
"Hanya karena dia membawa kan sarapan yang aku pesan sama Sarah dia sangat marah kepada ku, tidak pernah dia seperti itu." ucap Zikri.
"Tunggu-tunggu.. Ini kamu pesan dari siapa?" tanya Vito.
"Dari Sarah, aku memesan nya aku juga membayar nya kok tenang saja, aku yakin dia pasti butuh uang untuk tambahan gaji nya." ucap Zikri.
"Pantesan saja Andre marah, Pria mana yang rela kekasih nya memasak kan pria lain ." ucap Vito.
"Maksud kamu?" tanya Zikri.
"Cerita nya panjang, nanti kamu akan tau sendiri. Intinya saja kalau sebenernya Andre dengan Sarah sudah pacaran beberapa hari. Mereka sudah lama saling menyukai." ucap Vito.
Zikri yang tadi nya makan sangat lahap tiba-tiba batuk karena kaget dia langsung minum yang banyak.
"Apa kamu bilang?" tanya Zikri.
"Mereka sudah pacaran." ucap Vito. Zikri terdiam.
"Percuma saja kamu mendekati Sarah, karena saingan kamu adalah Sahabat kamu sendiri, itu sebabnya dia sangat marah kamu meminta Sarah memasak kan sarapan untuk kamu." ucap Vito.
Zikri menggeleng kan kepala nya. "Ini seperti sebuah mimpi. Tidak mungkin seorang Andre pacaran dengan baby sister nya sendiri." ucap Zikri.
"Rasa nya memang tidak mungkin, tapi kenyataannya seperti itu." ucap Vito. Andre menggeleng kan kepala nya.
"Aku tidak mempermasalahkan Andre dengan Sarah. Tapi apa dia tidak memikirkan tanggapan keluarga nya? Bagaimana dengan semua orang?" ucap Zikri.
"Aku tidak tau pasti. Dia sudah berani mengambil jalan seperti ini. Itu artinya dia siap dengan semua resiko yang ada." ucap Vito.
"Wajar saja sih Andre tertarik kepada Sarah. Karena Sarah memiliki daya tarik yang begitu kuat, cantik, manis, baik, sayang anak kecil dan dia juga sangat hebat bisa membuat keluarga Andre terlihat hangat." ucap Vito.
Zikri masih terdiam seperti tidak percaya, tapi dia tetap harus Percaya karena tidak mungkin Vito membohongi dia.
"Tapi kamu tidak boleh kasih tau kepada Andre kalau aku sudah membuka rahasia nya kepada kamu." ucap Vito.
"Apa yang kamu lakukan di sini Vito ?" tanya Andre yang baru saja datang ke ruangan Zikri
Vito dan Zikri terlihat kaget. Vito langsung berdiri.
"Aku mau bertemu dengan Zikri." ucap Vito.
"Oohh." ucap Andre. Vito mengganguk sambil tersenyum.
"Kamu selesaikan ini! Setelah selesai bawa ke ruangan saya." ucap Andre kepada Zikri memberikan Pekerjaan.
Zikri mengangguk.
"Vito kamu ikut dengan ku." ucap Andre. Vito mengangguk dia mengikuti Andre ke ruangan nya.
"Tidak biasa nya kamu ke sini. Ada apa?" tanya Andre. Vito menggeleng kan kepala nya.
"aku hanya ingin bermain karena aku tidak memiliki kesibukan. aku sudah menjadi seorang bos itu sebab nya aku bisa bersantai. Tidak seperti kamu bos perusahaan namun tidak bisa libur sesuka hati." ucap Vito.
Andre menghela nafas panjang.
"Kamu datang ke sini hanya meledek ku." ucap Andre. Vito tersenyum. Vito Duduk di depan Andre.
"Bagaimana hubungan kamu dengan Sarah? Kelihatan nya wajah mu sudah sangat cerah dari biasanya." ucap Vito.
"Dengan Sarah baik, Hanya saja Zikri membuat ku kesal." ucap Andre. "Tentang sarapan itu?" tanya Vito, Andre mengangguk.
Andre terdiam. "Aku tau kamu ketika mencintai seseorang benar-benar sangat menjaga nya, tapi mantan-mantan kamu sebelum nya tidak lah sama dengan Sarah.. Pemikiran Sarah juga masih tidak terlalu dewasa, kamu yang harus lebih banyak mengerti dia." ucap Vito.
"Kamu benar Vito." ucap Andre langsung Sadar.
"Nah gitu dong." ucap Vito.
"Aku mau nanya setelah pacaran hal apa yang harus kita lakukan?" tanya Andre.
Vito menatap Andre.
"Kamu yakin menanyakan itu kepada pria jomblo yang tidak pernah berpacaran seperti ku?" tanya Vito sambil tersenyum.
"Walaupun kamu tidak pernah pacaran, kamu biasa sangat lah bijak dalam hal seperti ini." ucap Andre.
"Kamu memiliki banyak mantan, kamu juga sudah menikah, bagaimana bisa kamu tidak tau apa yang harus di lakukan." ucap Vito.
"Pacaran ku sebelum nya dengan yang sekarang sangat lah berbeda. Aku pada mantan ku hanya karena nafsu, sekarang berbeda aku mencintai nya dan aku ingin menjaga nya dengan baik, semua nya terasa sangat canggung." ucap Andre.
"Cukup lakukan apa yang menurut kamu baik dan sewajarnya saja." ucap Vito.
"Aku takut aku membuat nya tidak betah, aku takut dia bosan dan memilih untuk putus." ucap Andre.
Vito menghela nafas panjang. "Seperti nya Sarah sangat sempurna di mata kamu sehingga Andre yang selalu tampil percaya diri sekarang jadi insecure" ucap Vito.
"Kamu tidak berada di posisi ku, kamu tidak akan mengerti." ucap Andre. Vito tersenyum.
"Apa setelah jadian kamu sudah membawa nya ke tempat romantis? Seperti Dinner atau membawa nya jalan-jalan berdua?" tanya Vito.
Andre menggeleng kan kepala nya.
"Kina tidak membiarkan aku bersama dengan Sarah, bahkan di rumah saja, kina menguasai Sarah sepenuhnya." ucap Andre.
Vito tertawa. "Titip saja Kina ke orang tua kamu." ucap Vito. "Kina sudah sangat pintar, dia akan merengek-rengek. Dan akan meminta di manja oleh Sarah sehingga aku tidak memiliki waktu dengan Sarah." ucap Andre.
Vito tidak berhenti tertawa.
"Yang sabar yah Bro." ucap Vito. "Huff seandainya saja Kina tidak anak ku, aku akan mengantar kan nya ke rumah orang tua ku." ucap Andre.
"Kamu harus pintar mencari waktu yang baik. Aku ada tempat yang sangat romantis dan tentunya juga nyaman dan Privasi." ucap Vito.
"Maksud kamu apa privasi? Jangan menyarankan yang aneh-aneh!" ucap Andre.
Vito menunjukkan tempat nya.
"Tempat ini sangat bagus. Pelayanan nya bagus, makanan nya juga enak. Tentunya hubungan kamu dengan Sarah masih butuh Privasi. Jadi di sini bisa membooking satu tempat ini." ucap Vito.
"Tempat yang bagus, aku harus mencari cara membawa Sarah ke sana Tampa kina, karena kalau bersama kina, tidak ada kesempatan untuk romantis." ucap Andre.
"Ekhem-ekhem..." Zikri tiba-tiba masuk.
"Pantesan saja tadi karena nasi goreng kekasih nya pak Andre seperti mau membunuh ku. Ternyata mereka sudah pacaran." ucap Zikri menyindir.
Andre menatap Zikri. Vito sudah memalingkan wajahnya. Dia berusaha menahan Zikri namun sifat nya dengan Zikri hampir sama. Sama-sama Rempong kalau sudah kumpul bertiga.
"Dari siapa kamu tau? pembahasan kami tidak mengarah ke sana tadi nya pas kamu masuk." ucap Andre.
Zikri tersenyum. "Kamu tidak perlu tau dari mana, seharusnya sebagai sahabat kamu harus jujur." ucap Zikri.