
Di saat Arisa hanya pasrah karena sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi dan hanya bisa berharap Angga datang menyelamatkan dirinya, tiba-tiba pintu kamar hotel itu terbuka dengan sangat keras.
Brak.
Rio menghentikan kegiatannya mencumbu tubuh Arisa dan menoleh ke arah pintu. Di sana berdiri seorang pria dengan wajah yang merah menahan emosi. Pria itu adalah Angga yang baru bisa menemukan Arisa setelah mengancam pegawai hotel untuk menunjukkan dimana Arisa berada.
" Mas Angga, tolong aku " ucap Arisa saat melihat suaminya itu.
Angga mengepalkan kedua tangannya saat melihat ada seorang pria yang sedang mencumbu istrinya dan keadaan Arisa sangat memprihatikan. Apalagi melihat penampilan mereka membuat emosi Angga tidak tertahan lagi. Tanpa basa-basi lagi, Angga langsung menarik Rio dari atas tubuh Arisa dan memukulnya dengan membabi buta. Angga tidak terima istrinya disentuh oleh pria lain apalagi dilecehkan seperti ini.
" Berani-beraninya kamu menyentuh istriku " ucap Angga dengan penuh emosi.
Angga kembali memukuli Rio dan tidak memberikan kesempatan Rio untuk melawan sedikit pun. Ia harus memberikan pelajaran pada orang yang sudah melecehkan istrinya dan ia pastikan orang itu tidak akan baik-baik saja.
Sedangkan Arisa hanya bisa menangis dan menutupi seluruh tubuhnya yang setengah telanjang dengan selimut. Ia merasa lega Angga datang, tetapi ia juga sangat takut melihat kemarahan Angga yang sedang memukuli Rio sekarang. Ia takut jika Angga juga akan marah kepadanya.
" Mas Angga hentikan, aku mohon. Aku takut " teriak Arisa karena takut Angga akan membunuh Rio.
Mendengar teriakan Arisa, Angga pun berhenti memukul Rio. Terlihat jika Rio sudah babak belur dan hampir kehilangan kesadarannya.
" Ini belum selesai dan kamu harus mendapatkan hukuman lebih karena berani melecehkan istriku " ucap Angga penuh emosi lalu memberikan satu pukulan terakhir di wajah Rio yang membuat Rio benar-benar tidak sadarkan diri.
Angga mendekati Arisa yang menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut dan menangis di atas tempat tidur. Angga menarik Arisa ke dalam pelukannya dan mencoba menenangkannya. Ia tahu jika Arisa sangat terguncang sekarang dengan apa yang baru terjadi pada dirinya.
" Tenanglah, ada aku di sini. Aku datang untuk menyelamatkanmu dari pria bejat itu dan tidak akan membiarkan dia menyentuhmu lagi. Maafkan aku karena aku datang terlambat " ucap Angga mengecup puncak kepala Arisa berkali-kali.
Arisa hanya bisa menangis di dalam pelukan Angga dan merasa bersyukur suaminya datang sebelum Rio bisa mengambil sesuatu yang bukan menjadi haknya.
Tak lama kemudian, beberapa anak buah Angga datang menyusul ke kamar hotel itu. Angga langsung menyembunyikan Arisa di saat anak buahnya masuk ke dalam kamar hotel itu.
" Anda tidak apa-apa Tuan? Istri Anda bagaimana? " tanya anak buah Angga yang bertugas menjaga Arisa.
" Kami tidak apa-apa " jawab Angga.
" Sekarang kalian urus pria itu dan bawa ke rumah sakit. Saya ingin dia masuk ke dalam penjara dan mendapatkan hukuman yang berat, tapi ingat sembunyikan kasus ini " perintah Angga pada anak buahnya menunjuk Rio yang sudah tergeletak tidak sadarkan diri di lantai.
" Baik, Tuan " jawab mereka.
Mereka pun segera membawa Rio yang tidak sadarkan diri keluar dari kamar itu dan akan membawanya ke rumah sakit.
" Sekarang kita pulang ya " ucap Angga lembut pada Arisa.
Arisa pun menganggukkan kepalanya.
***
Sesampainya di rumah, Angga menurunkan Arisa dengan hati-hati di atas tempat tidur. Angga memperlakukan Arisa dengan begitu lembut agar Arisa merasa nyaman dan rasa takutnya perlahan menghilang.
" Kamu tidak perlu takut sekarang. Maafkan aku sudah lalai menjaga dirimu " ucap Angga mengusap pipi Arisa.
Arisa menggelengkan kepalanya mendengar itu. " Aku yang harus minta maaf sama kamu, Mas. Maaf aku gak bisa jaga diri aku sampai akhirnya Rio sentuh aku. Aku sangat bersyukur Mas Angga datang dan selamatkan aku. Jika tidak mungkin aku- " Arisa tidak melanjutkan ucapannya lagi karena ia sudah merasa sangat hancur hanya membayangkan apa yang akan terjadi jika Angga tidak datang tepat waktu.
Melihat Arisa yang kembali menangis, Angga dengan segera menghapus air mata Arisa.
" Sudah, sekarang kamu aman bersama denganku. Pria bejat itu juga akan mendapatkan hukuman yang setimpal jadi kamu tidak perlu takut lagi " ucap Angga tidak ingin Arisa merasa seperti itu, jujur saja ia juga ikut terluka melihat sang istri seperti itu. Angga hanya berharap kejadian ini tidak menimbulkan rasa trauma bagi Arisa.
Arisa menganggukkan kepalanya lalu langsung memeluk suaminya itu. Selalu ada rasa aman dan nyaman jika ia berada di dalam pelukan Angga. Bayangan Angga akan marah dan kecewa kepadanya kini semuanya hilang dan berganti dengan Angga yang bersikap lembut dari biasanya dan lebih melindunginya.
" Terima kasih ya, Mas " ucap Arisa bersyukur memiliki suami seperti Angga.
" Itu sudah menjadi tugasku sebagai suami kamu " jawab Angga membalas pelukan Arisa.
Setelah cukup lama saling berpelukan, Angga melepaskan pelukan itu karena ia harus menghubungi anak buahnya yang membawa Rio.
" Istirahatlah dulu sebentar " ucap Angga membantu Arisa membaringkan tubuhnya.
Tapi saat Angga ingin beranjak pergi, Arisa menahan pergelangan tangannya.
" Mas Angga mau kemana? " tanya Arisa yang tidak ingin ditinggalkan oleh Angga.
" Aku harus menelepon seseorang. Hanya sebentar " jawab Angga.
Dengan berat hati, Arisa pun membiarkan Angga untuk keluar dari kamar dan menelepon seseorang.
" Ya Allah, terima kasih Engkau masih menyelamatkan hamba dari orang tidak baik seperti Rio. Terima kasih juga terus hamba ucapkan karena telah menjadikan Mas Angga sebagai suami hamba " ucap Arisa setelah Angga keluar dari kamar itu.
Arisa tidak dapat membayangkan betapa hancur dirinya jika Angga tidak datang dan Rio merenggut kehormatannya yang seharusnya ia berikan pada Angga. Rasa bersalahnya pasti akan begitu besar pada Angga.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain π Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " ππ
Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " π
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π