Suamiku Seorang Bodyguard

Suamiku Seorang Bodyguard
99. Double Date


Hari sudah berganti malam, tiba-tiba Angga ingin sekali memakan sate ayam. Angga pun mengajak Arisa untuk keluar karena ia ingin makan sate ayam dengan ditemani oleh istrinya. Mereka pergi setelah makan malam karena tidak mungkin Angga dan Arisa mengabaikan makanan yang sudah dibuat oleh Mama Mutia dengan penuh cinta.


" Kita pergi ya, Ma. Mama tidak apa-apa kan di rumah sendiri? " pamit Angga pada Mama Mutia.


" Pergilah, nikmati waktu kalian. Mama aman di rumah sendiri " jawab Mama Mutia tersenyum


Mama Mutia malah sangat senang jika putra dan menantunya itu pergi berdua dan menghabiskan waktu bersama.


" Mama istirahat aja dan gak perlu nunggu kita pulang. Aku bawa kunci cadangan " ucap Arisa sebelum pergi.


" Iya Sayang " jawab Mama Mutia.


Angga dan Arisa pun mencium tangan Mama Mutia.


" Assalamualaikum " ucap Angga dan Arisa bersamaan.


" Walaikumsalam " jawab Mama Mutia.


Setelah itu Angga dan Arisa pun langsung masuk ke dalam mobil dan mobil itu melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan rumah.


***


Tidak butuh waktu lama, Angga dan Arisa sudah sampai di tempat yang terdapat banyak sekali penjual jajanan kaki lima. Angga langsung mengajak Arisa untuk pergi ke gerobak sate ayam yang sedang sangat Angga inginkan itu.


Angga meminta Arisa untuk duduk di kursi yang disediakan setelah mematikannya aman dan bersih.


" Tidak apa-apa kita makan di sini? " tanya Angga takut Arisa tidak nyaman.


" Gak papa, Mas. Aku juga udah lama gak makan di pinggir jalan gini " jawab Arisa tersenyum.


Angga pun bernapas lega. Bukan dia tidak mampu membawa Arisa ke restoran mahal, tapi sate ayam yang ia inginkan berada di sana.


" Tolong sate ayam dua porsi " ucap Angga pada penjual sate ayam itu.


" Siap Mas " jawab penjualan sate ayam itu.


Selagi menunggu sate ayam itu matang di bakar, Angga terus memandangi wajah Arisa yang terlihat cantik walaupun sedang tanpa polesan make up hingga sang pemilik wajah menjadi salah tingkah.


" Kamu kenapa sih liatin aku terus? " tanya Arisa salah tingkah dengan pipi merah.


" Tidak. Hanya saja kamu adalah wanita tercantik yang aku kenal, bahkan bidadari pun tidak secantik dirimu " jawab Aska membuat pipi Arisa semakin merona.


Arisa berusaha biasa saja, tetapi senyum di bibirnya dan pipinya yang merah merona menandakan jika dirinya sangat senang dipuji oleh suaminya.


" Kamu kok jadi pinter gombal gini sih, Mas " ucap Arisa karena Angga tidak pernah seperti itu sebelumnya.


" Aku tidak menggombal, Sayang. Itu kenyataan dan memang istriku ini sangat cantik " jawab Angga tersenyum tanpa mengalihkan pandangannya pada wajah Arisa.


Arisa menundukkan kepalanya dan ia tidak bisa membayangkan betapa merah wajahnya sekarang.


" Loh, kalian ada di sini juga " ucap seseorang yang sepertinya mengenal Angga dan Arisa.


Angga dan Arisa langsung menoleh ke sumber suara dan ternyata orang itu adalah Ardi bersama dengan Tya.


" Tuan Muda, Nona Muda " ucap Angga terkejut.


Angga langsung berdiri dan menundukkan kepalanya memberikan hormat kepada atasannya itu


" Ist, sudah aku bilang jangan seperti itu jika tidak sedang jam kantor. Kak Angga itu kakakku, jadi bersikap saja seperti kakak adik " ucap Ardi lalu duduk di kursi samping Angga, diikuti oleh Tya.


" Maaf, Tuan Muda " jawab Angga.


Angga pun duduk di samping Ardi.


" Kalian lagi kencan juga? " tanya Tya pada Angga dan Arisa.


" Sebenarnya enggak, cuma Mas Angga lagi pengen makan sate ayam di sini Kak " jawab Arisa.


" Wah, karena kita ketemu di sini. Gimana kalau kita double date? Kita belum pernah double date sebelumnya " usul Tya pada mereka.


" Setuju " ucap Ardi langsung.


" Boleh, Kak " jawab Arisa setuju.


Arisa melirik suaminya dan meminta pendapat karena bisa jadi suaminya itu keberatan.


" Gimana, Mas? " tanya Arisa pada Angga.


Angga menganggukkan kepalanya pertanda setuju dan Arisa tersenyum senang.


Ardi dan Tya memesan sate ayam juga yang sama dengan Angga dan Arisa. Mereka akan makan sate ayam dulu sebelum memulai acara double date mereka.


Setelah selesai makan sate ayam, Angga dan Arisa serta Ardi dan Tya memulai acara double date mereka. Para wanita berjalan lebih dulu dengan bergandengan tangan dan memimpin jalan untuk menuju ke tempat berbagai macam jajanan kaki lima. Sedangkan Angga dan Ardi seperti pengawal yang mengikuti mereka pergi ke mana saja.


" Ini mah kita ngawal mereka, bukan double date " ucap Ardi karena dua wanita itu sibuk membeli jajanan tanpa memperdulikan para suami di belakang mereka.


Ardi mengira jika mereka akan berjalan bergandengan tangan dengan pasangan masing-masing tapi malah sekarang para wanita sibuk sendiri.


" Tidak apa-apa, Ardi. Bukankah tugas kita sebagai suami juga menjaga mereka " ucap Angga yang tidak mengerti sebenarnya double itu seperti apa.


" Iya juga sih " jawab Ardi sedikit kesal.


Mereka terus mengikuti Arisa dan Tya yang sepertinya tidak memiliki rasa lelah sedikitpun karena dari tadi terus berjalan ke sana kemari membeli beberapa jajanan kaki lima.


" Kita ke taman yuk sekarang, buat makan ini semua " ajak Tya menunjukkan banyak sekali jajanan di tangannya dan Arisa.


" Baru ingat suaminya dia " gumam Ardi pelan tapi masih bisa didengar Angga.


Berbeda dengan Ardi yang kesal, Angga malah merasa senang karena ia bisa melihat istrinya terus tersenyum tanpa beban hanya karena bisa membeli jajanan yang dia inginkan.


Dua pasangan suami istri itu pun pergi ke taman untuk menikmati jajanan kaki lima yang sudah dibeli oleh para wanita.


" Enak kan, Mas? " tanya Tya setelah menyuapkan telur gulung pada Ardi.


" Iya Sayang " jawab Ardi sambil mengunyah.


Angga memperhatikan pasangan itu dan ia merasa iri. Ia sebenarnya juga ingin disuapi seperti itu tapi ia tidak mungkin memintanya pada Arisa di depan Ardi dan Tya. Tapi sepertinya istrinya itu sangat peka dan langsung menyodorkan makanan ke depan mulut Angga.


" Buka mulutnya, Mas. Aku juga mau suapin kamu " ucap Arisa tersenyum.


Dengan senang hati Angga pun langsung membuka mulutnya dan menerima suapan dari Arisa. Ia merasa sangat senang malam ini karena bisa menghabiskan waktu berdua dengan istrinya dan mendapatkan perhatian kecil seperti itu di depan umum.


Mereka berempat menikmati jajanan kaki lima itu hingga habis tak tersisa sembari mengobrol ringan. Walaupun awalnya sempat ragu tetapi pada akhirnya Angga sangat menikmati acara double date itu yang sebetulnya dadakan.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Ada juga karya baru saya " Menikahi Ayah Nadia, Suamiku Seorang Bodyguard dan Malam Panas Dengan Kak Aska " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘