Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 16


Untung saja pagi ini dia tidak ada pekerjaan yang penting. Setelah rapi dia keluar dari kamar nya.


Turun ke bawah yang di cari nya adalah Sarah.


"Kemana dia?" ucap Andre karena melihat kina bermain di lantai bawah.


"Tante Sarah mana kina?" Tanya Andre.


"Tante Sarah Ada di dapur Papah." ucap Kina.. Andre menoleh ke arah dapur.


Sarah sedang menyiapkan sarapan pagi di meja makan untuk Andre.


Andre mengendong Kina mendekati meja makan.


"Waktu nya makan pak." ucap Sarah. Andre menganguk.


Baru saja duduk mau makan tiba-tiba ponsel nya berdering dari Laura.


"Halo Laura.." ucap Andre.


"Sayang kamu di mana? kenapa sudah jam segini kamu belum sampai ke kantor sih?" ucap Laura.


"Masih di rumah." jawab Andre.


"Papah cepat makan." ucap Kina.


"Kamu sarapan bareng aku aja, aku belum makan sama sekali." ucap Laura.


"Baiklah kalau begitu." ucap Andre. Mematikan ponsel nya mengambil Tas nya dan berdiri.


"Saya akan sarapan di kantor." ucap Andre.


"Papah berangkat dulu yah nak." ucap Andre mencium kening Kina setelah itu langsung pergi meninggalkan Sarah.


"Hufff..." Sarah duduk di depan Kina.


"Papah punya pacar yah Tante?" tanya Kina. Sarah menggeleng kan kepala nya.


"Enggak kok, Papah buru-buru ke kantor karena ada pekerjaan yang mendadak." ucap Sarah.


Tidak beberapa lama Andre sampai di kantor nya.


"Morning sayang..." ucap Laura memeluk Andre Ketika Andre masuk ke ruangan nya.


"Kenapa kamu bisa di sini?" tanya Andre.


"Aku menunggu kamu lah sayang." ucap Laura. Andre menatap Laura.


"Kemarin seharian kamu kemana? Kenapa kamu tidak membalas pesan ku?" ucap Andre.


"Semalam aku sibuk banget, aku minta maaf yah sayang." ucap Laura mencoba membujuk Andre.


Andre melepaskan pelukan Laura.


"Aku mengkhawatirkan kamu, aku juga merindukan kamu." ucap Andre.


"Iyah aku tau sayang, aku minta maaf yah, bagaimana kalau kita cari sarapan sama-sama yok." ucap Laura. "Ya sudah ayo, saya juga sudah sangat lapar." ucap Andre.


Setelah sampai di tempat sarapan Andre memesan nasi goreng karena Sarah juga membuat nasi goreng di rumah.


"Kenapa? Gak enak yah?" ucap Laura melihat Andre yang kurang berselera untuk makan.


"Mungkin lidah ku yang kurang, aku tidak berselera kamu lanjut saja makan." ucap Andre meminum teh nya.


Laura dan Andre sudah selesai mereka kembali ke perusahaan untuk bekerja.


Sementara di rumah Sarah dan Kina baru saja selesai mandi.


"Kina.. Teman Tante mau main ke sini sebentar gak apa-apa yah?" tanya Sarah.


"Boleh Tante, biar gak sepi." ucap Kina.. Sarah mencubit pipi Kina yang sangat tembam dengan pelan.


"Makasih yah." ucap Sarah.


Ternyata teman Sarah yang datang adalah Laki-laki.


"Martin..." ucap Sarah memeluk kekasih nya itu.


"Aku sangat merindukan kamu." ucap Sarah. Martin tersenyum.


"Aku juga sangat merindukan kamu. Sekarang aku gak apa-apa datang? Nanti bos kamu marah." ucap Martin.


"Gak apa-apa kok, ayo duduk di sana, aku buatin teh Dulu." ucap Sarah.. Tidak beberapa lama Sarah dan kina keluar dari dalam sementara Martin menunggu di luar.


Sarah tidak berani membawa nya masuk, dan Martin juga tidak ingin masuk.


"Kamu minum dulu." ucap Sarah.. Martin melihat Kina. Kina langsung takut dia bersembunyi di belakang Sarah.


"Oohhh, Kenalin nama om, Martin." ucap Martin namun kina tidak mau berbicara.


"Dia takut bertemu orang baru, dia memiliki trauma pada orang baru." ucap Sarah.


"Apa kamu sudah kembali melihat keadaana Adik kamu?" tanya Martin.


"Udah kok." ucap Sarah.


"Bagus deh kalau begitu." ucap Martin.


"Akhir-akhir ini kamu sangat jarang membalas pesan ku, apa kamu sudah bosan?"' tanya Sarah.


"Kamu selalu saja bertanya seperti itu. Aku sibuk bekerja. Kamu mengerti dong." ucap Martin.


"Aku hanya bertanya, kamu tidak perlu marah seperti itu."' ucap Sarah.


"Bagaimana tidak marah,? Pertanyaan kamu membuat aku Kesal..Kamu yang memaksa ku datang ke sini, tapi ujung-ujungnya Marahan." ucap Martin.


"Ya udah aku minta maaf yah, aku hanya bertanya, aku sangat takut di tinggal oleh kamu, aku sangat mencintaimu kamu." ucap Sarah.


"Aku mengerti kok, kamu jangan berfikir yang aneh-aneh yah." ucap Martin. Sarah menganguk sambil tersenyum.


"Ya udah kalau begitu aku Percaya kok sama kamu." ucap Sarah. Martin tersenyum.


Cukup lama mereka berbincang-bincang di teras rumah.


Karena sudah siang Martin harus pulang, dia masuk siang untuk bekerja.


"Aku pulang dulu yah." ucap Martin kepada Sarah.


"Yahhh kamu cepat banget sih pulang nya? aku masih sangat kangen sama kamu." ucap Sarah.


"Aku harus pulang sebentar lagi masuk kerja." ucap Martin.


"Ya udah, kamu hati-hati di jalan." ucap Sarah.. Martin menganguk.


Dia meninggal kan Sarah.


"Kok Tante sedih sih?" tanya Kina.


Sarah langsung tersenyum.


"Enggak kok, Tante gak sedih, ngapain Tante sedih?" ucap Sarah mengalihkan pembahasan mereka.


"Itu tadi, pacar Tante Sarah?" tanya Kina lagi. Sarah tersenyum.


"Sudah jangan di ingat lagi. Ayo kita masuk Makan Siang abis tuh tidur siang." ucap Sarah.


Kina mengikuti Sarah masuk ke dalam.


lagi enak Makan siang handphone Sarah berbunyi telpon dari Bos nya.


"Papah nelpon Tante, ada apa yah?" ucap Sarah.


"Halo pak." ucap Sarah.


"Saya ingin kamu mengantarkan makan siang saya ke kantor." ucap Andre.


"Makan siang? Tapi saya tidak masak untuk bapak, saya tidak tau kalau harus mengantarkan makan siang untuk bapak." ucap Sarah.


"Sebentar lagi supir saya akan menjemput ke rumah." panggilan telepon langsung mati.


Sarah menghela nafas panjang dia menatap kina.


"Apa dulu papah sering membawa bekal ke kantor?" tanya Sarah. Kina menggeleng kan kepala nya karena seingat nya tidak pernah.


"Huff seperti nya papah sengaja membuat tambahan kerja untuk Tante, kalau begitu kamu lanjut makan, Tante mau masak dulu." ucap Sarah.


Sarah memasak dengan ligat sebelum supir datang. Dan tidak butuh waktu lama semua nya sudah di dalam bekal. Supir datang.


"Saya mau menjemput bekal makan siang pak Andre." ucap supir. Sarah memberikan nya.


"Huff syukur deh supir nya tidak menunggu lama, jadi pak Andre tidak memiliki alasan untuk marah kepada ku." ucap Sarah.


Dia kembali ke meja makan sudah melihat Kina mengantuk, akhirnya dia membersihkan seluruh tubuh kina dan tidur siang.


"Permisi pak, ini bekal nya." ucap supir.


Andre mengambil nya.


"Kamu sangat lama, saya sudah sangat lapar." ucap Andre dengan kesal.


Dia langsung Duduk di kursi membuka bekal. Mencium aroma nya saja sudah sangat Enak sekali.