Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 81


.


Andre menghela nafas panjang. "Bawa sini handphone kamu." ucap Andre. Sarah menatap nya dengan Heran.


"Kenapa?" tanya Sarah.


"Bawa ke sini." ucap Andre. Sarah menggeleng kan kepala nya.


"Aku tidak membawa handphone ku, aku sedang mencharger nya di atas." ucap Sarah.


Andre menatap Sarah.


"Saya mau kamu blokir nomor dia, saya tidak mau dia berhubungan dengan kamu, dia adalah pria yang sangat Ganjen." ucap Andre.


"Ih kenapa? Aku kan melakukan ini karena di kasih uang, lagian gak ada salah nya kan?" ucap Sarah.


Andre menggeleng kan kepala nya menatap Sarah dengan tatapan tajam. Sarah hanya memasang wajah tidak bersalah sama sekali.


"Berapa yang di berikan oleh Zikri sehingga kamu mau memasak untuk dia?" tanya Andre.


"Gak banyak sih, tapi ini akan jadi pekerjaan sampingan ku." ucap Sarah.


"Enggak-enggak! saya tidak setuju sama sekali. Sekarang kamu kasih tau berapa yang di kasih oleh Zikri! saya bisa memberikan lebih banyak dari pada yang dia berikan." ucap Andre.


"Humm satu porsi nya 50 RB." ucap Sarah. Andre menghela nafas panjang. "Zikri benar-benar kelewatan sekali! Bisa-bisa nya dia membeli Masakan kekasih saya." ucap Andre.


"Ya udah kali, gak apa-apa. Lagian aku juga senang kalau masakan ku di sukai banyak orang." ucap Sarah. Andre mengeluarkan kartu dari dompet nya.


"Kartu ini banyak isi nya, kamu bisa memakai nya sepuas nya. Tapi saya minta kamu jangan masak untuk orang lain lagi, hanya saya yang bisa mencicipi nya!" ucap Andre.


Sarah menolak nya. "Aku tidak mau, aku lebih tergiur dengan uang 50 RB hasil kerja ku sendiri dari pada di kasih cuma-cuma seperti ini." ucap Sarah.


Andre menghela nafas panjang.


"Pokoknya aku gak mau tau, bekal ini harus sampai sama Zikri. Kalau bapak tidak mau membantu ku, aku akan mengantar kan nya sendiri." ucap Sarah.


"Baiklah-baiklah." ucap Andre dengan sangat kesal.


Sarah tersenyum. "Nah gitu dong. Ayo lanjut sarapan." ucap Sarah.


Waktu nya berangkat bekerja...


"Datang lah ke kantor mengantarkan makan siang saya." ucap Andre.


"Seperti nya aku tidak bisa pak, karena Bu Rosa mengajak ku keluar bersama Kina." ucap Sarah.


Andre menatap dengan tatapan melas.


"Kamu selalu saja membuat alasan kalau saya meminta sesuatu." ucap Andre.


"Bukan alasan, hanya saja aku bisa saja Memasak nya, namun tidak bisa mengantarkan ke kantor." ucap Sarah.


"Baiklah, supir Akan menjemput nya." ucap Andre.


Sarah tersenyum. "Ya udah kalau begitu bapak berangkat lah." ucap Sarah. "Kamu mengusir saya?" ucap Andre. "Bukan pak. Ini sudah jam berapa, bapak akan telat." ucap Sarah.


Andre mendekati Sarah dan memeluk nya. "Saya ingin bersama kamu terus, saya tidak ingin jauh-jauh dari kamu." ucap Andre.


Sarah membalas pelukan Andre.


"Sudah..."' ucap Sarah memaksa Andre melepaskan pelukannya.


"Kamu tidak mau memeluk saya?" tanya Andre.


"Jangan terlalu lama, kalau ada yang melihat tidak enak. Buruan berangkat. sampai ketemu nanti malam..." ucap Sarah melambaikan tangan nya.


Andre harus pergi namun dia tidak ingin jauh dari Sarah.


"Semangat kerja nya yah, jangan lupa kabarin aku kalau sudah sampai." ucap Sarah memberikan ciuman di pipi Andre.


Andre sedikit terkejut namun dia sangat senang sekali.


Sarah mengangguk.


Andre berangkat sambil senyum-senyum memegang pipi nya.


"Yahh papah Udah berangkat kerja, kok Tante gak bangunin aku sih?" tanya Kina yang tiba-tiba datang.


"Kamu sudah bangun? Tante gak tega bangunin kamu, karena kelihatan nya kamu sangat nyenyak sekali." ucap Sarah.


Kina cemberut. "Emang nya ada apa dengan Papah?" tanya Sarah.


"Papah kan janji mau ngajakin aku sama Tante." ucap Kina. "Oohh itu, Papah hanya bercanda saja, papah sangat sibuk bekerja kalau sudah hari libur papah baru bisa ngajak kin kamu." ucap Sarah.


"Oohh gitu yah." ucap Kina, Sarah mengangguk.


Tidak beberapa lama akhirnya Andre sampai di perusahaan nya.


"Selamat pagi Pak Andre." ucap Zikri. karena Andre langsung ke ruangan nya.


"Brak!! Bekal bawaan nya di letakan di atas meja Zikri dengan sangat kuat. Dan menatap nya dengan tatapan tajam.


Zikri yang tadi nya tersenyum tiba-tiba jadi kaget.


"Wahh ini pasti bekal dari Sarah, aku tidak sarapan aku sudah sangat lapar sekali. Terimakasih sudah membawakan nya." ucap Zikri mau Mengambil bekal itu namun di tahan oleh Andre yang hanya diam saja.


"Apa apa pak? Kenapa tidak melepaskan nya? Aku sudah sangat lapar." ucap Zikri. Andre mau menegur Zikri namun dia teringat ancaman Sarah.


"Kalau kamu melarang Zikri memesan sarapan sama ku, aku akan marah." ucap Sarah.


Andre melepaskan bekal itu, Zikri langsung memakan nya.


"Humm enak sekali. Seandainya saja Sarah mau menjadi istri ku, aku pasti Akan bahagia dan pasti sangat berisi karena makanan yang dia masak sangat enak sekali." ucap Zikri.


"Kamu harus tau kalau..." Tiba-tiba Andre terdiam lagi dia mengingat kata-kata Sarah.


"Aku ingin merahasiakan hubungan kita untuk sementara waktu, aku mohon pengertian Bapak..." ingatan Andre.


Andre menghela nafas panjang. "Huff kalau kamu bukan sahabat ku, aku akan menghajar kamu. Sarah adalah baby sister bukan tukang jual sarapan." ucap Andre langsung keluar dari ruangan itu.


Zikri melihat ke arah Andre yang keluar dengan wajah marah.


"ada apa dengan nya? kenapa dia terlihat aneh sekali." ucap Zikri. Tiba-tiba Vito masuk.


"Ada apa lagi pak Andre?" tanya Zikri.


"Aku Vito. bukan Andre!" ucap Vito.


"Oohh kamu, ngapain kamu ke sini? Tidak biasanya." ucap Zikri.


"Kebetulan aku tidak ada pekerjaan, dan aku sangat bosan di rumah saja." ucap Vito.


"Oohh." ucap Zikri.


Vito duduk di depan Zikri.


"Ada apa dengan bos mu?" tanya Vito. Zikri menggeleng kan kepala nya.


"Aku tidak tau, dia marah mengatakan kalau Sarah adalah Beby sister bukan tukang penjual sarapan." ucap Zikri.


"Hanya karena dia membawa kan sarapan yang aku pesan sama Sarah dia sangat marah kepada ku, tidak pernah dia seperti itu." ucap Zikri.


"Tunggu-tunggu.. Ini kamu pesan dari siapa?" tanya Vito.


"Dari Sarah, aku memesan nya aku juga membayar nya kok tenang saja, aku yakin dia pasti butuh uang untuk tambahan gaji nya." ucap Zikri.


"Pantesan saja Andre marah, Pria mana yang rela kekasih nya memasak kan pria lain ." ucap Vito.


"Maksud kamu?" tanya Zikri.


"Cerita nya panjang, nanti kamu akan tau sendiri. Intinya saja kalau sebenernya Andre dengan Sarah sudah pacaran beberapa hari. Mereka sudah lama saling menyukai." ucap Vito.