Suamiku Seorang Bodyguard

Suamiku Seorang Bodyguard
54. Pembunuh Orang Tua Angga


Sementara itu, Angga dan yang lainnya baru sampai di perusahaan Wicaksono Group yang sudah cukup hancur di bagian depan. Beberapa anak buah Angga juga sudah banyak yang berguguran dan menjadi korban. Angga mengepalkan kedua tangannya dan ingin segera menghabisi mereka yang sudah berbuat seperti ini.


" Kita harus segera menghentikan mereka semua. Ayah sudah mengirimkan semua bukti kejahatan mereka dan bisnis bawah tanah yang ternyata mereka geluti ke polisi. Tugas kita sekarang harus menangkap mereka semua karena Ayah yakin polisi juga akan cukup kesulitan " ucap Tuan Gunawan pada mereka.


Mereka pun segera masuk ke dalam perusahaan setelah mengalahkan beberapa anak buah musuh.


" Akhirnya kalian datang juga " ucap seseorang yang mengentikan langkah mereka.


Angga bisa melihat orang itu yang sedang mengejek mereka melalui senyuman. Angga sebenarnya sudah sangat emosi tetapi ia tidak bisa bertindak gegabah.


" Apa yang sebenarnya Anda inginkan, Tuan Mike? " tanya Tuan Gunawan pada orang itu.


Orang itu adalah Tuan Mike, rekan bisnis Tuan Gunawan beberapa tahun yang lalu. Tuan Gunawan memutuskan hubungan kerjasama mereka karena Tuan Mike ingin berbuat kecurangan terhadap proyek yang saat itu sedang mereka kerjakan. Akibat dari pemutusan kerja sama itu adalah sebuah kerugian besar pada perusahaan Tuan Mike hingga hampir bangkrut. Itulah yang membuat Tuan Mike dendam pada Tuan Gunawan. Ditambah lagi anak buah kesayangan terbunuh saat sedang melawan Angga sehingga Tuan Mike semakin ingin menghancurkan keluarga Wicaksono.


" Kehancuran kalian. Ya kehancuran kalian, agar kalian juga merasakan apa yang saya rasakan saat Anda menghancurkan perusahaan saya " jawab Tuan Mike dengan tatapan kebencian.


" Saya juga menginginkan nyawa dia seperti dia menghilangkan nyawa anak buah saya. Bukankah nyawa harus dibayar dengan nyawa " lanjut Tuan Mike menunjuk Angga.


Angga sudah menduga ini sebelumnya walaupun pada kenyataannya bukan ia yang membunuh anak buah Tuan Mike.


" Saya tidak pernah menghancurkan perusahaan Anda. Itu semua karena Anda sendiri yang ingin melakukan kecurangan " ucap Tuan Gunawan pada Tuan Mike.


" Dan yang harus Anda ketahui bukan orang kepercayaan saya yang membunuh anak buah Anda tetapi anak buah Anda yang lain. Saya berada di sana saat itu dan melihatnya dengan jelas " sambung Ardi tidak ingin keluarga terancam karena kejahatan yang sebenarnya tidak mereka lakukan.


Angga menatap tajam orang yang sebenarnya membunuh anak buah Tuan Mike yang menjadikannya kambing hitam dan membuat Tuan Mike ingin membalas dendam pada keluarga Wicaksono.


" Kalian tidak perlu banyak bicara karena kalian akan hancur setelah ini. Termasuk orang-orang yang kalian sayang akan segera menyusul " ucap Tuan Mike.


Mendengar itu, Angga menjadi teringat dengan istrinya. Ia tidak akan membiarkan Tuan Mike atau yang lainnya menyakiti Arisa.


" Aku harus bisa segera membereskan mereka semua " ucap Angga di dalam hati.


Ia harus memikirkan semua cara untuk membuat Tuan Mike kalah dan masuk ke dalam penjara.


" Cepat habisi mereka semua " perintah Tuan Mike kepada anak buahnya.


Anak buah Tuan Mike pun segera menyerang Angga dan yang lain. Angga pun segera melawan mereka dan membuat mereka semua tumbang. Selain harus melawan mereka semua, Angga juga harus melindungi Tuan Gunawan dan Ardi.


" Hati-hati, Tuan " ucap Angga menangkis tendangan anak buah Tuan Mike yang hampir mengenai Tuan Gunawan.


Setelah itu Angga segera menghajar anak buah Tuan Mike itu hingga tidak sadarkan diri.


Tuan Mike mulai panik saat sebagian anak buahnya telah dikalahkan oleh Angga dan yang lainnya. Anak buah Angga juga bergerak diluar dan menahan beberapa mafia yang Tuan Mike sewa untuk menghancurkan keluarga Wicaksono.


" Tidak akan sebelum kalian hancur " jawab Tuan Mike.


Tiba-tiba salah satu anak buah Angga menghampiri dan mengatakan jika mereka sudah tidak bisa menghadapi mafia yang Tuan Mike sewa dan sudah banyak yang menjadi korban.


" Bagaimana? Lebih baik kalian menyerah dan bersiap kehilangan seluruh keluarga kalian serta nyawa kalian sendiri " ucap Tuan Mike yang kembali yakin bisa menghancurkan mereka.


Angga mengepalkan kedua tangannya karena Tuan Mike sudah benar-benar menyiapkan untuk menghancurkan keluarga Wicaksono.


" Angga, kamu dan Teno urus diluar. Biar kami yang urus orang ini " perintah Tuan Gunawan.


Angga dan Teno pun langsung keluar dari perusahaan karena para mafia itu lebih berbahaya daripada Tuan Mike. Ia juga yakin Tuan Gunawan dan Ardi bisa mengatasi Tuan Mike yang anak buahnya sudah berhasil ia buat tidak sadarkan diri.


Saat berada di luar perusahaan, Angga dan Teno bisa melihat anak buah mereka sudah terkapar dengan tubuh berlumur darah.


" Sepertinya ini target utama kita " ucap seseorang yang membuat Angga mengalihkan pandangannya ke arah suara itu.


Deg.


Darah Angga terasa mendidih saat melihat wajah pemilik suara itu. Wajah yang sama yang membuat ia kehilangan kedua orang tuanya dan membuat dirinya sendiri di dunia itu. Orang itu adalah salah satu komplotan perampok yang telah membunuh kedua orang tuanya dan ia masih mengingat dengan jelas.


" Bajingan, pembunuh itu. Akhirnya aku menemukanmu " ucap Angga dengan amarah.


Sedangkan para pria itu juga terpaku saat melihat wajah Angga seperti ia mengenalinya. Para mafia itu memang di sewa dengan tujuan utama untuk membunuh Angga dan pria itu baru melihat Angga yang akan ia bunuh.


" Wah, sepertinya kita pernah bertemu sebelumnya ya. Ini sangat menarik, aku jadi bersemangat untuk membunuhmu " ucap pria itu pada Angga.


Mendengar itu, Angga tidak bisa menahan dirinya lagi. Ia ingin segera membalas dendam pada orang yang telah membunuh kedua orang tuanya. Angga menyerah pria itu dengan membabi buta tetapi pria itu juga tidak kalah hebat dengan Angga sehingga ia bisa mengimbanginya.


" Aku akan membunuhmu dengan keji seperti saat dirimu membunuh kedua orang tuaku " ucap Angga dengan tatapan kebencian.


Angga benar-benar membenci pria itu yang membuat hidupnya begitu hancur tanpa orang tua. Ia sudah berjanji akan membalaskan kematian kedua orang tuanya saat bertemu dengan pembunuh itu dan sekaranglah saatnya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘