Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku

Baby Sister Cantik Untuk Anak Ku
Episode 35


"Oke Tante." ucap Kina.


Setelah mereka berdua mandi mereka makan pagi sama-sama.


"Tante hari ini kesibukan nya apa?" tanya Kina.


"Tidak ada. Semua pekerjaan Tante sudah selesai." ucap Sarah.


"Aku mau ngajakin Tante ke toko kue." ucap Kina.


"Toko kue? kalau mau Makan kue, ada di kulkas kok, Tante ambil kan yah?" ucap Sarah..


"Bukan untuk aku Tante. Tapi untuk papah." ucap Kina.


"Untuk Papah?" tanya Sarah. kina menganguk.


"Besok Papah ulang tahun, aku mau kasih kejutan sama Papah." ucap Kina.


"Oohhh ulang tahun. Bagaimana kalau kita buat kue sendiri aja? Lebih spesial." ucap Tante Sarah..


"Tante emang nya bisa? Biasanya aku dengan Tante anggun selalu membeli di toko kue langganan kami." ucap Kina.


"Humm Tante gak pinter sih, tapi Tante bisa kok membuat nya." ucap Tante Sarah.


"Yeiii kalau begitu ayo kita langsung Buat saja Tante." ucap Kina.


"Ide yang bagus." ucap Sarah mereka langsung ke dapur. Kina hanya bisa melihat Sarah saja, karena kalau membantu dia akan merepotkan Sarah.


Melihat Sarah yang begitu lihai membuat kue dengan sangat cepat membuat kina sangat senang.


"Tante selain bisa masak enak, Tante juga bisa membuat kue." ucap Sarah. "Jadi perempuan itu harus serba bisa. Agar nanti tidak merepotkan." ucap Sarah.


"Aku mau sama seperti Tante Sarah." ucap Kina. Sarah tersenyum dia Senang karena kina sudah jauh lebih mandiri dari pada sebelumnya.


Setelah kue Masak, waktu nya membuat dekorasi.


"Papah suka apa?" tanya Sarah.


"Papah suka mobil." ucap Kina. Sarah pun menggambar mobil di atas kue itu.


"Kue sudah selesai." ucap Sarah.


"Wahh bagus banget Tante." ucap Sarah sambil tersenyum.


"Pasti bagus dong." ucap Sarah.


"Humm apa kina sudah memiliki Hadiah untuk Papah?" tanya Sarah. Kina menggeleng kan kepala nya.


"Ya udah kalau begitu ayo kita mencari hadiah untuk papah." ucap Sarah.


"Tapi Tante.. Papah tidak suka hadiah yang di beli dari luar, dia sudah memiliki semua nya." ucap Kina.


Sarah terdiam sejenak, dia mencoba memikirkan apa yang bagus untuk di kasih kepada Pak Andre.


"Bagaimana kalau kita melukis mobil dan memberikan nya kepada Papah?" tanya Sarah.


Kina menganguk. Mereka mengambil kertas gambar, semua alat-alat yang di perlukan.


Sarah dengan sabar mengajari Kina, sementara dia sudah lumayan bagus, dia melihat gambar saja sudah bisa meniru nya.


Setelah semua nya selesai Sarah dan kina membandingkan milik mereka.


."Punya Tante Bagus sekali," ucap kina.


"Kalau begitu ini saja yang kamu kasih sama papah.. Ini untuk Tante saja." ucap Sarah mengambil lukisan Kina.


Kina menggeleng kan kepala nya.


"Jangan Tante.. Ini hadiah dari Tante, ini Hadiah dari aku. Papah pasti sangat senang." ucap Kina.


Sarah terdiam sejenak.


"Mau yah Tante bantuin aku seprais in Papah?" ucap Kina. Sarah mengingat Masalah mereka tadi malam.


"Ya udah Tante mau kok." ucap Sarah.


Setelah beberapa lama akhirnya selesai di sore hari.


Setelah Kina tidur Sarah juga ikutan tidur di samping Kina.


Tidak terasa sudah malam.


"Malam ini kita minum-minum yok." ajak Vito yang baru saja datang.


"Minum-minum? Seperti nya aku tidak bisa, Kina pasti menunggu aku di rumah." ucap Andre.


"Huff sesekali. Ini adalah malam hari ulang tahun kamu, kami akan merayakan ini bersama-sama. Tenang saja ini aku yang traktir kok." ucap Vito.


"Bukan masalah itu." ucap Andre.


"Ayo lah. Ini hanya sekali setahun, besok masih ada hari untuk anak kamu." ucap Zikri.


"Kalian benar juga." ucap Andre. Akhirnya mereka pergi ke sebuah Club yang lumayan besar di kota itu.


Sampai di sana sudah banyak teman Andre dan ternyata malam ini di pesan khusus hanya untuk merayakan ulang tahun Andre.


Mereka semua bersenang-senang.


Di rumah Sarah dan Kina sibuk menata makanan di atas meja, mereka membeli makanan yang enak dari luar, memasak yang enak-enak juga.


Mereka berdua sangat bersemangat sekali.


"Ini sudah jam berapa Tante?" tanya Kina.


"Sudah jam sembilan." ucap Sarah.


"Biasanya papah akan pulang lambat di malam ulang tahun nya."ucap kina.. Sarah salut dengan ingatan Kina.


Semua nya sudah tertata di meja Dan juga kue.


Mereka sudah tidak sabar bagaimana melihat wajah terkejut Andre nanti.


Andre Di bar bertemu dengan Laura.


"Selamat ulang tahun." ucap Laura memberikan hadiah kepada nya.


"Maaf.. Aku tidak bisa menerima ini." ucap Andre menolak. Laura menghela nafas panjang.


"Sampai kapan kamu akan marah pada ku? aku sudah meminta Maaf kepada kamu, aku juga sudah meninggal kan pacar ku demi kamu." ucap Laura.


"Berapa kali juga aku harus mengatakan kalau aku tidak mencintai kamu, kamu hanya mainan untuk ku, aku juga sudah memiliki perempuan yang baru." ucap Andre.


"Aku tidak percaya.. walaupun kamu hanya menjadi kan aku mainan tapi aku tidak percaya kalau kamu tidak mencintai aku." ucap Laura.


Andre tertawa.


"Ternyata kamu terlalu percaya diri yah." ucap Andre.."Sayang... Aku minta maaf.." ucap Laura mencium bibir Andre namun Andre langsung menolak nya.


Dia teringat wajah Sarah. "Jangan membuat aku kesal! Kalau kamu melakukan itu lagi, aku akan meminta security membawa kamu keluar dari sini." ucap Andre.


"Aku hanya ingin menunjukkan rasa sayang ku sama kamu, aku mohon jangan tinggalkan aku.. Aku rela kalau kamu menjadi kan aku mainan, aku sama sekali tidak keberatan asal aku bisa bersama kamu.'' ucap Laura.


Andre menatap Laura.


"Kamu memang perempuan murahan, saya tidak ingin berhubungan dengan wanita yang sangat murah, sebaik nya kamu pergi karena saya sudah tidak ingin melihat kamu." ucap Andre.


"Tante... Ini sudah jam dua belas malam. Bahkan sudah j dua belas Lewat, kenapa Papah tidak kunjung pulang.. Biasa nya dia paling lama pulang jam sebelas." ucap kina.


Sarah yang sudah sangat mengantuk hanya bisa meminta Kina Sabar.


Tidak terasa sudah jam dua malam..


Andre baru saja pulang dia tidak terlalu mabuk karena hanya meminum beberapa gelas saja.


"Kenapa sangat gelap sekali? kemana semua orang?" ucap Andre. Dia menghidupkan Lampu dan kaget karena banyak lampu hiasan dan pengucapan selamat ulang tahun papah.


Andre melihat jam.


"Ya ampun bagaimana bisa aku lupa kalau Kina akan menyiapkan hal ini kepada ku?" ucap Andre. Dia melihat banyak makanan yang sudah dingin id atas meja dapur dan juga Kue ulang tahun yang bergambar mobil kesukaan nya.


Dia melihat ternyata Kina dan Sarah tidur di sofa memakai baju yang khusus untuk merayakan ulang tahun.