Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 53


"Good night Tante." ucap Kina. Tidak beberapa lama akhirnya Kina tidur. Namun Sarah belum tidur karena kefikiran Andre.


"Apakah pak Andre tidak akan pulang? Biasanya kalau sudah bersama perempuan dia tidak akan pulang ke rumah, sebaik nya aku menutup pintu saja." batin Sarah.


Dia turun dari kasur dan keluar ke bawah. Memastikan tidak ada tanda-tanda Andre datang dia langsung mengunci pintu.. Namun tiba-tiba Klakson mobil. Sarah membuka pintu kembali.


Dia melihat mobil Andre masuk ke halaman rumah. "Akhirnya pak Andre pulang juga." ucap Sarah sambil tersenyum namun ternyata yang keluar dari mobil adalah supir Andre.


"Loh kok supir?" ucap Sarah.


"Mbak Tolong simpan kunci mobil pak Andre yah. Saya mau pamit pulang." ucap supir sambil memberikan kunci.


"Loh Pak Andre nya mana?" tanya Sarah. "Pak Andre tidak pulang mbak, beliau menginap di hotel." ucap supir.


"Kenapa mobil nya bisa sama bapak?" tanya Sarah lagi.


"Pak Andre mabuk berat, teman-teman nya membawa ke hotel terdekat dan saya di suruh bawa mobil ini pulang. Ya sudah kalau begitu saya pamit dulu yah." ucap Supir langsung pergi begitu saja.


Sarah terdiam. "Pak Andre selalu saja seperti ini, dia benar-benar sangat sulit di mengerti." ucap Sarah.


Di tempat lain Andre di bawa oleh Cindy ke kamar hotel nya.


"Cindy kami titip Andre yah, kamu akan masuk ke kamar kami." ucap Vito.


Vito juga sedang bersama perempuan. "Baiklah. Kamu bisa percaya sama aku." ucap Cindy.


"Tapi aku saranin kamu hati-hati yah, Andre bukan lah manusia ketika dia mabuk." ucap Vito.


Cindy tersenyum. "Tidak apa-apa kok." ucap Cindy. Vito tersenyum. Mereka pun keluar, Cindy langsung menutup pintu.


Dia melihat Andre yang terbaring di kasur.


"Hufff apes banget sih, bisa-bisa nya Andre malah mabuk seperti ini." ucap Cindy dengan sangat kesal.


Cindy mendekati Andre.


"Sudah sangat lama aku menyukai Andre, namun baru kesampaian sekarang aku bisa satu kama dengan nya. Terimakasih Vito." batin Cindy.


Dia membuka sepatu dan juga Kemeja Andre. Tiba-tiba Andre terbangun saat Cindy membuka kancing kemeja nya.


"Kamu bangun? Maafin aku, aku hanya mau membuka kemeja kamu." ucap Cindy. Andre menatap wajah Cindy dia melihat itu adalah Sarah.


Cindy melanjutkan Membuka kemeja Andre. Cindy memerhatikan Andre menatap nya dengan tatapan penuh gairah.


"Kalau kamu menginginkan nya, aku bisa memberikan nya." ucap Cindy. Andre langsung menarik tangan Cindy dan menindih nya.


Andre mencium bibir Cindy dengan sangat lembut, Cindy tersenyum ia sangat senang sekali.


"Saya sangat menyukai kamu Sarah..." ucap Andre berbisik di telinga Cindy.


"Sarah? Aku adalah Cindy." ucap Cindy langsung menahan Andre. Andre tersenyum.


"Saya tau kalau kamu tidak suka kepada saya, namun saya akan membuat kamu menyukai saya." ucap Andre.


"Aku bukan Sarah!" ucap Cindy mendorong Andre.


Tiba-tiba Andre sadar dia melihat Cindy.


"Cindy.. Aku minta maaf aku tidak sadar." ucap nya.


Andre menghela nafas panjang dia memerhatikan dia ada di mana.


"Aku di mana ini?" tanya Andre.


"Kamu mabuk karena kebanyakan minum." ucap Cindy. Andre memegang kepala nya yang sangat sakit sekali.


Cindy mendekati Andre. "Aku akan membantu kamu." ucap Cindy mencium Andre.


Awalnya Andre menerima dan membalas ciuman Cindy. Tiba-tiba dia teringat dengan ciuman Sarah. Dia menahan badan Cindy.


"Aku sedang tidak ingin, aku pusing." ucap Andre. Cindy menghela nafas panjang.


"Baiklah, kamu tidur saja." ucap Cindy. Dia langsung keluar dan pergi dari sana.


"Cindy kamu kenapa?" tanya Teman Vito yang kebetulan masih di lobby hotel.


"Aku sangat kesal kepada Andre. Dia sedang bersama ku dan sedang di atas ku namun dia Malah menyebut nama perempuan lain." ucap Cindy.


"Ya ampun kasihan banget sih kamu." ucap Teman nya.


"Aku sangat kesal, aku jadi tidak bergairah." ucap Cindy.


"Siapa nama perempuan yang dia sebut? Mungkin itu adalah mantan nya, karena baru putus." ucap Vito.


"Sarah.. Dia mengatakan kalau dia mencintai Sarah dan ingin mengejar nya walaupun Sarah tidak suka pada nya." ucap Cindy.


"Sarah?" ucap Vito. Cindy Menganguk.


"Apa itu Mantan nya?" tanya Cindy, Vito menggeleng kan kepala nya.


"Aku sudah menebak kalau itu adalah perempuan baru yang akan dia Kejar oleh nya." ucap Cindy.


"Ya udah ah, aku mau pulang." ucap Cindy langsung pergi.


"Sayang.. aku pulang juga yah. Kasihan Cindy harus pulang sendiri." ucap pasangan Vito.


"Baiklah, kamu pulang saja. Terimakasih yah malam ini." ucap Vito mencium bibir perempuan itu. Perempuan itu tersenyum dan segera pergi meninggalkan Vito.


Vito masuk ke kamar Andre. Ternyata Andre tidak ada di kasur.


"Kemana dia?" ucap Vito kaget, dia melihat pakaian Andre masih ada dia yakin Andre masih ada di sana. Dia mencari ke kamar mandi dan ternyata benar saja, dia ketiduran di kamar mandi tepat nya sedang memeluk kloset.


"Huff..." Vito membantu mengangkat badan Andre ke tempat tidur.


"Aaargggh.. Sangat berat sekali." ucap Vito. "Vito..." ucap Andre sambil tersenyum tipis.


"Sudah jelas dia lagi banyak pikiran, namun minum banyak, ujung-ujungnya ya seperti ini." ucap Vito.


"Tapi ini Salah ku juga sih, aku yang memaksa nya ikut ke sini." ucap Vito.


"Tapi aku tidak menyesali nya, aku bisa tau sebenarnya Andre memiliki perasaan kepada Sarah. Itu sebab nya dia sangat posesif dia juga tidak mengijinkan Sarah dekat dengan aku dan Zikri." ucap Vito.


"Andre.. Andre.. Kami sudah mengenal kamu cukup lama tidak mungkin kami tidak tau kamu seperti apa." ucap Vito.


Akhirnya Vito tidur di kamar Andre.


Keesokan harinya... Andre merabah sesuatu yang di samping nya.


"Kenapa ini sangat aneh? Kenapa sangat keras?" ucap nya. Dia membuka mata nya dan melihat Vito di samping nya. Dia melihat lagi ke arah tangan nya ternyata dia memegang milik Vito yang sedang bangun.


"Aaaarrrgggg!!!" Andre mendorong Vito.


"Aduhhhhhh!!!!" Vito menjerit. "Apa yang kamu lakukan?" tanya Vito marah.


"Kenapa kamu di sini? Sangat menjijikkan sekali." ucap Andre.


"Aku di sini karena kamu lah, kamu tidur di kloset, aku sudah membawa mu ke tempat tidur, namun tidak tau terimakasih!" ucap Andre dengan sangat kesal.


Andre terdiam sejenak.


"Aku minta maaf. Aku tidak tau." ucap Andre.


"Cindy kemana? apa dia sudah pergi?" tanya Andre.


"Dia marah, dia sangat kesal karena sedang bersama nya kamu Malah menyebut nama perempuan lain." ucap Vito, Andre terdiam dia mencoba memancing, namun dia tidak mengingat apapun.