Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 26


"Saya sudah susah membawa ini untuk kamu dan juga kina, seharusnya kamu menghargai nya." ucap Andre.


"Tapi pak, ini semua pedas. Kina tidak bisa memakan nya, saya juga tidak bisa makan pedas." ucap Sarah.


Andre terdiam sejenak. Dia memang membeli tampa tau rasanya seperti apa.


"Saya tidak tau." ucap Andre. "Tapi saya akan memakan yang bisa saya makan pak, saya tidak ingin membuat ini mubajir." ucap Sarah.


Andre melihat Sarah yang memakan semua jajanan yang dia beli. Andre melihat Sarah sudah kepedasan Andre mengambil semua nya dan langsung membuang nya.


Sarah melihat Andre membuang makanan itu. Tidak beberapa lama kembali membawa Air hangat untuk Sarah. Sarah mengambil dan menghabiskan nya.


Setelah selesai minum dia mengeluarkan lidahnya karena sangat pedas sekali. "Saya mau mandi." Andre langsung pergi begitu saja.


Kina duduk di samping Sarah. "Tante Sarah gak kenapa-napa?" tanya Kina. Sarah menggeleng kan kepala nya.


"Tante baik-baik saja kok, hanya pedas sedikit saja." ucap Sarah. Kina tersenyum dia meniup bibir Sarah yang memerah sekali.


Di malam hari nya.


"Pah..." panggil Kina datang ke kamar Andre.


Andre yang sedang main handphone menoleh ke arah Kina yang berjalan ke arah nya.


"Papah selalu main handphone. Ayo temanin aku main di bawah." ucap Kina.


"Loh Tante Sarah mana?" tanya Andre.


"Aku sudah bosan main dengan Tante Sarah, Kapan papah mau menemani aku bermain?" tanya Kina.


Andre meletakkan ponsel nya.


"Papah bukan main handphone, tapi papah lagi melihat pekerjaan papah. Lagian ini sudah malam, waktu nya untuk tidur." ucap Andre.


"Papah gak asik! Papah nyebelin." ucap Kina kesal.


"Ya udah kalau begitu kita main di kamar aja yah." ucap Andre.


"Di bawah aja Pah." ucap Kina. Andre sebenarnya tidak mau turun karena merasa tidak enak kepada Sarah.


Karena Kina dia terpaksa turun ke bawah.


Sarah melihat Andre turun menggendong Kina.


"Duduk sini Pah." ucap Kina memaksa Andre duduk di samping sarah. Andre mengikuti kemauan Kina.


"Kata nya mau main, kok kamu ikutan Duduk?" tanya Andre Heran melihat kina menyempil di antara mereka berdua.


"Ayo Tante hidup kan." ucap Kina. Sarah menekan tombol remote. Andre kebingungan apa maksud mereka.


Namun setelah melihat film horor yang di putar oleh Sarah membuat nya teringat cerita Kina tentang Sarah.


Dia sudah tau kenapa dia di ajak turun. Mereka berdua penakut namun penasaran dengan film itu. Baru saja film mulai kina sudah berteriak.


"Kalau kalian takut jangan menonton film ini, masih banyak film yang lain." ucap Andre mematikan TV.


"Ihh papah nyebelin deh." ucap Kina marah mengambil remote dan memberikan nya kepada Sarah.


TV di hidup kan lagi. Awal nya merasa sangat serius karena masih belum muncul hal yang mengejutkan. Waktu muncul mereka berdua menjerit. Kina langsung duduk di pangkuan Andre sementara Sarah mendekati Andre.


Andre mencium aroma wangi Sarah membuat nya sedikit canggung karena Sarah begitu dekat.


Setiap ada adegan yang mengejutkan mereka selalu membuat Andre sengsara.


"Aaaa!!!" Tiba-tiba Sarah berteriak dia langsung menyembunyikan wajahnya di dada Andre. Andre terkejut karena mereka sedekat itu.


Sarah langsung sadar dia mengangkat kepalanya.


Mereka berdua kembali fokus menonton. Sementara Andre fokus memerhatikan Sarah yang benar-benar terlihat sangat takut sekali namun masih sangat penasaran.


Andre menutup mata Sarah karena tau itu akan mengejutkan mereka berdua.


Sarah memegang tangan Andre setelah selesai dia sadar lagi dan melihat ke wajah Andre. Mereka saling bertatapan.


"Tante, aku yakin hantu itu pasti mau mengambil om-om jahat yang sering pacaran." ucap Kina. Andre dan Sarah langsung mengalihkan pandangannya ke depan.


"Apa kamu yakin?" tanya Andre.


"Iyah Pah, om itu sering ganti pacar." ucap Kina.


Andre merasa tersindir namun di biasa saja.


Dua jam kemudian film pun selesai. Andre menghela nafas panjang.


"Sudah selesai, waktu nya untuk tidur." ucap Andre kepada Sarah dan juga Kina.


Namun mereka berdua ternyata sudah tidur. Sarah yang tidur bersandar ke sofa, sementara Kina yang tidur di pangkuan Andre.


Andre menghela nafas panjang.


"Kepribadian yang Sama." ucap Andre.


Dia mengawas kan Tangan Sarah terlebih dahulu dan pergi membawa Kina ke kamar.


Setelah itu dia kembali membawa kina ke kamar dia melihat Sarah yang malah tidur di sofa.


Andre mau mengendong Sarah namun dia mengingat kejadian pada malam itu dia tidak ingin Sarah salah paham lagi kepada nya.


"Sarah... Bangun!" ucap Andre menepuk pipi Sarah. Namun Sarah hanya bergeliat membenarkan tidur nya.


"Tidak mungkin dia bangun." ucap Andre langsung mengendong nya dan membawa nya ke kamar. Sampai di kamar Andre membaringkan di tempat tidur namun tidak sengaja dia terjatuh di atas Sarah.


Andre menatap wajah Sarah.


"Saya tidak tau apa yang terjadi kepada saya. Akhir-akhir ini saya merasakan ada yang aneh dengan tubuh saya saat bersama kamu. Saya tidak bisa berhenti memikirkan kamu." batin Andre.


"Saya tidak bisa membohongi perasaan saya sendiri. Saya lebih ingin cepat pulang ke rumah untuk akhir-akhir ini hanya agar berhenti memikirkannya kamu." batin Andre.


"Jangan!!! Jangan!!!" Tiba-tiba Sarah mengigau lagi dia bergerak berontak melepaskan Andre, namun Andre menahan dan memeluk nya.


"Tidak apa-apa..." ucap Andre mengelus kepala Sarah.. Cukup lama Sarah kembali tenang. Dia memeluk Andre dengan begitu kuat agar tidak lepas.


Di pagi hari nya Sarah terbangun dia memegang Tangan Andre. Sarah membuka mata nya dia masih belum sadar seutuhnya.


Dia melihat tangan di pinggang nya. Dia syok dia juga bingung dia berbalik dan melihat ternyata Andre.


"Apa! Kenapa pak Andre bisa tidur di sini?" ucap Sarah.


Dia beranjak dan langsung turun dari kasur.


"Pak Andre kenapa tidur di sini?" tanya Sarah. Andre terkejut dia juga langsung bangun.


"Bapak ngapain tidur di sini dan memeluk saya? Jangan-jangan Bapak sudah berbuat hal yang aneh kepada ku?" ucap sarah.


Andre mengusap wajah nya dia duduk.


"Kamu pasti tau jawaban nya dari tubuh kamu sendiri." ucap Andre. Sarah Seketika langsung merinding.


"Kamu sudah dewasa, kamu tau dong apa yang terjadi ketika Pria dan wanita tidur di satu ruangan dan di satu Kasur yang sama, berpelukan juga." ucap Andre.


"Tidak mungkin! Aku tidak mungkin berpelukan dengan bapak, pasti bapak yang melakukan hal aneh-aneh kepada ku." ucap Sarah dengan tatapan takut dan juga syok.