Suamiku Seorang Bodyguard

Suamiku Seorang Bodyguard
91. Menemui Ardi


Keesokan paginya, Arisa akan kembali bekerja dan sekarang sedang bersiap-siap. Angga hanya memperhatikan Arisa yang sedang merapikan hijabnya di depan cermin meja rias. Sebenarnya ia merasa tidak enak jika Arisa harus bekerja dan ia hanya berdiam di rumah, apalagi jika nanti Arisa hamil. Jadi Angga memutuskan untuk mencari pekerjaan hari ini, ia kepala keluarga dan itu sudah menjadi kewajibannya.


" Sayang, aku akan mencari pekerjaan hari ini " ucap Angga setelah Arisa selesai bersiap-siap.


Mendengar itu Arisa pun langsung menghampiri suaminya. " Bukankah sebaiknya kamu istirahat dulu, Mas. Aku masih bisa memenuhi kebutuhan kita sehari-hari " ucap Arisa yang masih khawatir karena Angga pernah mengalami kejadian besar dan juga pernah koma.


" Aku sudah baik-baik saja dan sudah bisa bekerja seperti sebelumnya " jawab Angga meyakinkan Arisa.


" Jangan membuatku malu dengan memintaku tetap di rumah sedangkan kamu bekerja. Mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan rumah tangga keluarga kita itu tugasku sebagai kepala keluarga. Apalagi jika nanti kamu hamil, aku tidak akan mengizinkanmu bekerja untuk kita. Jadi biarkan aku pergi mencari pekerjaan dan doakan aku agar aku segera mendapatkan sebuah pekerjaan " ucap Angga pada Arisa.


Walaupun sedikit merasa keberatan tapi akhirnya Arisa menganggukkan kepalanya. Arisa tidak ingin Angga merasa tersinggung karena ia yang memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.


" Semoga ini hari yang baik untuk kamu dan suamiku ini segera mendapatkan pekerjaan " ucap Arisa tersenyum.


" Aamiin, terima kasih Sayang " jawab Angga.


Arisa pun menganggukan kepalanya.


Setelah itu mereka pun segera keluar dari kamar dan pergi ke meja makan untuk sarapan bersama.


" Selamat pagi, Pa, Ma " sapa Angga saat melihat kedua orang tuanya sudah berada di meja makan.


" Selamat pagi " balas Papa Hari.


" Pagi Sayang " jawab Mama Mutia dan Angga memeluk sang ibu sebentar.


Angga dan Arisa ikut bergabung dengan mereka dan duduk di kursi masing-masing. Arisa segera mengambil nasi dan lauk untuk Angga lalu untuk dirinya sendiri. Baru setelah itu mereka pun sarapan bersama dengan tenang.


" Pa, Ma, Angga berniat untuk mencari pekerjaan hari ini. Tolong doakan Angga " ucap Angga sebelum Papa Hari dan Mama Mutia pergi ke tempat mereka bekerja masing-masing.


" Apa kamu yakin ingin mulai bekerja? " tanya Mama Mutia yang juga merasa khawatir dengan keadaan Angga.


" Yakin, Ma " jawab Angga.


" Nanti kalau di kantor ada lowongan pekerjaan, Papa akan segera mengajarimu " ucap Papa Hari menepuk pundak Angga.


" Iya Pa " jawab Angga.


Setelah itu Papa Hari dan Mama Mutia pun langsung berangkat setelah mengucapkan salam.


" Kamu bisa pakai mobil aku nanti, Mas " ucap Arisa pada Angga.


" Tidak usah, Sayang. Aku bisa menggunakan ojek online nanti " tolak Angga sungkan menggunakan mobil hasil kerja keras istrinya.


Arisa sebenarnya tahu mengapa Angga menolak dan ia pun tidak tega jika harus membiarkan pergi dengan menggunakan ojek online.


" Jangan, Mas. Lebih baik kamu pakai mobil aja, lagian aku pengen kerja diantar jemput sama kamu. Emang kamu gak mau antar jemput aku? " ucap Arisa pada Angga.


Angga terdiam dan ia tidak bisa menolak keinginan istrinya itu untuk diantar jemput oleh dirinya.


" Baiklah " jawab Angga akhirnya.


Setelah itu Angga dan Arisa pun segera naik ke dalam mobil dan Angga mengemudikan mobil itu ke perusahaan milik Daddy Smith yang masih sangat ia hapal dimana letaknya.


Sesampainya di perusahaan milik Daddy Smith, Angga dan Arisa pun langsung turun. Angga ingin memastikan Arisa masuk ke dalam gedung perusahaan itu dengan aman. Tapi saat mereka baru turun dari mobil, bertepatan dengan Leon dan Yeni yang juga baru sampai. Leon dan Yeni pun langsung menghampiri mereka.


" Kak Angga " panggil Leon dan Yeni.


Mereka sudah mengetahui Angga kembali dari Ardi dan juga berita tentang kembalinya sudah tersebar di beberapa siaran televisi. Kemungkinan besar ada wartawan atau orang lain dan melihat Angga saat di luar.


" Aku sangat senang Kak Angga ternyata masih hidup " ucap Leon memeluk Angga.


Walaupun tidak terlalu dekat dengan Angga tetapi di beberapa kesempatan Angga selalu membantunya sehingga Leon juga merasa kehilangan Angga.


" Saya juga selalu bersyukur akan hal itu, Tuan Leon " jawab Angga membalas pelukan Leon.


Kemudian Leon dan Yeni pun segera masuk ke dalam gedung perusahaan karena Leon harus menghadiri sebuah meeting penting pagi itu.


" Aku masuk dulu ya, Mas " pamit Arisa pada Angga.


" Iya Sayang " jawab Angga.


Arisa segera mencium tangan Angga dan Angga pun memberikan sebuah kecupan di kening Arisa. Angga tidak merasa malu lagi menunjukkan itu semua di depan umum.


" Assalamualaikum " ucap Arisa.


" Walaikumsalam " jawab Angga.


Kemudian Arisa pun langsung masuk ke dalam gedung perusahaan itu dan Angga terus memperhatikannya hingga istrinya itu tidak terlihat lagi.


Angga kembali masuk ke dalam mobil dan tujuannya sekarang adalah perusahaan Wicaksono Group. Ia berencana untuk melamar menjadi bodyguard untuk Tya lagi dan ia akan menemui Ardi di perusahaan karena Ardi pasti sudah berangkat.


Sesampainya di perusahaan Wicaksono Group, Angga langsung turun dari mobil setelah memarkirkannya. Beberapa karyawan yang mengenal Angga sebelumnya terus menatap tidak percaya saat Angga berjalan di depan mereka. Mereka semua tidak menyangka jika orang kepercayaan bos mereka itu ternyata masih hidup setelah lima tahun menghilang dan dinyatakan meninggal.


" Apakah Tuan Ardi sudah datang? " tanya Angga pada resepsionis.


" Su-sudah Tuan " jawab resepsionis itu yang masih tidak percaya melihat Angga di hadapannya.


" Tolong sampaikan pada Tuan Ardi jika saya ingin menemuinya " ucap Angga dengan wajah datar dan suara dingin.


" Baik Tuan " jawab resepsionis itu.


Resepsionis itu pun segera menghubungi Ardi dan segera meminta Angga untuk pergi ke ruangan wakil direktur karena Ardi menunggunya. Tanpa bertanya lagi dan mengatakan apapun lagi, Angga langsung saja pergi ke ruangan wakil direktur karena ia masih sangat mengingat jelas tentang gedung perusahaan Wicaksono Group.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘