Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 70


"Iyah ini saya!" ucap Andre memegang punggung nya yang sangat sakit sekali.


"Kenapa kamu melakukan itu?" ucap Andre.


"Saya tidak tau kalau itu Bapak, lagian mobil bapak mana? Kenapa bapak tidak mengabari kalau pulang?" tanya Sarah.


"Papah... Aku sangat merindukan Papah." ucap kina langsung minta gendong. Andre menggendong Kina.


"Papah juga sangat merindukan kamu sayang, papah sudah satu bulan tidak pulang, namun Malah di pukul kayu setelah pulang." ucap Andre.


Sarah merasa bersalah itu sebabnya dia diam saja.


"Papah sih! Maka nya kalau pulang selalu ngabarin dulu!" ucap kina.


"Kan surprise nak." ucap Andre.


Kina tersenyum dia memeluk Papah nya.


"Aku sangat merindukan Papah." ucap Kina. "Papah juga sangat merindukan kamu nak." ucap Andre.


"Ini oleh-oleh untuk kamu yang Papah bawain." ucap Andre memberikan oleh-oleh untuk Kina.


"Wah banyak banget papah, terimakasih yah." ucap Kina mencium pipi papah nya.


Andre melihat Sarah pergi ke atas.


"Bagaimana kabar kamu dengan Tante Sarah di sini?" tanya Andre.


"Tidak baik Papah, sangat sepi sekali, Tante Sarah juga lebih banyak diam." ucap Kina. Andre terdiam. "Ya udah kalau begitu kamu bongkar dulu oleh-oleh nya, papah mau ngomong Tante Sarah." ucap Andre.


"Loh yang besar ini kok Papah bawa?" tanya Kina.


"Ini Oleh-oleh untuk Tante Sarah, di dalam nya ada syal, baju juga." ucap Andre.


"Oohh, pasti Tante Sarah sangat suka." ucap Kina. Andre tersenyum dia mengelus rambut anak nya. Andre melihat Sarah sedang merapikan tempat tidur nya yang sudah satu bulan tidak di tempati.


"Apa Bapak mau istirahat?" tanya Sarah terkejut melihat Andre berdiri di pintu. "Humm, saya pikir kamu sudah membersihkan tempat tidur saya sebelumnya." ucap Andre.


"Tempat ini memang bersih sebelum nya, namun karena satu bulan tidak pernah di tempati mungkin banyak debu jadi saya membersihkan nya." ucap Sarah.


"Oohh begitu." ucap Andre. Sarah mengangguk.


"Ya sudah kalau begitu bapak istirahat lah." ucap Sarah. Andre menahan Sarah.


"Tunggu dulu!"'


"Iyah pak, ada apa?" tanya Sarah.


"Ambil ini untuk kamu!" ucap Andre. Sarah melihat paper bag yang di berikan oleh Andre. "Untuk saya?" tanya Sarah, Andre mengangguk.


Tanpa banyak berfikir Sarah langsung mengambil nya dan membuka nya.


"Wahhh bagus banget." Sarah melihat isi nya. Andre tersenyum.


Karena sangat gerah Andre membuka Baju nya dan bertelanjang dada. "Terimakasih yah Pak." ucap Sarah. Namun tiba-tiba dia terkejut melihat Andre yang di depan nya sudah tidak memakai baju lagi.


"Sama-sama." ucap Andre.


"Saya dengar dari Kina Kalau kamu kebanyakan diam, apa kamu sedang memikirkan Mantan kekasih kamu itu?" tanya Andre.


Sarah terdiam. "Kenapa kamu Diam?" tanya Andre. Sarah menatap Andre.


"Seperti yang bapak tau, saya mencintai seseorang tidak ke lah mudah." ucap Sarah.


Andre menghela nafas panjang. "Kamu harus belajar mencintai saya agar kamu tidak kesepian." ucap Andre. Sarah menggeleng kan kepala nya.


Andre tersenyum. "Mau seperti apapun kamu menolak saya, tapi saya Akan terus membuat kamu sampai jatuh cinta kepada saya." ucap Andre.


Andre menindihnya dari atas. "Tidak ada satu pun wanita yang bisa menolak saya." ucap Andre.


Sarah menahan dada Andre.


"Bapak jangan macem-macem!" ucap Sarah. Andre menatap mata Sarah. "Saya menyukai kamu, kamu tau selama saya di luar negeri saya tidak bisa berhenti memikirkan kamu, saya merindukan semua tentang mu." ucap Andre.


"Setelah pekerjaan saya selesai, saya memaksa Papah saya pulang dan langsung ke rumah." ucap Andre.


Sarah diam. "Kamu meminta saya kembali cepat, dan kamu juga janji Akan memberikan hadiah, apa yang sedang kamu siap kan kepada saya?" tanya Andre.


Sarah terdiam. "Apa kamu membohongi saya?" tanya Andre dengan lembut. Sarah sudah sangat gugup dia deg-degan dengan posisi mereka.


"Sa-saya./ Kenapa kamu gugup?" tanya Andre. Sarah menggeleng kan kepala nya.


"Saya tau mana mungkin kamu menginginkan saya kembali dengan cepat, kamu hanya membohongi saya saja." ucap Andre langsung tidur di samping Sarah.


Sarah diam. "Saya sangat lelah sekali. Saya ingin istirahat." ucap Andre menatap wajah Sarah dari samping.


Sarah menoleh ke samping nya mata mereka bertemu, Andre tersenyum namun tiba-tiba Sarah memalingkan pandangannya karena tidak kuat dengan tatapan Andre.


"Saya permisi pak." ucap Sarah sambil mendorong Andre yang masih memeluk nya.


"Aaarrggg!!" Tiba-tiba Andre kesakitan karena badan nya.


"Bapak kenapa?" tanya Sarah panik. Dia langsung memeriksa punggung Andre. Dan ternyata Bekas pukulan nya tadi berbekas.


"Ya ampun apa yang sudah ku lakukan?" ucap Sarah dalam hati. "Bapak tunggu di sini sebentar." ucap Sarah dia keluar mencari obat dan bahan kompres agar tidak terlalu bengkak.


Tidak beberapa lama dia kembali dan mengobati punggung Andre.


"Aaarrggg!! Hati-hati Sarah, itu sangat sakit sekali." ucap Andre.


"Iyah." ucap Sarah, sambil meniup nya agar tidak terlalu perih.


"Sudah selesai." ucap Sarah. Andre menggerakkan badannya dan meregangkan otot-otot nya.


"Seandainya kalau saya tidak mencintai kamu, saya akan melaporkan kamu ke polisi." ucap Andre.


Sarah terdiam, "Saya minta maaf Pak, saya tidak sengaja, kalau saya tau itu bapak, saya tidak mungkin melakukan nya." ucap sarah, Andre tiba-tiba memegang pipi Sarah karena memasang wajah sedih sangat bersalah sekali.


"Tidak apa-apa! Anggap saja itu hadiah penyambutan dari kamu hari ini." ucap Andre. Sarah menghela nafas panjang.


"Semakin bapak berbicara seperti itu, semakin saya merasa bersalah." ucap Sarah.


"Kalau begitu kamu harus melakukan sesuatu untuk saya menebus kesalahan kamu!" ucap Andre.


"Apa pak?" tanya Sarah.


"Saya butuh pelukan kamu." ucap Andre, Sarah terdiam.


"Kalau kamu tidak mau, tidak apa-apa." ucap Andre, Sarah langsung memeluk Andre.


Andre sedikit terkejut. Dia tersenyum dan membalas pelukan Sarah.


"Sebentar ke lagi aku akan mendapatkan kamu Sarah, perempuan seperti kamu berhasil menguji saya, tidak pernah sesulit dan secinta ini saya kepada orang perempuan." batin Andre.


Sarah mau melepaskan nya namun di tahan oleh Andre.


"Saya masih butuh kamu, saya belum mengisi daya saya sampai penuh." ucap Andre. Terpaksa Sarah menahan nya terlebih dahulu.


Tiba-tiba Kina masuk.


"Cieee... Papah sama Tante Sarah pelukan." ucap Kina. Sarah langsung melepaskan pelukan mereka berdua, dia memasang wajah panik, sementara Andre tetap memasang wajah bahagia, cerah.


"Kamu jangan berfikir yang tidak-tidak! Tante sama Papah Hanya melakukan sebuah praktek. Iyah kan pak?" ucap Sarah berusaha menyakinkan Kina.