
"Huff akhirnya pak Andre bisa menjaga Kina sebentar, aku bisa bersih-bersih kalau seperti ini." ucap Sarah karena melihat rumah bos nya itu sudah sangat berantakan.
Mainan kina yang berserakan di mana-mana.
Di kamar Kina langsung tidur karena sudah lebih enak badan nya. Andre keluar dari kamar.
"Kenapa bapak keluar? Bukan nya kina lagi sakit? dia pasti akan sangat Rewel sekali." ucap Sarah. "Kina bukan anak yang rewel, merawat Kina tidak susah." ucap Andre.
Andre berjalan ke dapur.
"Semudah itu menidurkan Kina? Kenapa sama ku dia sangat sulit tidur." ucap Sarah.
"sampai kapan kamu akan bengong di sana? Cepat Masak! Saya sudah sangat lapar." ucap Andre dari Arah dapur.
Sarah terpaksa meninggalkan pekerjaan nya dulu dan memasak apa adanya yang ada di dapur.
Setelah selesai masak dia menyajikan ke meja makan agar Andre makan.
Tidak terasa sudah magrib pekerjaan nya baru saja selesai.
"Silahkan kopi nya pak." ucap Sarah memberikan kopi kepada Andre yang sedang bekerja di ruang kerjanya.
Andre hanya diam karena terlihat sangat fokus.
"Tolong buat kan saya cemilan." ucap Andre.
Sarah menatap Andre.
"Saya mau mandi dulu pak, sebentar lagi Kina sudah bangun. Dan cemilan di dapur sama sekali tidak ada." ucap Sarah.
"Saya membayar kamu mahal yah, jangan membantah dan membuat banyak alasan.. Segera kerjakan!" ucap Andre.
Sarah menghela nafas panjang dia keluar berfikir apa yang bisa di berikan kepada Andre. Akhirnya dia memberikan makanan Oreo yang ada di kulkas.
Setelah itu dia kembali ke kamar nya dengan Kina.
Namun baru saja masuk ternyata kina sudah bangun.. Sarah Menghela nafas panjang.
"Kenapa kamu sangat cepat bangun Kina? Aku bahkan belum mandi." ucap Sarah. Terpaksa Sarah memberikan kina makan, minum obat.
Kina mau meninggalkan nya tidak mungkin karena tidak ada yang menemani dia. Sarah menepuk-nepuk pantat kina agar tidur lagi dia juga udah sangat capek dan menganguk.
"Kamu belum mandi?" ucap Andre yang baru saja masuk ke kamar Kina. Sarah yang hampir tertidur menoleh ke arah Andre.
"Kalau kina terkena kuman dari kamu bagaimana?" ucap Andre.
"Bagaimana saya bisa mandi kalau kina tidak bisa di tinggal sebentar saja pak." ucap Sarah. "Kamu tidak pernah tidak memiliki alasan." ucap Andre.
Sarah menghela nafas. "Cepat mandi sana, kamu sudah bau keringat." ucap Andre sambil menutup hidung nya.
"Bapak sudah tau jelas kalau aku tidak mandi, masih juga di ledekin." ucap Sarah.
Dia masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya yang terasa sudah sangat lengket dan bau sekali.
Andre melihat Kina yang semakin kurus karena sering sakit.
"Apa yang harus papah lakukan agar kamu tidak sering sakit nak? Papah sudah melakukan apapun yang di sarankan namun tak kunjung bisa, Papah sangat bingung." ucap Andre kepada Kina.
Tidak beberapa lama Sarah keluar dari kamar mandi melihat Andre yang ketiduran di samping Kina.
Sarah mendekati nya. Ternyata kina belum tidur.
"Huffff..." Sarah menghela nafas panjang.
"Semoga saja aku Masih di berikan kesabaran, kekuatan." ucap Sarah dalam hati.
Sarah menemani Kina bermain dan tidak terasa akhirnya mereka berdua tidur sudah tengah malam.
Keesokan harinya...
Andre bangun karena alarm nya. Andre mematikan nya terlebih dahulu dan kaget melihat di Mana ia berada.
Andre terkejut dia langsung turun dari kasur.. Sarah terbangun karena goyangan dari tempat tidur.
"Pak Andre kenapa?" ucap Sarah. "Kenapa kamu tidur di kasur yang sama dengan saya dan Kina?" ucap Andre.
"Lalu saya harus tidur di mana lagi pak? Di sini hanya ada satu kasur." ucap Sarah.
Andre memilih untuk langsung keluar saja..
"Kenapa perempuan itu tidak berhenti membuat hidup ku tidak tenang." batin Andre.
Setelah beberapa lama Andre turun ke bawah dengan pakaian yang sudah rapi.
"Hari ini saya akan telat pulang, kamu harus merawat Kina dengan baik!" ucap Andre kepada Sarah yang sedang masak di dapur.
"Baiklah Pak." ucap Andre. Andre mendekati Sarah melihat apa yang sedang di masak.
"Apa yang mau bapak lakukan?" ucap Sarah kaget karena Andre berdiri di belakang nya bahkan sangat dekat sekali.
"Melihat apa yang kamu masak, apa saya tidak boleh melihat nya?" tanya Andre. "Boleh sih Pak, tapi tidak perlu sedekat ini juga." ucap Sarah.
Andre menghela nafas panjang. Dia berdiri di samping Sarah.
"Kalau memasak sambal yang enak kamu harus membuat api nya kecil agar tidak cepat gosong." ucap Andre mengecil kan api kompor dan mencicipi nya.
"Kamu adalah anak perempuan, memasak hal yang mudah saja Masih seperti ini." ucap Andre. "Saya rasa rasa nya sudah pas." ucap Sarah.
"Masih kurang." Akhirnya Andre membantu Memasak dan setelah itu mereka menyajikan nya di atas meja.
"Ini benar-benar sangat enak sekali." ucap Andre mengambil piring nya dan langsung Makan.
Sementara Sarah tidak bisa langsung makan pagi karena dia harus memberikan Kina makan dulu agar langsung minum obat, setelah itu pekerjaan Sarah sudah tidak ada lagi.
Setelah Andre Selesai makan dia pamitan kepada Kina.
"Papah pergi bekerja dulu yah nak " ucap Andre. Tidak lupa mencium kepala Kina.
"Ingat jangan membawa Kina Kemana pun." ucap Andre kepada Sarah.
Sarah Menghela nafas panjang..
"Baiklah Pak." ucap Sarah. Andre bisa pergi dengan lega setelah di iyakan oleh Sarah.
Setelah Andre pergi Sarah sangat senang, dia bisa istirahat sesuka hati nya. Dia tiduran di sofa sementara kina Sibuk bermain di bawah.
"Ternyata pak Andre benar juga yah, kalau sebenarnya kina enak di rawat yang penting dia sehat." ucap Sarah.
Karena kurang tidur dan masih sangat lelah dia tidur di sofa sambil ngorok.
Kina melihat Sarah tidur. Di bodo amat dan lanjut untuk main. Sementara di tempat lain Andre sudah sampai dan langsung bekerja.
"Apa Bapak tidak sarapan?" tanya Laura si sekretaris cantik nya.
"Saya sudah makan dari rumah." ucap Andre.
"Yahh jadi nya ku sarapan sendiri." ucap Laura.
"Kenapa jam segini kamu belum sarapan!" ucap Andre.
"Aku menunggu Bapak dari tadi." ucap Laura.
" Ya sudah kalau begitu ayo saya temanin kamu sarapan." ucap Andre membawa Laura keluar dari ruangan nya.
"Aku iri banget deh sama Laura... Dia baru beberapa bulan di sini namun sudah berhasil dekat dengan pak Andre." ucap staf.
"Lalu kenapa?" tanya teman nya.
"Kau tidak terima, pak Andre hanya milik ku." ucap staf itu yang sudah lama mengejar pak Andre.