Suamiku Seorang Bodyguard

Suamiku Seorang Bodyguard
96. Memaafkan


Arisa menghabiskan waktu setengah hari untuk tidur dengan berbantalkan tangan di atas meja kerjanya. Beruntung Bu Sita tidak masuk ke dalam ruangan itu selama satu hari penuh, Arisa mendengar jika Bu Sita mendapatkan tugas luar kantor dari Leon.


Arisa baru mengerjakan pekerjaannya setelah jam istirahat makan siang dan itu selesai bertepatan pada saat jam pulang kantor tiba. Arisa pun langsung membereskan meja kerjanya dan memasukkan barang-barangnya ke dalam tas miliknya.


" Waktunya pulang, bisa istirahat di rumah " ucap Arisa bangkit dari tempat duduknya.


Baru saja hendak melangkah, ponsel Arisa berbunyi dan Angga mengirimkan pesan jika ia sudah berada di depan lobi. Arisa pun segera pergi keluar dari ruangan karena tidak ingin membuat suaminya itu terlalu lama menunggu.


Arisa tersenyum saat melihat Angga berdiri di samping mobil dan menghampirinya.


" Assalamualaikum, Mas " ucap Arisa lalu mencium punggung tangan Angga.


" Walaikumsalam " jawab Angga tersenyum dan mengusap lembut kepala Arisa.


Angga tidak mengecup kening Arisa karena banyak karyawan lain yang berlalu lalang keluar dari dalam gedung perusahaan.


Kemudian Angga dan Arisa pun segera masuk ke dalam mobil.


" Mau langsung pulang atau kita pergi ke suatu tempat? " tanya Angga setelah memasangkan sabuk pengaman istrinya itu.


" Langsung pulang aja, Mas. Badan aku masih pegel banget dan mau cepat istirahat " jawab Arisa.


Arisa merasa istirahatnya tidak cukup dan juga tidak nyaman tidur sambil duduk.


Angga pun langsung menyalakan mesin mobil itu dan melajukannya menuju rumah mereka.


***


Sesampainya di rumah, Angga dan Arisa pun langsung turun. Tapi mereka melihat sebuah mobil dan motor berada di rumah mereka.


" Mobil dan motor ini milik siapa? " ucap Angga yang tidak mengenali dua kendaraan itu.


" Ini mobil Bang Reno " jawab Arisa.


Arisa langsung berlari memasuki rumah karena ia ingin segera menemui kakaknya itu. Mereka tidak bertemu hampir dua minggu karena Reno dan keluarganya liburan keluar negeri selama dua minggu. Angga mengikuti langkah istrinya itu untuk memasuki rumah.


" Assalamualaikum " ucap Angga dan Arisa bersamaan saat memasuki rumah.


Semua orang yang sedang mengobrol di ruang tamu pun langsung menoleh ke arah pintu utama.


" Walaikumsalam " jawab mereka semua.


Dua anak laki-laki yang berusia sekitar lima tahun langsung berlari menghampiri Arisa ketika melihat kedatangannya.


" Tante Arisa " teriak dia anak laki-laki itu langsung memeluk Arisa.


Arisa pun membalas pelukan kedua anak laki-laki dan memberikan kecupan di pipi mereka bergantian.


" Kita kangen banget sama Tante Arisa " ucap salah satu anak laki-laki itu.


" Tante juga kangen banget sama kalian " balas Arisa tersenyum.


Sedangkan Angga hanya memperhatikan interaksi mereka dan mencoba berpikir siapa kedua anak laki-laki yang terlihat kembar itu. Lalu ia teringat jika Siska sedang hamil dulu dan kemungkinan itu adalah anak dari Reno dan Siska.


Pandangan dua anak laki-laki itu pun pada Angga. Mereka baru pertama kali melihat Angga dan merasa bingung siapa Angga datang bersama tante mereka.


" Hendra, Hendri, kenalin ini namanya Om Angga. Om Angga ini suami Tante yang artinya Om kalian " ucap Arisa memperkenalkan Angga kepada kedua keponakannya.


Angga tersenyum dan berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan kedua anak laki-laki itu.


" Suami Tante? Berarti sama kayak Ayah yang suaminya Bunda? " tanya Hendra masih bingung karena tiba-tiba tantenya memiliki suami.


" Nama kalian siapa? " tanya Angga pada mereka.


" Aku Hendra, Om " jawab Hendra.


" Kalau aku Hendri " sambung Hendri.


Hendra dan Hendri menyalami tangan Angga dan Angga mengusap kepala mereka.


Setelah itu mereka menghampiri yang lainnya. Reno memeluk Angga dan merasa ikut senang saat mendapatkan kabar jika Angga masih hidup.


" Abang sangat bersyukur kamu masih hidup, Angga " ucap Reno pada Angga.


" Saya pun begitu, Bang " jawab Angga.


Siska yang berada di samping Reno pun juga merasa sangat senang bisa melihat Angga lagi.


" Bagaimana kabar Anda, Siska? " tanya Angga pada Siska yang merupakan anak dari orang yang sangat ia hormati.


" Aku baik, Kak " jawab Siska tersenyum.


Di samping Arisa ada Nadia yang sudah tumbuh menjadi remaja yang sangat cantik.


" Halo Om. Nadia seneng bisa ketemu sama Om Angga lagi " ucap Nadia.


" Om juga sangat senang bertemu lagi dengan kamu " balas Angga.


Kemudian pandangan Angga beralih pada seorang pria yang berdiri di samping Papa Hari. Pria itu adalah orang yang membuatnya terpisah dengan kedua orang tuanya dulu. Ya, orang itu adalah Arden.


Arden menghampiri Angga dan memeluknya. Jujur saja Arden selalu dihantui rasa bersalah karena kepergian Angga.


" Saya senang kamu kembali dan dengan keadaan baik saja " ucap Arden masih memeluk Angga.


Angga hanya diam tanpa berniat membalas pelukan Angga. Masih ada sedikit kemarahan mengingat semua kejahatan Arden kepada keluarganya.


" Saya minta maaf kepada kamu atas semua kesalahan saya. Saya sedang berusaha memperbaiki semuanya " ucap Arden pada Angga.


Arden bebas dari penjara satu tahun yang lalu. Selama di penjara Arden fokus memperbaiki diri dan menebus semua kesalahannya. Setelah bebas, Arden memulai usahanya dengan membuka sebuah bengkel yang terus berkembang hingga sekarang.


" Sayang " ucap Mama Mutia mengusap lengan Angga karena dari tadi Angga hanya diam.


Angga menghela napasnya panjang.


" Saya sudah memaafkan semua kesalahan Anda " jawab Angga.


Tidak ada gunanya ia tetap menyimpan dendam di hatinya. Lagipula selama ini Arden juga sudah menjaga kedua orang tuanya.


Arden tentu saja merasa sangat senang dan rasa bersalahnya berkurang karena Angga sudah memaafkannya.


Setelah itu mereka pun duduk bersama dan mengobrol di ruang tamu. Arisa juga merasa lelahnya terobati karena bermain dengan kedua ponakan kembarnya itu. Memang jika sedang kesepian, Arisa selalu bermain dengan kedua keponakannya dan ia sangat terhibur dengan tingkah-tingkah lucu mereka.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama, Menikahi Ayah Nadia, dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘