Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 83


"Ekhem-ekhem..." Zikri tiba-tiba masuk.


"Pantesan saja tadi karena nasi goreng kekasih nya pak Andre seperti mau membunuh ku. Ternyata mereka sudah pacaran." ucap Zikri menyindir.


Andre menatap Zikri. Vito sudah memalingkan wajahnya. Dia berusaha menahan Zikri namun sifat nya dengan Zikri hampir sama. Sama-sama Rempong kalau sudah kumpul bertiga.


"Dari siapa kamu tau? pembahasan kami tidak mengarah ke sana tadi nya pas kamu masuk." ucap Andre.


Zikri tersenyum. "Kamu tidak perlu tau dari mana, seharusnya sebagai sahabat kamu harus jujur." ucap Zikri.


Andre menghela nafas panjang, dia menatap Vito. "Kamu sudah janji untuk tidak memberi tau siapa pun, kenapa kamu memberi tau kepada Zikri, sama Siapa saja sudah kamu beri tau?" tanya Andre.


"Hanya Zikri saja, aku melakukan nya agar Zikri berhenti mendekati Sarah. Agar Kamu tidak selalu emosi dan cemburu kepada nya." ucap Vito.


Andre menghela nafas panjang. Dia menoleh ke arah Zikri.


"Kamu Sudah tau. Kalau begitu berhenti lah mendekati Sarah dan mengganggu hubungan ku dengan Sarah." ucap Andre.


"Baik Pak Andre. Lagian aku sudah memiliki kekasih. Aku dengan Sarah awal nya hanya ingin bercanda saja menambah teman kelihatan nya dia tidak memiliki banyak teman untuk menghibur nya." ucap Zikri.


Andre terdiam.


"Sarah terlihat bahagia dan senang, namun di balik senyuman itu pasti dia memiliki kisah yang menyedihkan, atau memiliki masalah yang menyedihkan." ucap Zikri.


"Kamu sok tau." ucap Andre.


"Aku berkata jujur." ucap Zikri.


"Sarah memiliki banyak masalah hidup, aku yakin itu." ucap Zikri.


"Humm Aku tau." ucap Andre.


"Sarah memiliki masalah? Apa masalah nya?" tanya Vito.


"Dia adalah anak yatim-piatu, dia tinggal dengan Bibik nya yang sangat jahat kepada nya dia memiliki adik yang berkebutuhan khusus. Gangguan dalam hal berbicara." ucap Andre.


"Kamu sudah tau banyak hal tentang Sarah, aku harus kamu bisa menjaga Sarah." ucap Zikri.


"Humm Aku pasti menjaga nya dengan baik. Sekarang kamu harus menjelaskan apa yang kamu maksud kamu memiliki kekasih?" tanya Andre.


Zikri menunjukkan foto wallpaper Handphone nya.


"Aku sudah pacaran dengan Tania dua tahun. Namun Kami tidak terlalu ingin mengumbar nya. Sekarang kami lagi LDR dia sedang kuliah di Jerman." ucap Zikri.


"Tania sangat cantik sekali." ucap Vito.


"Ingat dia hanya milik ku." ucap Zikri.


"Berarti selama ini kamu membohongi kami?" tanya Andre. Zikri menggeleng kan kepala nya.


"Kalian tidak pernah menanyakan dengan serius." ucap Zikri. Andre menghela nafas panjang.


"Sekarang aku dengan Andre sudah memiliki kekasih, kamu sendiri bagaimana?" tanya Zikri kepada Vito.


"Aku hanya ingin menikmati kesendirian ku terlebih dahulu untuk saat ini." ucap Vito.


"Sudah tiga tahun berlalu kamu putus dengan mantan mu, masih juga belum bisa move on? Seperti nya cinta mu kepada nya sangat kuat." ucap Zikri.


"Bukan itu masalah nya." ucap Vito. "Kamu tidak perlu berbohong, kalau kamu sudah move on aku akan membantu mencari perempuan." ucap Andre.


Vito menggeleng kan kepala nya. "Tidak perlu." ucap Vito. "Humm baiklah, kami berdua selalu berharap yang terbaik untuk kamu." ucap Zikri.


"Aku harus lanjut bekerja dulu. Kalian lanjut lah berbicara." ucap Zikri.


Zikri keluar dari ruangan Andre. Mereka berdua membicarakan banyak hal.


Tidak terasa sudah malam... Andre baru saja pulang ke rumah nya.


"Seperti nya Sarah dan Kina belum pulang." ucap nya melihat lampu belum hidup.


Dia mengirimkan pesan kepada Sarah.


Sarah yang sedang duduk di ruang tamu bersama Bu Rosa tersenyum melihat pesan masuk.


"Baiklah aku akan pulang." ucap Sarah. Andre tersenyum. "Saya menunggu. Saya sudah sangat merindukan kamu." ucap Andre lagi.


Sarah tersenyum lagi membaca pesan itu. Bu Rosa yang melihat itu kebingungan. Dia penasaran dengan siapa Sarah berbalas pesan.


"Bu kami harus pulang, ini sudah malam, takut pak Andre menunggu di rumah." ucap Sarah.


"Tunggu sebentar lagi Supir pulang yah." ucap Bu Rosa.


"Tidak perlu Bu, kami pulang dengan taksi saja." ucap Sarah. Bu Rosa menggeleng kan kepala nya.


"Tunggu sebentar lagi, kamu sangat buru-buru sekali." ucap Bu Rosa.


Sarah terpaksa menunggu. Andre di rumah menunggu di ruang tamu.


"Kenapa mereka begitu lama sekali?" ucap Andre. "Huff baru saja satu hari tidak bertemu aku sudah sangat merindukan Sarah." batin Andre.


Karena tidak ada tanda-tanda Sarah dan Kina datang dia mandi terlebih dahulu agar terlihat lebih segar.


Setelah selesai mandi dia keluar dan ternyata a


Sarah dan Kina baru saja Pulang.


"Papah...." kina langsung memeluk Andre. Andre langsung menggendong nya.


"Aku sangat merindukan Papah." ucap Kina.


"Papah juga sangat merindukan Kamu sayang.. Cium dulu dong." ucap Andre. Kina mencium Andre.


"Papah tadi aku sama Nenek berkunjung ke kuil, tempat-tempat ibadah orang Buddha." ucap kina. Andre tersenyum.


"Sangat menyenangkan bukan? Papah akan mengajak lain kali ke sana." ucap Andre, Kina mengangguk.


"Ya udah kalau begitu kamu mandi yah, kamu bau keringat." ucap Andre. "Iyah papah." ucap Kina.


"Ayo Tante mandi." ucap kina langsung menarik tangan Sarah.


Sarah menoleh ke arah Andre. Andre menyentuh tangan Sarah sejenak sambil tersenyum. Sarah juga ikut tersenyum.


Seperti nya Kina kelelahan itu sebabnya dia terlihat sangat mengantuk.


"Kamu langsung tidur saja yah Kina, kamu terlihat sangat mengantuk sekali." ucap Sarah.


Kina menggeleng kan kepala nya. Aku mau sama Papah." ucap kina langsung keluar terlebih dahulu.


Sarah mengikuti Kina ke bawah. "Papah aku mau tidur di pangkuan papah." ucap kina kepada Andre yang duduk di sofa ruang tamu.


Andre mengijinkan nya, dia menoleh ke arah Sarah.


"Ssttt!! Biar kan saja dia tidur di sini." ucap Andre kepada Sarah. Sarah tersenyum.


"Saya sangat lapar, kamu masak lah sesuatu yang bisa di makan." ucap Andre.


"Bapak mau makan apa?" tanya Sarah.


"Semua yang kamu masak rasa nya enak." ucap Andre. Sarah tersenyum. Dia pun langsung ke dapur.


Sampai di dapur dia bersemangat untuk memasak. Dia melihat bekal bekas makan siang Andre. Memeriksa isi nya habis membuat nya sangat senang sekali.


Tidak beberapa lama akhirnya selesai. "Sudah masak kah?" tanya Andre. Sarah kaget karena Andre datang tiba-tiba,


"Kina di Mana?" tanya Sarah. "Dia sudah tidur di kamar." ucap Andre. "Oohh bagus deh, Kalau begitu kamu makan lah, aku akan menemani Kina tidur." ucap Sarah.


Andre menahan Sarah. "Kamu sudah makan?" tanya Andre. "Tadi sore sudah makan di luar bersama Bu Rosa." ucap Sarah.


"Kalau begitu makan lah lagi bersama saya." ucap Andre.