Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 46


"Ayo Makan siang dulu." ucap Sarah.


Sarah memberikan Kina makan.


"Tante dari pagi gak Makan, Siang juga tidak Makan, ada apa dengan Tante?" tanya Kina lagi.


"Tante sudah Makan kok tadi. Kamu Makan saja yang banyak biar cepat besar." ucap Sarah. Kina tersenyum sambil mengangguk.


Setelah selesai makan Kina lanjut makan sendirian. Sarah melihat ke arah halaman rumah.


"Huff semoga saja Pak Andre lama pulang, aku belum siap, aku takut. Aku akan menghianati orang tua ku." batin Sarah.


Sudah sore, Kina sudah mandi.


"Kina kamu main sendirian Dulu yah, Tante mau mandi dulu." ucap Sarah.


"Oke Tante." ucap kina, Sarah meninggal kan Kina main sendirian di ruang tamu.


Sarah membawa semua peralatan mandi nya ke kamar mandi. Dia juga luluran.


"Aku harus mempersiapkan diri. Aku tidak ingin pak Andre menghina ku." batin Sarah.


Kina melihat ke arah Atas.


"Kok Tante Sarah lama sih mandi nya?" ucap kina.


Tiba-tiba Andre datang.


"Kina.." ucap Andre kepada Kina karena melihat kina.


"Papah.." ucap Kina langsung memeluk Papah nya. Andre menggendong Kina.


"Papah hari ini cepat pulang?" ucap Kina, Andre menganguk. "Tumben-tumbenan sekali Pah, kalau ada Tante Sarah biasa nya papah akan lama pulang." ucap Kina.


"Karena papah tidak ada kerjaan di kantor, papah juga sangat merindukan Kina." ucap Andre. Kina tersenyum.


"Papah sangat merindukan kamu." ucap Andre mencium pipi Kina.


"Humm kumis sama jenggot Papah sakit sekali. Aku tidak mau di cium kalau Papah tidak mencukur nya!" ucap kina.


"Baiklah nanti Papah akan mencukur nya." ucap Andre. Kina tersenyum.


Andre melihat ke sekeliling ruangan itu. "Tante Sarah kemana?" tanya Andre.


"Oohh Tante Sarah lagi mandi.. Tapi sudah dari tadi." ucap Kina.


Andre melihat ke arah atas. Dia tiba-tiba teringat kata-kata Sarah pagi tadi. Sarah kebetulan baru saja turun.


"loh pak Andre sudah pulang? Apa sudah dari tadi?" batin Sarah.


Andre melihat Sarah.


"Kenapa kamu meninggalkan Kina begitu lama main di sini dan tidak menutup pintu?" tanya Andre.


"Saya mandi sebentar pak." ucap Sarah. Andre melihat Sarah dari bawah sampai ke atas.


Sarah mendekati Andre mengambil tas dan juga jas nya.


"Kenapa Sarah sangat wangi sekali?" batin Andre. Sarah menyimpan barang-barang Andre. Andre tidak bisa memalingkan pandangannya dari Sarah.


"Papah tidak mandi?" tanya Kina. "Iyah nak, ini Papah mandi." ucap Andre. Kina menganguk.


"Sarah tolong siap kan pakaian saya!" ucap Andre. Sarah menganguk.


Tidak terasa sudah malam Sarah menemani Kina tidur.


"Huff kenapa kina begitu cepat tidur sih? kalau seperti ini aku harus melakukan apa? semoga aja Pak Andre tidak mengingat kata-kata ku Pagi tadi." batin Sarah.


Tiba-tiba pintu kamar di ketuk oleh Andre. Jantung Sarah berdetak sangat cepat. Dia turun dari kasur dan membuka pintu.


"Pa-pak Andre.." ucap Sarah.


"Mana Kina?" tanya Andre.


"Kina baru saja tidur Pak." ucap Sarah.


"Bagus deh kalau dia sudah tidur. Kamu jangan melupakan kata-kata kamu pagi tadi." ucap Andre.


Sarah langsung takut namun dia berusaha untuk Kuat.


"I-iyah Pak." ucap Sarah.


Sarah mengambil nya.


"Saya akan menunggu kamu di kamar." ucap Andre. Sarah Menganguk.


Andre pergi, Sarah langsung masuk dia melihat lingerie seksi yang di berikan oleh Andre. Sarah memakainya.


"Ya Allah kenapa seperti ini? Aku berpakaian tapi terasa telanjang." batin Sarah.


Dia sangat malu. Namun tiba-tiba handphone nya berdering dari Andre.


"Halo pak."


"Kamu jangan membuat saya lama menunggu." ucap Andre dan langsung mematikan sambungan telepon.


"Kenapa aku jadi sangat menyesal mengatakan itu? Aku sangat bodoh sekali." batin Sarah.


"Aaaa!!! Aku harus melakukan apa?" ucap Sarah.


Andre bersandar di Sofa melihat ke arah pintu yang terbuka. Dia melihat Sarah datang namun masih berpakaian tadi. Andre berdiri dia melihat Sarah dari atas sampai ke bawah.


Tiba-tiba Sarah melemparkan baju itu kepada Andre.


"Bapak sengaja memberikan ini kepada ku kan?" ucap Sarah. Andre menatap nya dengan kebingungan.


"Apa yang kamu maksud? Bukan kah ini yang kamu maksud mau membayar hutang kamu kepada saya?" tanya Andre.


"Tapi tidak harus memakai pakaian seperti ini, ini terlalu terbuka." ucap Sarah.


"Saya sudah bilang, dengan cara ini saya bisa bergairah melihat badan kamu yang sama sekali tidak berbentuk itu!" ucap Andre.


Sarah seketika terdiam. "Kalau kamu tidak mau ya sudah, saya ingin kamu membayar nya dengan uang." ucap Andre.


Sarah menghela nafas panjang.


"Ini sudah keputusan ku, aku sudah pasrah ini demi kenyamanan ku dan juga adik ku." ucap Sarah.


Akhirnya dia mengambil Pakaian itu dan masuk ke kamar mandi.


Andre tersenyum. Tidak beberapa lama Sarah keluar dari kamar mandi. Namun ia masih menutup bagian depan nya dengan baju tidur nya tadi.


"Saya sangat malu pak." ucap Sarah. Andre melihat wajah Sarah sangat gugup dan juga takut.


Andre menarik baju Sarah yang menutupi bagian depan nya.


Sarah kaget. Andre sekarang sudah melihat bagian depan Sarah yang di tutupi lingerie itu.


"Milik kamu lumayan bagus." ucap Andre. "Pak saya mohon lepaskan saya. Saya menyesal sudah mengatakan itu." ucap Sarah.


Andre tertawa.


"Semua nya sudah terlanjur, tidak ada gunanya lagi untuk menarik kata-kata." ucap Andre. Dia menarik Sarah ke tempat tidur.


"Pak..." ucap Sarah. Andre tersenyum dia mengelus lengan Sarah dari atas sampai ke bawah.


Sarah merinding, dia menutup mata nya.


Andre seperti orang kelaparan melihat badan Sarah yang ternyata bagus. Hanya saja Sarah memakai baju yang over size sehingga membuat semua nya ketutupan.


Andre mulai mencium leher Sarah.


Dia mulai ke dada Sarah.. Sarah mencoba mendorong Andre namun dia tidak mau. Karena Andre sudah terlanjur terangsang.


Andre mau mencium bibir Sarah namun Sarah menutup mulutnya, mata nya dan memalingkan wajahnya.


"Buka mulut mu! Jangan sampai saya melakukan kekerasan." ucap Andre. Sarah membuka nya dia membuka mata nya juga dan melihat Andre yang menatap nya penuh gairah.


Andre membuka Lingerie Sarah dia sudah tidak memakai sehelai benang pun. "Uwekk-uwekk..." Tiba-tiba Sarah Mual. Andre langsung menghindar dan mengambil kain untuk Sarah.


Sarah langsung berlari ke kamar mandi.


Andre tertawa kecil.


"Kamu hanya ego dengan pikiran kamu sendiri Sarah." batin Andre.


Tidak beberapa lama Sarah keluar dari kamar mandi.


"Maaf pak, saya minta maaf. Kita boleh melanjutkan nya." ucap Sarah. Andre langsung membaringkan Sarah ke tempat tidur.