Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 76


"Kalau kamu tidak mau jujur, saya tidak akan memaksa nya." ucap Andre.


"Bapak yakin? Aku rasa bapak Akan menyesal tidak mendengar ini." ucap Sarah.


Andre menoleh ke arah Sarah dia menatap mata Sarah, begitu juga dengan Sarah.


"Aku memikirkan bapak, aku bingung harus memulai dari mana dulu, Tapi aku juga ingin bilang kalau aku mencintai bapak." ucap Sarah dengan sangat serius menatap mata Andre.


"Huff sial, jantung ku tidak berhenti berdetak." ucap Andre langsung memalingkan pandangannya, wajah kaget, senang, tidak menyangka.


Sementara Sarah hanya diam, dia juga malu. Andre menatap Sarah. "Kamu tidak bercanda kan?" tanya Andre memastikan lagi.


"Apa Bapak melihat aku seperti bercanda?" tanya Sarah. Andre mau memeluk Sarah namun di tahan nya, dia tersenyum kegirangan.


"Jadi sekarang kita pacaran?" tanya Andre, Sarah mengangguk. "Kamu pacar saya sekarang?" tanya Andre. Sarah mengangguk.


"Tapi dengan satu syarat, hubungan kita jangan sampai di tau orang lain untuk Saat ini." ucap Sarah. "Saya mengerti." ucap Andre.


Andre melompat turun dari batu besar itu.


"Aaaaaaaaaa!!! Dia berteriak keras. Sarah tersenyum melihat tingkah Andre.


Sarah menyusul nya ke bawah. "Boleh kah saya memeluk kamu?" tanya Andre. Sarah mengangguk.


"Humm." ucap Sarah ikut juga malu-malu. Mereka berpelukan.


"Saya sudah menunggu lama, tapi akhirnya saya mendapat kan kamu." ucap Andre.


Sarah tersenyum. "Maafin aku sudah membuat bapak lama menunggu." ucap Sarah.


"Saya sudah kekasih kamu, kamu masih memanggil saya dengan sebutan bapak?" tanya Andre. Sarah terdiam sejenak.


"Untuk sekarang aku belum terbiasa, aku akan berusaha untuk mengganti nya." ucap Sarah.


"Baiklah." ucap Andre menatap Sarah. "Jangan menatap aku seperti itu, aku malu." ucap Sarah menghindari tatapan Andre.


"Terimakasih sudah mau menerima cinta saya." ucap Andre. Sarah mengangguk.


"Nenek.. Papah sama Tante Sarah mana sih? Ini sudah sore kita Pulang saja." ucap Kina yang menunggu di mobil.


"Nah itu dia mereka datang." ucap Bu Rosa. Kina berteriak.


"Papah, Tante." ucap kina, Andre dan Sarah yang tadi nya berjalan dekat-dekat sekarang jadi membuat jarak.


"Papah sama Tante dari mana sih? Aku sama Nenek kakek sudah menunggunya lama." ucap Kina.


"Tadi di bawah melihat pemandangan dan mengambil gambar sangat ke ah menarik, itu sebab nya lama, maaf yah cantik." ucap Andre mengelus kepala anak nya.


"Ya udah deh, ayo kita pulang nak." ucap Papah nya. Andre dan Sarah mengangguk.


Sepanjang perjalanan mereka tidak berhenti bercerita.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai di rumah orang tua Andre.


"Pah, mah kami langsung pulang saja yah, ini sudah sangat sore." ucap Andre.


"Hati-hati yah nak." ucap Bu Rosa dan papah nya.


"Sarah jangan lupa dengan janji kita sebelum nya yah." ucap Bu Rosa. Sarah mengangguk. "Terimakasih banyak untuk hari ini yah Bu. Aku sangat senang bisa ikut jalan-jalan." ucap Sarah.


"Mulai dari sekarang kamu bukan hanya pembantu, tapi sudah menjadi anak angkat ibu dan bapak. Jangan berbicara seperti pembantu lagi, ibu tidak suka." ucap Bu Rosa.


Sarah sangat terharu mendengar Bu Rosa.


"Iyah Bu, terimakasih." ucap Sarah.


Setelah mereka turun, Andre dan Sarah pun pulang.


"Kamu ada janji apa dengan Mamah?" tanya Andre. Sarah menggeleng kan kepala nya.


Andre menoleh ke arah Kina yang duduk di pangkuan Sarah. "Bagaimana jalan-jalan hari ini nak?" tanya Andre.


"Sangat seru pah, lain kali ajak-ajak ke tempat yang lain lagi yah pah, tapi hanya papah, Tante sama aku saja." ucap Kina.


"Loh kok gitu? lalu Nenek dan kakek bagaimana?" tanya Andre.


"Nenek dan kakek biar saja hanya berdua, mereka selalu romantis membuat aku malu." ucap kina.


Andre dan Sarah tertawa karena Bu Rosa Sama Suami nya memang selalu mengumbar keromantisan.


"Namanya juga pasangan Kina." ucap Sarah.


"Tante sama Papah pasangan, kenapa tidak pernah romantis?" tanya Kina.


"pasangan? Dari mana kamu tau?" tanya Andre. "Papah laki-laki, Tante Sarah perempuan, sudah pasangan." ucap Kina.


Andre dan Sarah menghela nafas panjang. "Yang di artikan pasangan itu adalah karena sudah mempunyai hubungan. Seperti pacaran atau sudah menikah." ucap Andre.


"Oohh begitu." ucap Kina.


"Kamu masih kecil tidak akan paham nak." ucap Andre sambil tersenyum.


Tidak beberapa lama akhirnya sampai di rumah. "Aku mau memandikan kina dulu setelah itu memberikan nya makan pak." ucap Sarah kepada Andre setelah sudah di rumah.


"Humm saya juga mau mandi. Tolong ambilkan pakaian ganti saya." ucap Andre langsung berdiri padahal dia baru duduk.


"Papah biasa nya bisa ambil sendiri, aku mau mandi sama Tante Sarah." ucap kina menarik tangan Sarah ke kamar nya.


Andre menghela nafas panjang.


"Huff.." Ucap Andre dengan kesal langsung duduk lagi.


Tidak beberapa lama akhirnya selesai mandi, Sarah dan Kina turun ke bawah. Andre melihat Sarah mengikat rambut nya dan memakai Daster yang mencetak bentuk tubuh nya.


Andre mengusap wajah nya. "Kenapa Sarah cantik banget sih, padahal dia sudah biasa memakai baju seperti itu." batin Andre.


"Loh Bapak gak jadi mandi?" tanya Sarah.


Andre menggeleng kan kepala nya. "Saya masih gerah, mungkin nanti saja setelah selesai makan." ucap Andre karena dari luar mereka memang hanya makan cemilan saja..


"Ya udah kalau begitu aku masak dulu." ucap Sarah langsung ke dapur.


Andre memerhatikan Sarah yang berjalan ke dapur.


"Pah aku mau Nonton. Cariin flim dong." ucap Kina membuyarkan pikiran Andre.


Andre mencarikan flim untuk kina.


"Papah mau kemana? Temanin aku nonton di sini." ucap Kina langsung berbaring di paha Andre.


Andre menghela nafas panjang. Dia mencuri-curi pandang melihat Sarah. Sarah menoleh ke arah ruang tamu.


Dia tersenyum Andre seketika langsung lemas.


"Huff sialan, Sarah benar-benar membuat ku mabuk karena cinta." ucap Andre dalam hati.


Tidak beberapa lama akhirnya makanan selesai dan sudah terhidang di atas meja.


"Kina ayo makan." ucap Sarah. Kina beranjak dia langsung menggandeng tangan Sarah berjalan ke meja makan.


Kina sama sekali tidak memberikan ruang untuk Andre dekat dengan Sarah. Memang kina selalu seperti itu, namun sekarang Andre merasa tersiksa dengan sifat kina yang sangat serakah tentang Sarah.


Setelah selesai makan Sarah menyuruh Andre mandi.


"Humm sebaiknya bapak mandi, mumpung Kina lagi asyik Nonton, nanti pasti dia mencari bapak." ucap Sarah.


Andre mengangguk. "Ya udah kalau begitu." ucap Andre dia langsung ke kamar mandi karena dia juga sudah merasa lengket.