
Di hari-hari selanjutnya Jodi masih berusaha untuk mengajak Arisa makan siang atau pergi bersama. Sepertinya Jodi masih belum menyerah untuk mendapatkan hati Arisa walaupun Arisa sudah menolaknya berkali-kali.
Hari ini Arisa menerima ajakan Jodi untuk makan siang berdua di luar. Arisa ingin menegaskan kepada Jodi jika dirinya tidak bisa membuka hati untuk Jodi dan juga meminta Jodi untuk tidak terus berusaha mendekatinya lagi. Arisa tidak ingin jadi menganggapnya memberikan sebuah harapan jika nantinya memang Arisa tidak bisa membuka hatinya untuk Jodi.
Pada saat jam istirahat makan siang, Jodi dengan sangat bersemangat menghampiri meja kerja Arisa.
" Ris, kita pergi sekarang aja ya " ucap Jodi pada Arisa yang sedang merapikan meja kerjanya sebelum ia pergi untuk istirahat makan siang.
" Iya " jawab Arisa meraih tas miliknya lalu bangkit dari posisi duduknya.
" Kalian mau kemana? " tanya Rini karena tiba-tiba Arisa akan pergi bersama dengan Jodi dan tidak berkata apapun padanya.
" Kita berdua mau makan siang luar " jawab Jodi tersenyum bahagia.
Jodi memang merasa sangat bahagia saat ini karena dari beribu-ribu ajakannya pada Arisa, baru kali ini Arisa menerima ajakannya untuk pergi berdua. Jodi akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mendekati Arisa dan mendapatkan hatinya. Ia yang sudah menyukai Arisa sejak pertama kali bertemu tentu saja sangat bahagia pujaan hatinya akhirnya mau pergi bersamanya.
" Widih, ya udah sana pergi. Aku juga mau ketemu sama Doni " ucap Rini pada Arisa dan Jodi.
Rini mengira jika Arisa mulai membuka hatinya untuk menerima Jodi, karena Arisa tidak menceritakan apapun sebelumnya.
" Ayo, Ris " ajak Jodi pada Arisa.
Arisa pun menganggukkan kepalanya.
Setelah itu Arisa dan Jodi berjalan beriringan keluar dari gedung perusahaan. Mereka akan pergi dengan menggunakan mobil milik Jodi.
Sepanjang perjalanan Jodi terus tersenyum dan sesekali melirik Arisa yang duduk di sampingnya. Sedangkan Arisa hanya diam dan melihat ke arah jendela mobil.
Sesampainya di sebuah restoran, Arisa dan Jodi pun langsung turun dari mobil lalu masuk ke dalam restoran itu. Restoran itu sedang ramai karena bertepatan dengan jam makan siang kantor, beruntung ada satu meja yang masih kosong dan Jodi mengajak Arisa untuk duduk di sana.
Jodi memanggil seorang pelayan restoran itu untuk memesan makanan mereka.
" Kamu mau makan apa, Ris? " tanya Jodi pada Kinara.
" Soto ayam aja dan tanpa nasi. Minumnya air mineral dingin saja " jawab Arisa.
" Saya spaghetti carbonara sama air mineral juga ya Mas " ucap Jodi pada seorang pelayan yang mencatat pesanan mereka.
" Baik, mohon ditunggu sebentar " jawab pelayan itu.
Setelah itu, pelayan restoran itu pun pergi meninggalkan meja Arisa dan Jodi.
" Aku seneng banget akhirnya kamu mau makan siang berdua sama aku, Ris " ucap Jodi pada Arisa setelah tinggal hanya mereka berdua.
Arisa tadinya ingin berbicara selagi menunggu makanan mereka datang tetapi karena keadaan restoran yang cukup ramai, tidak memungkinkan Arisa berbicara hal serius di sana. Arisa akan mengajak Jodi untuk pergi ke taman yang tidak jauh dari restoran itu dan membicarakan yang harus ia bicarakan dengan Jodi.
Selama menunggu pesanan makanan mereka datang, Jodi terus mengajak Arisa untuk berbicara walaupun Arisa sebenarnya tidak terlalu meresponnya. Jujur saja Arisa merasa sedikit tidak nyaman pergi bersama Jodi, apalagi ia tahu Jodi menaruh hati padanya.
Setelah selesai makan siang, Arisa benar-benar mengajak Jodi untuk pergi ke sebuah taman yang tidak jauh dari restoran itu. Jodi tentu saja sangat senang dan mengira Arisa ingin menghabiskan lebih banyak waktu bersamanya.
" Sebenarnya aku juga ada hal yang bicarakan sama kamu " ucap Jodi ketika mereka sudah duduk di sebuah bangku taman dengan jarak yang cukup jauh.
" Katakan saja, aku akan mendengarkannya. Setelah itu baru aku yang mengatakan apa yang ingin aku bicarakan sama kamu " jawab Arisa melihat lurus ke depan.
Jodi menatap wajah cantik Arisa lalu meraih satu tangan Arisa untuk ia genggam. Tapi baru saja ia menyentuhnya, Arisa langsung menarik tangannya dengan cepat. Arisa memang tidak nyaman ada orang lain yang menyentuhnya, apalagi itu adalah seorang pria.
" Maaf " ucap Jodi yang merasa tidak enak karena membuat Arisa tidak nyaman.
Arisa pun menganggukan kepalanya.
" Ris " panggil Jodi pada Arisa.
Arisa melihat ke arah Jodi agar ia bisa mendengar apa yang jadi bicarakan dengan jelas.
" Sebenarnya aku mau bicara ini ke kamu dari lama tapi aku gak berani karena kamu selalu menolak aku. Tapi hari ini kamu menerima ajakan aku dan mungkin kamu sudah buka sedikit hati kamu buat aku, jadi aku beranikan diri buat bicara ini sama kamu " ucap Jodi menghentikan ucapannya lalu menatap Arisa.
Sedangkan Arisa sedikit banyaknya sudah bisa menebak apa yang ingin dibicarakan oleh Jodi tetapi Arisa tetap ingin mendengarkan Jodi hingga selesai.
" Aku suka sama kamu, bukan hanya suka tapi aku cinta sama kamu, Ris. Sejak pertama kali aku melihat kamu, aku sudah jatuh cinta sama kamu. Apalagi dengan kamu yang merupakan perempuan yang sangat baik, membuat aku yakin buat jatuh cinta sama kamu. Aku mau kamu menjadi istri aku, Ris. Apakah kamu bersedia? " lanjut Jodi lalu berjongkok di depan Arisa dan mengeluarkan sebuah cincin.
Arisa benar-benar terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Jodi. Ia mengira Jodi hanya akan menyatakan perasaannya saja tetapi Jodi sekarang malah melamarnya. Arisa menjadi merasa sangat bersalah karena ia tidak mungkin menerima lamaran dari Jodi, sedangkan dirinya masih istri dari Angga. Bukan hanya merasa bersalah pada Jodi saja, tetapi juga pada suaminya karena ada seorang pria yang melamarnya di saat statusnya masih seorang istri.
" Maafkan aku, Mas Angga. Gak seharusnya aku pergi sama Jodi dan aku juga seharusnya menegaskan statusku dari awal pada semua orang " ucap Arisa dalam hati merasa sangat bersalah.
Arisa bukan ingin menyembunyikan statusnya sebagai istri Angga tetapi ia ingin orang-orang mengetahui dengan sendirinya. Apalagi dengan ketidakberadaan Angga di sisinya membuat orang-orang tidak mengetahui statusnya yang sebenarnya, termasuk Jodi.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain π Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " ππ
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " π
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π