang tidak yah tidak!" ucap Andre dengan nada tinggi.
"Baiklah Pak." ucap Sarah menundukkan kepalanya dan pamit pergi.
Andre menghela nafas panjang.
"Pengasuh yang sangat banyak permintaan!" ucap Andre. Tiba-tiba handphone nya berdering dia tersenyum melihat siapa yang menelpon nya.
Tampa pamit dia langsung pergi begitu saja. Sarah menutup pintu setelah melihat Andre pergi.
"Hufff.. Maafin mbak yah gio, mbak gak bisa pulang dulu melihat keadaan kamu." ucap Sarah.
Kina berjalan menarik tangan nya minta di temani bermain.
"Udah dulu yah main nya, kita harus mandi dulu." ucap Sarah kepada Kina. Kina menggeleng kan kepala nya, dia tidak mau mandi.
"Kamu harus mandi biar tidak bau keringat." ucap Sarah. Kina tetap tidak mau dia menggeleng kan kepala nya.
Sementara di kantor Andre dan juga Laura sudah berduaan.
Satu bulan kemudian hubungan Andre dengan Laura semakin dekat sekali, seluruh kantor sudah tau tentang itu.
Mereka banyak yang setuju, ada juga yang setuju.
Sarah sedang membersihkan teras rumah di sore hari.
"Pak Andre.." ucap Sarah melihat mobil Andre masuk ke dalam halaman rumah.
"Dalam bulan ini pak Andre sangat jarang pulang, bahkan Kina terus bertanya, dan sekarang tiba-tiba pulang di sore hari." batin Sarah.
Namun dia sangat terkejut melihat Andre tidak keluar sendiri dari dalam mobil melainkan bersama Laura.
"Loh bukannya ini perempuan yang di bilang Anggun jadi Sekretaris pak Andre?" ucap Sarah.
Laura melihat Sarah sekilas.
"Pak Andre sudah satu Minggu tidak pulang, pak Andre kemana saja?" tanya Sarah.
"Kamu hanya Baby sister di rumah ini, jangan kepo deh sama urusan bos kamu!" ucap Laura.
"Saya bertanya seperti itu karena kina Terus bertanya, dia menangis mencari bapak." ucap Sarah.
"Halah bilang saja kamu yang kepo." ucap Laura.
"Ini hidup saya, saya meminta kamu bekerja di sini agar bisa menjaga Kina. Kamu tidak berhak tau saya kemana saja." ucap Andre.
"Sekarang kina di mana?" tanya Andre.
"Di dalam pak." ucap Sarah.
Andre masuk ke dalam. Laura menatap Sarah dengan tatapan tidak suka.
"Apa aku salah bertanya? Aku tidak melakukan kesalahan apapun namun mereka marah kepada ku." ucap Sarah dalam hati.
Di sangat sedih karena di marahin oleh bos nya itu.
Sarah melanjutkan membersihkan halaman rumah. Semua nya sudah selesai dia kembali masuk ke dalam rumah.
Sarah melihat Andre bermesraan dengan Laura sementara Kina di biarkan main sendiri.
"Kita mandi dulu yok Kina." ucap Sarah mengambil Kina dari depan mereka dan pergi begitu saja.
"Kamu harus mencari baby sister baru deh sayang." ucap Laura.
"emang nya Sarah kenapa? Kina sudah dekat dengan dia, aku jadi bisa meninggal kina dengan nya dan memiliki waktu banyak dengan kamu." ucap Andre.
"Dia tidak sopan sama sekali." ucap Laura.
"Dia memang seperti itu, kamu tidak perlu ambil hati." ucap Andre.
"Ya udah deh kalau begitu aku pulang dulu yah." ucap Laura.
"Pulang? Kenapa sangat cepat?" tanya Andre.
"Aku mau istirahat." ucap Laura.
"Aku anterin yah." ucap Andre.
"Tidak perlu sayang, kamu di sini saja. Aku tau kamu juga pasti capek sekali. Aku tidak ingin terus merepotkan kamu." ucap Laura.
"Ya sudah kalau begitu aku akan mengirimkan uang ongkos kamu pulang." ucap Andre. Notifikasi Uang masuk ke handphone Laura.
"Ya ampun sayang ini sangat banyak sekali." ucap Laura.
"Sekalian untuk biaya perawatan kamu. Biar semakin cantik." ucap Andre.
Laura tersenyum dia mencium pipi Andre.
"Terimakasih yah sayang, aku makin sayang deh kalau seperti ini." ucap Sarah.
Andre tersenyum dia mencubit pipi Sarah.
"Hati-hati di jalan, kabarin aku kalau sudah sampai." ucap Andre. Laura menganguk.
Laura pergi Andre kembali masuk ke dalam dia tidak melihat kina dan Sarah.
"Tok!! Tok!! Tok!!"
"Masuk!" jawab Sarah dari dalam kamar.
Andre membuka pintu dia melihat Sarah sedang memasang baju Kina yang baru saja selesai mandi.
"Saya tidak mau kamu membuat Laura kesal atau tidak nyaman dengan sifat kamu yang kurang sopan." ucap Andre..
Sarah menoleh ke arah Andre.
"Aku hanya bertanya bapak dari mana. Apa itu salah?" tanya Sarah.
"Tentu itu salah! Kamu bukan istri saya atau kekasih saya. Kamu hanya pembantu di rumah ini." ucap Andre.
Sarah seketika terdiam langsung mendengar itu.
"Maafin saya pak, saya tidak akan melakukan nya lagi." ucap Sarah.
"Ambil ini." ucap Andre memberikan uang.
"Besok kamu bisa pulang melihat Adik mu karena saya besok libur." ucap Andre.
"Terimakasih banyak pak." ucap Sarah mengambil dan langsung tersenyum kembali.
Melihat senyuman Sarah membuat Andre ikut senang.
"Saya permisi dulu." ucap Andre langsung keluar dari kamar. Sarah melihat gaji nya.
"Ya Allah Alhamdulillah." ucap Sarah.
dia menyimpan uang itu dan memberikan Susu pada kina agar dia bisa mandi.