Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 52


Ternyata yang datang adalah Vino. "Eh Sarah kamu yang buka pintu?" ucap Vino.


Andre mendengar suara laki-laki dia langsung turun ke bawah. Dia tadi berfikir kalau yang datang adalah orang tua nya.


"Kamu ngapain di sini?" tanya Andre. Vino terdiam sejenak dia melihat tatapan seram Andre kepada nya.


"Aku mau menjemput kamu ke acara nanti malam, aku tidak memiliki teman ke sana, hanya kamu satu-satunya." ucap Vino.


"Seperti nya aku tidak bisa pergi, aku sangat males." ucap Andre.


"Kalau begitu aku boleh mengajak Sarah?" tanya Vito. Andre langsung menggeleng kan kepala nya.


"Tidak bisa! Dia harus merawat Kina." ucap Andre.


"Kina titip ke kamu sebentar saja." ucap Vito. "Aku bilang tidak bisa ya tidak bisa!" ucap Andre meninggi kan suara nya.


"Baiklah kalau tidak bisa." ucap Vito. Andre menghela nafas panjang. "Aku akan pergi." ucap Andre, dia merasa bersalah.


"Nah gitu dong." ucap Vito tersenyum.


"Dari pada Vito membawa Sarah sebaiknya aku pergi saja." batin Andre.


"Sarah tolong siap kan pakaian yang akan kenakan nanti." ucap Andre kebetulan Sarah lewat dari depan mereka.


"Baik pak." ucap Sarah.


"Humm memiliki baby sister namun serasa memiliki istri muda." ucap Vito menyindir Andre.


"Apa maksud kamu?" ucap Andre. Vito tersenyum.


"Sudah lah Andre.. Kamu tidak perlu pura-pura tidak tau seperti itu." ucap Vito.


"Apa Vito tau kalau aku suka sama Sarah?" batin Andre.


"Ah sudahlah, kamu tidak jelas aku mau mandi." ucap Andre meninggalkan Vito.


Andre masuk ke dalam kamar namun ternyata Sarah masih ada di sana.


Melihat Andre masuk Sarah mendekati nya.


"Pak, kalau Bapak pergi lalu saya dengan siapa di sini? Apa Kina tidak pulang?" tanya Sarah.


"Saya akan meminta orang tua saya mengantar nya dengan cepat, kamu tidak perlu khawatir." ucap Andre.


Sarah tersenyum tipis. "Kalau begitu saya mandi dulu." ucap Andre, Sarah menganguk dia mau keluar.


"Kamu mau ke mana?" tanya Andre.


"Mau ke kamar Pak, saya harus menyetrika pakaian." ucap Sarah.


"Oohh ya sudah kalau begitu." ucap Andre. Sarah bingung namun dia tetap pergi ke kamar nya.


Tidak beberapa lama Andre dan Vito berangkat ke pesta.


"Aku yakin semenjak putus dengan Laura kamu sangat galau dan pasti membutuhkan perempuan, aku sudah menyiapkan nya untuk mu." ucap Vito.


Andre tersenyum. "Kamu benar-benar teman yang bisa di andalkan." ucap Andre..Vito tersenyum. Perempuan itu pun datang.


"Haii kenalin nama aku Cindy," ucap perempuan cantik menyalim tangan Andre. "Ini yang aku bilang duda yang di tinggal oleh istri nya, Nama nya Andre." ucap Vito.


Andre hanya tersenyum. "Aku akan membawa Minuman ke sini." ucap Cindy meninggalkan mereka berdua.


"Wahh cantik banget, kamu tau saja selera ku." ucap Andre kepada Vito.


Vito tersenyum. "Kalau begitu kamu duduk lah dengan dia, aku ingin menyapa gadis-gadis yang di sana." ucap Vito. Andre menganguk.


Andre dan Cindy sedang asik berbincang-bincang dan mereka terlihat sudah sangat dekat sekali. Vito iseng dia mengirim kan foto nya kepada Zikri.


Zikri yang sedang ada di ruangan kerja nya tertawa melihat kelakuan bos nya itu.


"Huff Andre benar-benar tidak mau berubah." batin Zikri.


Postingan sudah berhasil.


Sarah yang sedang membuka akun IG nya langsung melihat postingan Zikri karena sebelumnya mereka sudah saling follow.


Sarah melihat Andre memeluk dan merangkul wanita itu.


"Aku kenapa cemburu melihat postingan ini? Aku sudah tau jelas bagaimana pak Andre. Namun kenapa aku tidak suka, aku mau marah." batin Sarah.


Tiba-tiba bel rumah berbunyi. Sarah langsung keluar dan ternyata yang datang adalah Kina dan Neneknya.


"Tante... Aku sangat merindukan Tante..." ucap Kina langsung memeluk Sarah. Sarah juga langsung memeluk Kina.


"Tante juga sangat merindukan kamu, kenapa malam-malam baru pulang?" tanya Sarah.


"Maafin aku yah Tante, tapi aku nemenin nenek dulu ketemu sama teman-teman nya." ucap kina.


Sarah menoleh ke arah Bu Rosa.


"Ambil ini." ucap Bu Rosa memberikan paper bag isi kue.


"Ini untuk apa Bu?" tanya Sarah.


"Untuk kamu makan lah. Saya tidak tau kamu suka atau tidak, tapi kamu harus menghargai pemberian orang lain." ucap Bu Rosa.


Sarah tersenyum. "Terimakasih banyak Bu." ucap Sarah. Bu Rosa menganguk namun masih memasang wajah jutek.


"Nek aku mau mandi dulu yah." ucap Kina.


"Ya udah kalau begitu, Nenek juga mau pulang kok." ucap Bu Rosa.


"Kok pulang sih Nek?" tanya Kina.


"Kasihan kakek kamu sendirian di rumah." ucap Bu Rosa.


"Ya udah deh Nek, hati-hati di Jalan yah nenek." ucap Kina menyalim tangan Nenek nya.


"Ibu hati-hati yah. Terimakasih sekali lagi kue nya." ucap Sarah menyalim tangan Bu Rosa.


Setelah beberapa lama akhirnya Bu Rosa pergi.


"Kamu mandi sama Tante saja yah." ucap Sarah..Kina menggeleng kan kepala nya.


"Aku sudah gede Tante, aku bisa mandi sendiri." ucap Kina. "Ya udah." ucap Sarah, dia harus membiarkan Kina mandiri, walaupun sebenarnya kurang bersih.


Tidak terasa sudah sangat malam sekali.


"Dari tadi papah tidak kelihatan, ini juga sudah sangat malam, kenapa Papah belum datang?" tanya Kina.


Sarah menoleh ke arah Kina yang berada di samping nya karena lagi berbaring di kasur.


"Papah pergi sama teman-teman nya, Papah mungkin akan pulang Malam sekali, sebaiknya kita tidur saja yah." ucap Sarah.


Kina menganguk, Sarah meletakkan bukunya dan berbaring di samping Kina.


"Tadi kina jalan-jalan Kemana saja?" tanya Sarah.


"Sangat banyak Tante, aku ingin pergi lagi. aku sangat senang sekali, sangat jarang aku bisa jalan-jalan." ucap Kina.


Sarah tersenyum. "Besok kalau papah libur. Papah pasti ngajak Kina jalan-jalan." ucap Sarah.


"Tapi Tante ikut juga yah." ucap Kina, Sarah menganguk..Kina senang.


"Ya udah buruan tidur, good night." ucap Sarah sambil mencium kening Kina.


"Good night Tante." ucap Kina. Tidak beberapa lama akhirnya Kina tidur. Namun Sarah belum tidur karena kefikiran Andre.


"Apakah pak Andre tidak akan pulang? Biasanya kalau sudah bersama perempuan dia tidak akan pulang ke rumah, sebaik nya aku menutup pintu saja." batin Sarah.


Dia turun dari kasur dan keluar ke bawah. Memastikan tidak ada tanda-tanda Andre datang dia langsung mengunci pintu.. Namun tiba-tiba Klakson mobil. Sarah membuka pintu kembali.