TERPAKSA MENIKAHI BRONDONG

TERPAKSA MENIKAHI BRONDONG
Coba Lagi


Apa aku terlihat bukan wanita di matanya??orang bilang aku cantik, tapi kenapa suamiku tidak pernah bisa tergoda olehku?? Apa karena aku lebih tua darinya?? Jadi aku kurang menggoda di matanya??.


Tunggu sebentar, apa iya dia tidak normal?? Mengingat dia kan selalu gemetaran jika berpegangan denganku. “Duh, galau deh" Berkali-kali aku mendesah sambil menghentakkan kaki menuju hotel.


‘Ah, baiklah, mungkin dia malu jika melakukannya di hadapan umum, aku sebaiknya mencoba merayunya kembali di kamar ‘ batinku.


Aku memasuki kamar hotel, dengan Zain di belakangku,


“Aku mau mandi dulu“ Aku masuk kedalam kamar mandi dengan perasaan kacau.


Sementara Zain, hanya diam sambil garuk-garuk, ish ... penyakitnya kembali muncul.


Di dalam kamar mandi, aku mengguyur tubuhku dengan air hangat yang berasal dari shower, aku mencoba meredam semua keinginan yang terus menggerogoti fikiranku.


Selesai mandi, aku keluar dari kamar mandi, aku memutar kedua bola mataku, ketika kulihat Zain sudah tidur terlentang, dengan mulut menganga “ Ngoookkkk ... nnggoookk“ Ish ... dia ngorok juga, aku yakin sebentar lagi dia pasti akan ileran.


Ternyata ada banyak hal yang baru aku tau dari Zain, meski sudah cukup lama menikah, ya salah satunya gaya tidur Zain yang ambyar ini.


Setelah menunaikan shalat isya, akupun ikut membaringkan tubuhku di samping Zain, hari ini, malam ini, rencana bisa melewati malam yang indah gatot !! ttteettt ttoooottt ( Coba lagi )


Pagi hari ...


“Huaaaa ... “ Zain bangun, lalu menggeliat, meregangkan ototnya, lalu menguap selebar-lebarnya.


“Ups ... “ Zain menutup mulutnya so imut, setelah sadar jika aku tengah memperhatikannya.


“Kak, kakak gak tidur??” tanyanya sambil memundurkan bokongnya.


“Mana bisa aku tidur?? Kamu tidurnya kayak kebo, ngorok, berisik“ jawabku sambil mendelik.


“Eeeehhee ... maaf kak, kebiasaan“ jawabnya sambil garuk-garuk.


“Ya udah cepetan mandi, kita sarapan" titahku.


“Iya Kak“ jawabnya sambil beranjak, menuju kamar mandi, lalu menunaikan ritualnya.


Selang berapa lama, dia keluar dari kamar mandi, dengan handuk yang di lilit di pinggang, dan rambut yang basah karena di keramas. Hish ... dia makin terlihat seksi, aku memalingkan wajah, sementara Zain masih cuek bebek.


Dia membuka lemari, lalu mengambil celana bokser bergambar doraemon.


Aku memalingkan wajah, “Dasar bocah, pantesan aja, di ajak nganu gak mau, seleranya aja masih doraemon“ Aku melipat kedua tanganku.


“kakak !! jangan lihat !! aku mau ganti baju“ teriaknya.


“Kakak, hari ini mau jalan-jalan kemana??” terdengar suara Zain bertanya.


“Gak tau“ jawabku masih gemas, aku memutar tubuh.


“Jangan liat!! aku masih belum selesai!!” teriaknya sambil mengibaskan handuk.


“Ya ampuunnn ... “ Aku?? jengah pemirsa.


“Kak, gimana kalau kita jalan-jalan kepantai aja??“ ajaknya.


“Iya boleh,“ jawabku berbinar.


Yah, berlarian di tepi pantai, mungkin adalah opsi yang paling baik untuk mengusir rasa kesalku pada Zain.


“Ya udah, bentar ya Kak aku bersiap-siap dulu“ Zain meraih sisir, kemudian menyisir rambutnya.


“Dandan segala kayak anak gadis aja“ Aku mendelik, kemudian meraih topi dan tas kecil selempang.


“Hheee ... biar Kakak PD gandeng aku“ Zain menaik turunkan alisnya.


“Hmh“ jawabku sambil mendahului Zain, berjalan menuju pintu.


“Kakak!! Tunggu!!” Zain berlari mengejarku.


Bersambung...............


Jangan lupa tinggalkan jejaknya yaaaa...


 Untuk yang penasaran kapan Zain dan kak Yas bubu bareng, sabar yaaa... sebentar lagi akan terjadi, author lagi mencari moment yang pas, hheee...


Hay pembaca yang budiman, tak terasa tinggal beberapa hari lagi, kita akan menjalani bulan suci Ramadhan,


Selamat menjalankan ibadah Puasa, bagi yang menjalankannya yaaa...


bersihkan diri, sucikan hati, maafkan untuk semua kesalahan author yaaa...mungkin selama author menulis cerita ini, ada banyak hal yang membuat pembaca tidak nyaman. sekali lagi, cerita ini hanya fiktif belaka, ambil baiknya, dan buang jauh jauh buruknya.


semoga, kita selalu di beri kelancaran, dalam menjalankan ibadah puasa, meskipun kita saat ini sedang dalam posisi yang darurat.


Semangat semuanya !!!!