Suamiku Seorang Bodyguard

Suamiku Seorang Bodyguard
136. Tidak Ingin Ada Dendam


Angga dan Arisa langsung berdiri saat Victor bersimpuh di hadapan mereka dan ingin bersujud di kaki Angga agar Angga bersedia memaafkan istrinya. Angga menghindar karena tidak ada manusia yang pantas diperlakukan seperti itu oleh manusia lain karena kedudukan mereka sama di mata Tuhan.


" Berdiri! Tidak seharusnya Anda bersujud di kakiku " ucap Angga pada Victor.


" Saya akan tetap seperti ini sampai Anda bersedia untuk memaafkan dan membebaskan istri saya. Saya mohon dan saya berjanji pada kalian untuk menjaga istri saya agar tidak mengusik keluarga kalian lagi " ucap Victor tidak bangkit dari posisinya.


Angga mengeratkan giginya karena sangat sulit untuknya membebaskan Jessica begitu saja walaupun Victor menjamin akan menjaga dan mengawasinya agar tidak mengusik keluarganya lagi.


Sedangkan Arisa merasa tidak tega dan kasihan melihat Victor yang masih bersimpuh di hadapan mereka berdua. Ia bisa melihat ketulusan dan besarnya rasa cinta Victor pada Jessica sehingga rela melakukan apapun untuk istrinya yang bahkan mencintai suami orang lain.


" Mas, lebih baik kita maafkan dan bebaskan wanita itu " ucap Arisa pada Angga.


Angga langsung menatap sang istri setelah mendengar itu lalu menggelengkan kepalanya. " Tidak bisa, Sayang. Wanita itu sudah menculik dan hampir melukai putri kita, aku tidak bisa membiarkannya bebas begitu saja " jawab Angga.


" Tapi Mas, sekarang putri kita sudah baik-baik saja dan sudah kembali pada kita. Bukankah suaminya yang akan menjamin jika wanita itu tidak akan mengusik keluarga kita lagi " ucap Arisa mencoba membujuk suaminya itu.


" Aku ingin hidup tenang dan tidak ada dendam lagi, Mas. Tidak baik menyimpan dendam dan bisa saja jika nanti wanita itu bebas lalu kembali membahayakan kehidupan kita di masa depan. Aku tidak mau itu terjadi dan tidak ingin kita memiliki masalah dengan siapapun. Aku mohon maafkan dan bebaskan wanita itu. Aku yakin Tuan Victor pasti bisa menjamin istrinya tidak akan mengusik keluarga kita lagi " lanjut Arisa pada Angga.


Angga terdiam dan memikirkan apa yang istrinya itu katakan yang memang benar. Ia juga tidak ingin kehidupan keluarganya terancam di masa depan.


" Saya mohon dan saya berjanji pada kalian akan menjaga istri saya dengan baik. Jika suatu saat istri saya melakukan kesalahan lagi dan mengusik keluarga kalian, maka Anda bisa membunuhnya dan saya. Sekali lagi saya mohon " ucap Victor kembali memohon.


" Mas, aku juga mohon. Aku tahu betapa beratnya terpisah dengan orang yang cintai dan aku bisa melihat juga jika Tuan Victor sangat mencintai istrinya. Seperti kamu yang sangat mencintai aku " ucap Arisa lalu mengusap lembut lengan sang suami.


Angga menghela napasnya panjang. " Baiklah, saya akan membebaskan istri Anda. Saya tidak ingin ada dendam yang bisa membuat kehidupan keluarga dan putri saya terancam di masa depan, tapi perlu diingat janji Anda. Jika suatu saat istri Anda kembali mengusik kehidupan kami, maka nyawa kalian akan habis di tangan saya " jawab Angga dengan tegas.


Victor sangat bahagia dan bersyukur mendengar ucapan dari Angga. Ia berjanji pada mereka berdua dan dirinya sendiri jika ia akan menjaga istrinya dengan baik lalu memastikannya tidak mengusik keluarga Angga dan Arisa lagi.


" Terima kasih banyak, saya berjanji pada kalian ini semua tidak akan terjadi lagi. Saya juga memohon maaf atas semua tindakannya pada kalian " ucap Victor bangkit dan berdiri.


" Iya Tuan " jawab Arisa tersenyum.


Sedangkan Angga hanya diam dan tidak menjawab permintaan maaf dari Victor karena jujur saja hatinya masih berat untuk memaafkan dan membebaskan Jessica, tapi ia juga tidak ingin keputusannya membahayakan mereka di masa depan.


Setelah itu Victor langsung berpamitan untuk pergi ke kantor polisi dan ia akan segera kembali ke Singapura setelah semua urusan di kantor polisi selesai.


" Mas, terima kasih ya. Aku cuma tidak ingin ada dendam di hati kamu dan wanita itu nantinya Aku ingin kita hidup tenang dan bahagia, aku juga tidak tega melihat Tuan Victor yang begitu mencintai istrinya " ucap Arisa pada Angga setelah Victor pergi.


" Iya Sayang, terima kasih kamu sudah selalu mengingatkan aku. Aku akan berusaha lagi untuk menjaga kamu dan putri kita " jawab Angga mengusap pipi Arisa.


Arisa tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


" Aku harus ke kantor polisi sekarang " ucap Angga karena ia harus mencabut laporan penahanan Jessica.


" Iya Mas " jawab Arisa.


" Terima kasih sudah menjaga putriku " ucap Arisa pada Mama Mutia.


" Jangan berterima kasih, Sayang. Mama senang menjaga cucu Mama " jawab Mama Mutia tersenyum.


Kemudian Mama Mutia pun keluar dari kamar itu, sedangkan Arisa segera menyiapkan pakaian ganti untuk sang suami.


" Aku pergi dulu dan aku tidak akan lama " pamit Angga lalu mengecup kening Arisa.


" Iya Mas, kamu hati-hati ya " jawab Arisa mencium tangan Angga.


Angga pun menganggukan kepalanya.


Angga menghampiri box bayi sang putri dan mencium kening putrinya itu yang sudah tertidur dengan lelap.


" Papa pergi dulu, Sayang " ucap Angga tersenyum.


" Aku pergi. Assalamualaikum " ucap Angga lalu mengambil kunci mobilnya.


" Walaikumsalam " jawab Arisa.


Setelah itu Angga langsung keluar dari kamar itu karena ia harus segera pergi, tapi ia berpapasan dengan Papa Hari di ruang tamu.


" Angga, kamu akan pergi kemana? " tanya Papa Hari pada Angga.


" Ke kantor polisi, Pa " jawab Angga.


" Apa ada masalah? Apa ada hubungannya dengan pria tadi? " tanya Papa Hari karena ia melihat jika pria tadi bukanlah pria biasa.


" Iya Pa. Aku akan memberitahu Papa nanti karena aku harus pergi sekarang " jawab Angga.


Papa Hari pun menganggukkan kepalanya.


Angga melanjutkan langkahnya untuk keluar dari rumah setelah berpamitan pada Papa Hari. Angga segera masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesin mobilnya itu. Tapi sebelum benar-benar pergi, Angga menghubungi pengacara keluarga Wicaksono untuk membantunya.


Setelah itu Angga melajukan mobil itu meninggalkan rumah dan menuju kantor polisi.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama, Menikahi Ayah Nadia, dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘


Tolong follow ig saya @tyaningrum_05 dan akun NT saya Gadis Taurus ya 😘