Suamiku Seorang Bodyguard

Suamiku Seorang Bodyguard
41. Harus Merahasiakannya


Seperti biasa, setelah selesai sarapan pagi bersama, Angga dan Arisa akan pergi ke tujuan masing-masing. Arisa masuk ke dalam kamar terlebih dahulu karena ia lupa membawa ponsel miliknya.


" Nah, ini dia " ucap Arisa saat menemukan ponsel miliknya di atas meja rias.


Arisa membalikkan tubuhnya tapi ia dibuat sangat terkejut dengan keberadaan Angga yang tiba-tiba ada di belakangnya.


" Astaghfirullahalazim, Mas " pekik Arisa karena terkejut.


Arisa memegang dadanya karena jantungnya berdetak kencang karena terkejut sekaligus gugup karena wajah Angga begitu dekat dengan wajahnya. Bahkan Angga terus menatap wajahnya tanpa berkata apapun.


" Mas Angga ngapain ke kamar? Ada sesuatu yang ketinggalan? " tanya Arisa berusaha bersikap setenang mungkin walaupun gugup luar biasa.


" Tidak ada. Aku hanya ingin menyusul kamu " jawab Angga masih terus menatap wajah Arisa.


" Kalau gitu ayo kita berangkat " ajak Arisa beranjak dari hadapan Angga.


Tapi belum sempat Arisa melangkah, Angga sudah menahan pinggang Arisa dan menariknya sehingga tubuh mereka saling menempel. Arisa membulatkan matanya karena ia tidak menyangka Angga akan melakukan itu dan sekarang wajah mereka hanya berjarak beberapa centi meter saja.


" Mas, lepas. A-aku harus cepat berangkat kuliah " ucap Arisa terbata-bata saking gugupnya.


Arisa mencoba melepaskan pelukan Angga di pinggang rampingnya tapi malah Angga semakin mempereratnya.


" Tunggu sebentar, masih ada beberapa waktu lagi " jawab Angga.


Setelah berkata seperti itu, Angga semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Arisa yang membuat Arisa semakin gugup dan wajahnya memerah. Arisa memejamkan matanya karena ia mengira Angga akan menciumnya dan benar saja, beberapa saat kemudian Arisa merasakan sebuah benda kenyal dan tebal milik Angga menempel di bibirnya. Angga memberikan ciuman yang begitu lembut yang membuat Arisa tidak bisa menolaknya karena ia pun menyukainya. Arisa mulai terbuai lalu mengalungkan kedua tangannya di leher Angga dan membalas ciuman itu.


Cukup lama mereka saling bertukar saliva hingga akhirnya Angga melepaskan pangutan bibir mereka saat merasa Arisa sudah hampir kehabisan napas. Dahi mereka saling menempel dengan Arisa yang sedang berusaha menghirup udara sebanyak-banyaknya.


" Aku ingin kita melakukan ini setiap aku akan pergi bekerja. Aku sangat menyukai bibirmu dan itu seperti suntikan energi untuk diriku " ucap Angga pada Arisa setelah Arisa bisa mengatur napasnya.


Arisa pun hanya menjawab dengan anggukan kepala karena ia sangat malu untuk bicara sekarang dan ia tidak bisa menolaknya. Bukankah berdosa jika menolak suami dan terlebih lagi Arisa juga menyukainya. Sedangkan Angga tersenyum karena Arisa tidak menolaknya dan ia juga bisa terus mencium bibir yang sangat memabukkan dirinya itu.


Setelah itu Angga dan Arisa pun berangkat ke kampus dengan kendaraan masing-masing karena Angga harus menjemput Tya terlebih dahulu seperti biasanya. Ia beruntung Arisa berkuliah di kampus yang sama dengan istri majikannya itu sehingga selagi menjaga Tya, ia juga bisa mengawasi Arisa. Walaupun sudah menempatkan satu anak buahnya untuk menjaga Arisa tetap saja terkadang ia merasa khawatir.


***


Setelah hampir dua jam mengikuti mata kuliah, akhirnya Arisa keluar dari kelasnya bersama dengan Rini. Mereka akan pergi ke taman kampus untuk memakan bekal yang Arisa bawa karena Arisa akan membaginya dengan Rini.


" Sayang " panggil seseorang yang menghentikan langkah Arisa dan Rini.


Terlihat Doni bersama Rio dan Lino menghampiri mereka berdua. Arisa pun merasa tidak enak dan takut jika Rio berusaha untuk mendekatinya lagi.


" Sayang, ke kantin yuk " ajak Doni pada Rini.


" Aduh Sayang, aku sudah janji mau makan masakan Arisa. Aku sama Arisa dulu ya hari ini " jawab Rini karena ia ingin bersama Arisa dulu.


" Ya udah kalau gitu, aku sama mereka ke kantin ya. Nanti kalau sudah selesai semua kelas kamu hubungin aku, kita jalan " ucap Doni tidak memaksa Rini untuk pergi bersamanya.


" Iya Sayang " jawab Rini.


" Syukurlah kalau Rio gak berusaha deketin aku lagi " batin Arisa merasa lega.


" Ayo Ris " ajak Rini karena Arisa diam saja.


" Eh iya, ayo " jawab Arisa.


Arisa dan Rini pun langsung pergi ke taman kampus yang tidak begitu jauh dari gedung fakultas mereka.


Sesampainya di taman kampus, mereka memilih duduk di bangku yang berada di bawah sebuah pohon yang rindang.


" Seger ya di sini " ucap Rini lalu mendudukkan tubuhnya di samping Arisa yang sudah duduk lebih dulu.


" Iya Rin. Makanya aku sering banget di sini buat sekedar baca buku " jawab Arisa.


Rini pun menganggukkan kepalanya lalu menikmati udara segar di taman yang banyak ditumbuhi pohon dan bunga itu.


" Nih, kamu cobain. Aku baru belajar masak ini beberapa hari yang lalu " ucap Arisa meminta Rini untuk menyicipi sup iga buatannya.


Rini pun mengambil sendok dan menyuapkan sup iga itu ke dalam mulutnya.


" Wah, masakan kamu memang gak perlu di ragukan lagi, Ris. Ini enak banget " ucap Rini memuji masakan Arisa.


Arisa pun tersenyum dan senang jika Rini menyukai masakannya.


" Ris, besok kita jalan ke mall yuk. Kita udah lama gak hang out berdua " ajak Rini di sela-sela kegiatan makannya.


" Hmm, boleh tapi aku gak janjinya ya karena aku belum minta izin " jawab Arisa karena ia belum meminta izin pada Angga.


" Kalau sudah dapat izin dari Bang Reno kabarin aku aja " ucap Rini lalu menyuapkan lagi makanan pada mulutnya.


Arisa pun menganggukan kepalanya canggung karena bukan izin dari Reno yang harus ia dapatkan tetapi dari Angga, suaminya.


" Maaf ya Rin, aku belum bisa kasih tau kamu tentang pernikahan aku " ucap Arisa dalam hati karena harus merahasiakan pernikahannya dengan Angga pada Rini.


Padahal selama ini mereka saling terbuka mengenai apapun tapi kali ini ia terpaksa harus merahasiakannya.


Setelah selesai memakan bekal yang dibawa oleh Arisa, mereka pun kembali ke kelas karena mata kuliah berikutnya akan segera dimulai.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘