Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 22


Sarah yang tidak mengerti hanya bisa diam, karena dia merasa tadi Malam baik-baik saja.


"Tante mau kemana?" di tahan oleh Kina.


"Mau buka pintu." ucap Sarah.


"Gak usah Tante, biar aja papah di luar.. Nanti kalau masuk papah marah-marah lagi." ucap Kina.


"Kina buka pintu nya nak." ucap Andre mengetuk pintu terus menerus.


"Nanti kalau tidak di buka, Papah semakin marah Kina, buka saja yah. Papah tidak akan marah lagi." ucap Sarah.


"Papah kalau marah suka lama Tante." ucap kina lagi.


"Gak apa-apa Kina, kan Tante juga salah kemarin sudah membawa orang lain masuk ke rumah tampa ijin dari Papah." ucap Sarah.


"Di buka aja yah." ucap sarah membujuk Kina. Setelah berhasil di bujuk Kina berpindah dari depan pintu dan membiarkan Sarah membuka pintu.


Andre di balik pintu memerhatikan Kina yang terlihat tidak mau berbicara dengan nya.


"Baiklah Papah minta maaf sama Tante Sarah, kamu jangan marah lagi sama Papah." ucap Andre membujuk anak nya.


Kina menggeleng kan kepala nya.


"Tante sudah maafin Papah kok, kamu tidak perlu marah seperti itu." ucap Sarah.


"Tapi Tante masih sedih, aku gak mau lihat Tante sedih." ucap kina. Sarah langsung tersenyum.


"Lihat wajah Tante, sekarang Tante sudah sangat senang tidak sedih lagi sayang." ucap Sarah mengelus rambut Kina.


Kina langsung memeluk Sarah.


"Kalau Tante sedih aku juga ikut sedih," ucap Kina. Andre melihat kedekatan mereka berdua membuat dia heran.


"Ya udah kalau begitu sebaiknya kamu istirahat yah. Ini sudah malam." ucap papah nya.


"Papah janji dulu sama aku." ucap Kina.


"Janji apa nak?" tanya Papah nya.


"Janji kalau papah tidak akan pernah Marahin Tante Sarah lagi." ucap Kina.


Andre menoleh ke arah Sarah.


"Semua orang yang berbuat kesalahan pasti di marahin Nak, kalau kina berbuat salah papah pasti marah." ucap Andre.


"Pokoknya aku gak mau tau, Papah gak boleh marah-marah sama Tante Sarah kalau bukan karena kesalahan besar." ucap Kina.


Andre menghela nafas panjang. "Baiklah Papah janji." ucap Andre. Kina tersenyum.


"Ya udah kalau begitu, Papah keluar dari sini. Kami mau istirahat." ucap Kina.


"Tapi kina papah temanin tidur yah? Papah sudah kangen sama Kina." ucap Andre. Kina menggeleng kan kepala nya.


"Ya sudah kalau begitu." ucap Andre akhirnya dia memilih keluar dari pada Kina menangis.


Keesokan harinya...


Andre baru saja keluar dari kamar nya. Sambil menuruni anak tangga dia melihat Sarah yang membuat sarapan di dapur sambil mendengarkan musik.


Bernyanyi dan bergoyang sesuka hati nya Tampa ada rasa malu.


"Ekhem-Ekhem!!!" Andre berdehem. Namun Sarah masih asik mendengar kan musik.


Namun tiba-tiba dia tersadar melihat Andre memerhatikan dia.


Sarah terdiam dan langsung mematikan musik.


"Ma-maaf pak." ucap Sarah merasa sangat malu sekali.


"Kina mana?" tanya Andre.


"Masih tidur Pak." ucap Sarah.


"Saya lapar."' ucap Andre. "Oohh, baiklah saya akan menyiapkan sarapan." ucap Sarah. Setelah meletakkan sarapan di depan Andre Sarah mau pergi namun dia di Tahan oleh Andre.


"Kamu sudah lelah memasak ini semua, kenapa kamu tidak makan dulu?" tanya Andre.


"Saya akan makan setelah pekerjaan saya selesai dan juga setelah Kina selesai makan." ucap Sarah.


"Kamu makan terlebih dahulu agar kamu memiliki tenaga untuk mengerjakan semua pekerjaan kamu." ucap Andre.


"Baiklah Pak." Sarah makan di meja makan bersama Andre.


"Saya tidak tau apa yang kamu berikan kepada anak saya sampai dia turut dan juga sangat menyayangi kamu." ucap Andre.


"Maksud Bapak apa? Bapak menuduh saya yang tidak-tidak?" ucap Sarah. Andre menggeleng kan kepala nya. "Saya tidak bermaksud seperti itu." ucap Andre.


"Perkataan Bapak mengarah memfitnah saya kalau melakukan sesuatu kepada kina agar dia dekat dan nurut kepada saya." ucap Sarah.


"Saya tidak bermaksud memfitnah kamu Sarah, kamu dengar saya berbicara dulu." ucap Andre. Sarah diam.


"Saya hanya ingin kamu menjaga kina dengan baik, karena kalau kina sudah menyanyangi pengasuh nya dia akan lebih mudah untuk berbicara, dia tidak akan merasa takut lagi." ucap Andre.


Sarah terdiam. "Saya minta maaf sudah marah kemarin sama kamu. Saya tidak suka orang lain saya ke sini tampa sepengetahuan dan Ijin dari saya." ucap Andre.


"Baiklah pak, saya juga minta maaf sudah membawa Martin ke sini." ucap Sarah. Andre tersenyum tipis. Mereka lanjut makan.


"Selamat pagi anak Papah." sapa Andre masuk ke kamar Kina. Dia membuka jendela agar kina bangun.


Kina bergeliat dan membuka mata nya melihat papah nya sudah di sana.


"Pagi papah." ucap Kina dengan mata yang masih mengantuk.


"Ayo bangun dong, hari ini Papah mau ngajakin kamu jalan-jalan ke kebun binatang." ucap Andre..


Kina langsung membuka mata nya dengan sempurna.


"Papah serius?" tanya Kina. Andre menganguk.


"Ya udah kalau begitu aku dan Tante Sarah siap-siap dulu." ucap Kina.


"Mau kemana?" tanya Sarah yang baru saja datang.


"Tante ayo siap-siap, Papah mau ngajakin kita jalan-jalan ke kebun binatang." ucap Kina.


"Ke kebun binatang?" ucap Sarah.


"Saya akan menunggu di bawah, kalian siap-siap lah." ucap Andre. Sarah langsung di tarik ke kamar mandi oke Kina.


Setelah selesai mandi Kina berpakaian cantik, sementara Sarah hanya memakai baju yang paling bagus di antara baju-baju nya yang hanya beberapa lembar saja.


"Sudah siap Pah, ayo kita berangkat." ucap Kina. Andre melihat Kina sudah cantik. Dia melihat Sarah.


"Kamu tidak memiliki pakaian yang lain? Kamu akan membuat saya malu kalau seperti ini." ucap Andre.


"Saya hanya pembantu pak, saya tidak perlu tampil berlebihan." ucap Sarah.. Andre menghela nafas panjang. Dia tidak bisa mengatakan apapun akhirnya mereka berangkat.


Kina terlihat sangat bersemangat, berbeda sekali dengan Sarah yang Hanya. Tidak beberapa lama akhirnya sampai.


Sarah melihat gambar di depan kebun binatang itu membuat nya tegang.


"Tante ayo buruan." ucap kina memanggil Sarah. Sarah mengejar mereka berdua. Kina bisa mengenali semua binatang yang ada di sana. Sementara Sarah sangat takut.


Andre melihat Sarah yang sudah sangat tegang dan gemetaran.


"Kamu terlihat seperti wanita pemberani, ternyata takut sama binatang yang ada di dalam kurungan." ucap Andre.


"Siapa yang takut pak? Saya tidak takut." ucap Sarah berlagak berani berdiri dengan benar di depan kandang harimau.


"Rawrrrrr." Suara harimau.


"Aaaaa!!!" Sarah memekik sangat kuat menutup telinga dan jongkok memeluk lutut nya.


Andre menahan tawa. Karena semua orang menoleh ke arah sarah dia jadi malu.