
Angga mengetuk pintu ruangan kerja Ardi yang merupakan ruang wakil direktur dan langsung masuk setelah mendapatkan jawaban dari dalam. Ardi terlihat begitu senang melihat kedatangan Angga dan langsung berdiri dari kursi kerjanya. Angga membungkukkan tubuhnya dan memberikan hormat kepada Ardi.
" Selamat pagi, Tuan Muda " sapa Angga pada Ardi.
" Pagi, Kak " balas Ardi tersenyum menghampiri Angga.
" Lain kali Kakak jangan membungkukkan badan seperti itu dan memanggilku Tuan Muda " ucap Ardi yang memeluk Angga dan menepuk punggungnya.
" Saya merasa tidak sopan karena saat ini sedang di kantor " jawab Angga jika hanya memanggil Ardi dengan nama saja.
Setelah itu Ardi mengajak Angga untuk duduk di sofa yang ada di ruangan itu. Ardi tahu jika ada hal yang penting yang ingin Angga sampai karena Angga tidak mungkin sekedar mengunjunginya saja hingga datang ke kantor di jam kerja.
" Ada apa, Kak? Apa ada hal yang ingin Kakak katakan padaku? " tanya Ardi pada Angga.
" Begini Tuan Muda, saya menemui Anda karena saya ingin melamar pekerjaan untuk menjadi bodyguard dari Nona Muda. Saya sedang sangat membutuhkan pekerjaan sekarang dan saya berharap masih ada pekerjaan untuk saya " jawab Angga menyampaikan tujuannya.
Ardi pun mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.
" Aku sedang tidak membutuhkan seorang bodyguard karena sudah ada bodyguard yang menjaga Tya dan anak-anak kami, Kak " ucap Ardi yang membuat harapan Angga pupus.
Walaupun sedikit kecewa tetapi Angga menerimanya dan ia akan mencari pekerjaan di tempat lain.
" Tapi aku sedang membutuhkan seorang sekretaris karena sekretarisku baru saja mengundurkan diri satu minggu yang lalu karena akan melahirkan. Jadi Kakak bisa bekerja sebagai sekretaris sekaligus asisten pribadiku. Aku tidak akan menemukan orang yang lebih baik dari Kakak dan aku yakin Kakak memang orang yang tepat untuk mendampingiku memajukan perusahaan ini " ucap Ardi tersenyum.
Ardi memang baru saja ingin mencari sekretaris baru dan sekarang Angga datang kepadanya mencari pekerjaan. Dari dulu ia memang sangat ingin Angga yang menjadi sekretaris dan asisten pribadinya ketika ia akan memimpin perusahaan.
" Apa Anda serius, Tuan Muda? " tanya Angga memastikan.
Ardi pun menganggukkan kepalanya. " Tentu saja, Kak. Aku memang menginginkan itu dari dulu " jawab Ardi.
" Apa Kak Angga keberatan menjadi sekretaris sekaligus asisten pribadiku? " lanjut Ardi.
" Tidak, Tuan Muda. Saya tidak merasa keberatan " jawab Angga cepat.
Angga tentu saja sangat senang dan langsung menerima pekerjaan itu karena lebih baik daripada menjadi seorang bodyguard. Ia juga tidak akan malu karena pekerjaan istrinya lebih baik darinya.
" Kalau begitu, Kak Angga bisa bekerja mulai besok. Aku sudah cukup pusing mengerjakan semua pekerjaan sendirian " ucap Ardi yang sudah sangat membutuhkan bantuan Angga untuk menyelesaikan semua pekerjaan.
" Baik, Tuan Muda. Terima kasih banyak " jawab Angga sangat senang.
" Saya akan bekerja dengan baik dan tidak akan mengecewakan Anda " lanjut Angga.
Angga merasa sangat bersyukur karena keluarga Wicaksono selalu membantunya hingga hari ini.
" Aku percaya sama Kakak " jawab Ardi tersenyum.
Setelah itu Angga pun langsung berpamitan karena ia harus menyiapkan segala sesuatunya untuk bekerja besok. Ia akan membeli beberapa kemeja karena kemungkinan besar kemeja miliknya sudah harus diganti setelah lima tahun. Angga masih memiliki sedikit uang dari tabungannya lima tahun yang lalu selain yang ia berikan pada Arisa.
Saat sedang berjalan keluar dari perusahaan Wicaksono Group, tidak sengaja Angga bertemu dengan Papa Hari.
" Angga, kamu di sini? " ucap Papa Hari pada Angga.
" Benarkah? Papa sangat senang mendengarnya " ucap Papa Hari karena anaknya telah mendapatkan pekerjaan.
Angga pun menganggukan kepalanya.
Kemudian Angga pun langsung pergi ke sebuah mall di Jakarta dan Papa Hari juga harus segera kembali bekerja.
***
Sementara itu tempat yang berbeda, Arisa yang baru saja masuk ke dalam ruangan kerjanya langsung diberikan banyak pertanyaan oleh Rini.
" Berita yang tv dan sosial media itu bener, Ris? Suami kamu kembali? Dia ternyata masih hidup? Terus kamu sama Jodi gimana? Bukannya kalian udah jalan bareng ya? " Arisa benar-benar pusing dengan banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh Rini.
" Tanyanya satu-satu kali, Rin " ucap Arisa yang bingung harus menjawab yang mana dulu.
" Gak bisa, aku penasaran banget ini. Lagian kamu sudah banget dihubungi terus juga kamu kemarin gak masuk kantor " jawab Rini.
" Aku sibuk kemaren dan harus temani suami aku ke makam anak kami " ucap Arisa lalu duduk di kursinya.
Rini langsung menarik kursi miliknya dan duduk di samping Arisa. Ia masih sangat penasaran karena belum mendapatkan jawaban dari Arisa.
" Ya udah, sekarang kamu jawab semua pertanyaan aku " ucap Rini pada Arisa.
Arisa menghela napasnya karena sahabatnya itu tidak akan berhenti bertanya jika masih penasaran.
" Berita yang di tv dan sosial media itu bener kalau suami aku kembali dan masih hidup. Terus aku sama Jodi itu gak gimana-gimana karena aku jalan sama dia karena aku mau memperjelas statusku. Walaupun ada sedikit kejadian setelah itu " jawab Arisa.
" Kejadian apa? " tanya Rini semakin penasaran.
Akhirnya Arisa pun menceritakan semua yang terjadi ketika ia pergi bersama dengan Jodi dan Jodi menyatakan cinta kepadanya serta kemunculan Angga yang menyelamatkannya saat Jodi memaksanya.
" Serius, Ris? Aku gak nyangka Jodi sampai maksa kamu gitu " ucap Rini setelah mendengar cerita dari Arisa.
Arisa pun menganggukan kepalanya.
Bertepatan dengan itu, terlihat Jodi memasuki ruangan itu sehingga Arisa dan Rini menghentikan obrolan mereka. Jodi langsung masuk saja tanpa menyapa mereka seperti biasanya. Sepertinya Jodi masih patah hati karena ia gagal bersama Arisa dan Arisa kembali pada suaminya.
" Sepertinya kamu benar-benar bahagia, Arisa " ucap Jodi dalam hati melirik Arisa.
Jodi sempat melihat ketika Arisa diantar oleh Angga dan Angga mengecup kening Arisa. Hatinya tentu saja terasa sakit tapi ia juga merasa tenang karena Arisa terlihat begitu bahagia.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain π Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " ππ
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " π
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π