Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 7


" Ya sudah kalau begitu ayo saya temanin kamu sarapan." ucap Andre membawa Laura keluar dari ruangan nya.


"Aku iri banget deh sama Laura... Dia baru beberapa bulan di sini namun sudah berhasil dekat dengan pak Andre." ucap staf.


"Lalu kenapa?" tanya teman nya.


"Kau tidak terima, pak Andre hanya milik ku." ucap staf itu yang sudah lama mengejar pak Andre.


Andre menemani Laura sarapan. "Kamu yakin gak mau sarapan?" tanya Laura kepada Andre, Andre menggeleng kan kepala nya.


"Tumben banget kamu sarapan di rumah, kamu masak sendiri atau ada yang masakin." ucap Laura. Karena di luar dia sudah tidak berbicara formal lagi dengan bos nya itu.


"Aku memiliki Asisten baru pengganti Anggun. Jadi dia masak." ucap Andre.


"Pasti Masakan nya sangat enak kan?" ucap Laura.


"Kenapa kamu membahas tentang itu sih? Kamu marah karena aku sarapan Duluan?" ucap Andre.


Laura diam. "Ya udah deh aku minta maaf, aku gak akan mengulangi nya lagi." ucap Andre. Laura cemberut.


Andre memegang tangan Laura.


"Laura...." ucap Andre.


Laura kaget dia menatap wajah Andre.


"Aku sudah kenal dengan kamu empat bulan.. Kita juga sangat dekat, aku sangat yakin dengan perasaan ku kalau aku mencintai kamu." ucap Andre.


Laura terdiam sambil senyum. "Kamu mau kan jadi pacar ku?" tanya Andre.


Laura senyum-senyum. "Baiklah aku mau." ucap Laura. Andre sangat senang dia memeluk Laura.


"Malam ini aku mau mengajak kamu dinner, kamu mau kan?" ucap Andre..


"Aku mau kok." ucap Laura.


Sementara di rumah orang tua Andre baru saja datang.


"Assalamualaikum...." Sapa Bu Rosa dan juga Pak Yoki datang. Namun tidak ada yang menjawab satu pun orang.


"Astagfirullah..." Bu Rosa Mamah nya pak Andre menghela nafas panjang melihat rumah yang sangat berantakan dan Kina yang ketiduran di karpet sementara Sarah tidur di sofa.


"Heyyyy!!! kamu bangun!" ucap Bu Rosa membangun kan Sarah.


Sarah langsung bangun. Dia terkejut melihat dua orang asing di depan nya.


"Siapa Kalian?" tanya Sarah kaget.


"Kamu pengasuh baru kan? Saya adalah orang tua nya Andre." ucap Bu Rosa. Sarah langsung berdiri dan merapikan rambut nya.


Namun yang membuat dia tidak enak adalah melihat rumah sangat berantakan padahal tadi sudah rapi dan ternyata Kina tidur di bawah nya.


"Kina..." ucap Sarah langsung menggendong nya.


"Kamu benar-benar tidak becus yah!" ucap Bu Rosa marah langsung mengambil Kina.


Sarah terdiam. "Bisa-bisa nya kamu tidur di sofa membiarkan rumah berantakan dan juga kina tidur di karpet.. Bagaimana kalau dia sakit lagi?" ucap Bu Rosa marah.


"Saya ketiduran bu, saya minta maaf." ucap Sarah. "Maaf-maaf!" Bu Rosa terlihat sangat galak sekali sama seperti pak Andre itu sebab nya Sarah langsung takut.


"Orang tua kamu mungkin tidak pernah mengajar kan bekerja yang baik dan beretika di rumah orang lain." ucap Bu Rosa.


"Maafin saya Bu. Saya akan merapikan semua ini." ucap Sarah..


Sarah bekerja dengan sangat sigap agar bisa membuat Orang tua bos nya itu nyaman.


"Ya Allah kenapa kepala ku tiba-tiba pusing seperti ini sih? ini pasti karena terlalu lama tidur. Aku bodoh banget pakai tidur segala lagi." ucap Sarah merutuki diri nya sendiri Tampa henti.


Semua nya sudah rapi, Sarah datang membawa Teh untuk orang tua bos nya itu.


"Silahkan di minum teh nya Bu, Pak." ucap Sarah.


"Kamu Duduk." ucap Bu Rosa. Sarah duduk di lantai.


"Saya mendengar kalau kamu memiliki sifat yang kurang baik, kalau bukan karena Anggun yang memilih kamu bekerja di sini, mungkin saya sudah mencari pengganti kamu." ucap Bu Rosa.


"Ini pasti kaduan dari pak Andre." batin Sarah. "Jangan sampai kejadian yang sama terulangi lagi!" ucap Bu Rosa.


"Baik Bu, Maaf kan saya." ucap Sarah.


Karena sudah Sore, Sarah membawa kina untuk mandi. Kina mandi dia juga mandi karena tidak akan ada waktu nanti nya.


"Baru beberapa hari bekerja badan ku sudah sakit-sakit semua." ucap Sarah. Setelah selesai mandi dia memasang kan pakaian Kina dan memberikan Susu agar dia bisa memasang pakaian nya juga, namun Kina tidak mau, dia melempar kan Susu kepada Sarah dan terjatuh kelantai membuat botol susu itu pecah, bagian pipi kanan Sarah merah.


"Aaaaa!!!" Sarah menjerit langsung memegang pipi nya yang sangat sakit, pemandangan nya seketika langsung hitam.


"Apa yang salah kepada kamu Kina?" ucap Sarah berusaha berbicara dengan baik.. Namun kina hanya diam. Dia merasakan Susu yang masih ada tersisa di botol yang sudah bagi dua itu.


Dan ternyata Susu nya kurang manis. Sarah Menghela nafas panjang.


Setelah menukar yang baru dia memberikan kepada Kina dan kina pun mau minum. Sarah memasang pakaian nya dia mengeringkan rambut nya namun dia sangat sedih melihat wajah nya yang mulai membiru..


"Aku harus maklum, Kina masih anak kecil, mental nya kurang baik, aku harus sabar seperti menghadapi Gio." ucap Sarah dalam hati nya.


Dia mengompres pipi nya dengan es batu agar lebih mereda.


Kina di bawa ke luar oleh nya. Ternyata Bu Rosa dan pak Yoki Masih ada di sana.


"Ada apa dengan mu?" tanya Bu Rosa kaget melihat wajah Sarah.


"Tidak apa-apa Bu, hanya tidak sengaja jatuh dari kamar mandi." ucap Sarah. "Kamu sama sekali tidak hati-hati, untung saja Kina tidak kenapa-napa." ucap Bu Rosa.


Sarah hanya tersenyum. "malam ini kami akan menginap di sini, kamu masak lah untuk makan malam." ucap bu Rosa.


Sarah menganguk. Karena kina tidak mau tinggal bersama mereka, akhirnya Kina ikut ke dapur dan melihat Sarah Memasak.


Sarah memasak sambil menahan sakit di badan dan wajah nya. Dia sudah minum obat namun tidak ada reaksi apapun.


Andre baru saja pulang.."Kina..." panggil Andre, Kina yang main bersama Sarah mendengar papah nya dia langsung berlari.


"Kamu dari mana saja baru pulang jam segini?" tanya Bu Rosa..


"Mamah.. Papah... Kalian ke sini? kenapa tidak mengatakan apapun kepada ku?" tanya Andre .


"Kami sengaja, kamu dari mana saja?" tanya Bu Rosa.


"Aku lembur mah. Banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan." ucap Andre...


"Kamu selalu sibuk bekerja. Kapan kamu akan membawa Calon menantu dan calon Mamah nya Kina?" ucap Bu Rosa.


"Mamah tenang saja, aku sudah menemukan nya kok, tapi bukan sekarang waktunya.' ucap Andre..


"Huff awas saja kalau dia perempuan yang tidak baik." ucap Bu Rosa.