Suamiku Seorang Bodyguard

Suamiku Seorang Bodyguard
42. Penculikan


Hari sudah berganti sore dan Arisa baru menyelesaikan semua mata kuliahnya. Ia merasa sangat lelah seharian ini dan ingin cepat pulang untuk bisa segera beristirahat.


" Huh, capek banget hari ini " keluh Arisa memijat lehernya yang terasa pegal.


Arisa naik ke atas motornya tetapi tiba-tiba terdengar suara notifikasi pesan di ponselnya. Arisa pun langsung memeriksanya dan ternyata Angga lah yang mengirimkan pesan.


" Apa kamu masih belum selesai kuliah? Aku baru saja sampai rumah " ucap Angga dalam pesannya.


" Ini aku baru sampai parkiran, Mas. Sebentar lagi aku pulang " balas Arisa.


Tak butuh waktu lama Angga pun sudah mengirimkan balasan pesan itu.


" Baiklah, aku akan menunggu kamu " ucap Angga lagi.


Arisa tersenyum lalu memasukkan kembali ponselnya ke dalam tas miliknya. Ia ingin cepat pulang agar bisa bertemu dengan suaminya. Arisa menyalakan motornya lalu melajukannya meninggalkan area kampus.


Di tengah perjalanan, tiba-tiba Arisa merasa ada sebuah mobil yang sepertinya sedang mengikutinya.


" Kok kayaknya mobil itu ngikutin aku ya " ucap Arisa menoleh ke arah belakang untuk melihat mobil yang mengikutinya.


Dan benar saja, mobil itu terus mendekati motor Arisa hingga Arisa pun terpaksa menepi dan menghentikan motornya. Arisa merasa sangat takut saat orang-orang berbadan besar turun dari mobil itu.


" Siapa kalian? " tanya Arisa dengan wajah yang ketakutan.


" Kamu tidak perlu tahu siapa kami. Kamu harus ikut kami sekarang juga " jawab salah satu dari mereka.


Mendengar itu Arisa pun semakin ketakutan lalu turun motornya dan berusaha untuk kabur, tetapi salah satu dari orang itu berhasil menarik tangannya.


" Lepasin " ucap Arisa memberontak dan mencoba melepaskan tangannya dari orang itu.


" Lebih baik kamu diam dan ikut dengan kami " ucap orang itu.


Setelah itu salah satu teman orang itu memegang tangan Arisa yang satu lagi dan menarik tubuh Arisa agar masuk ke dalam mobil mereka. Arisa berusaha terus memberontak tapi tenaganya tentu saja dengan dua orang bertubuh kekar itu.


Saat Arisa hampir masuk ke dalam mobil tiba-tiba ada seorang pria berpakaian rapi dan berwarna hitam seperti Angga. Arisa menatap pria itu dengan memohon agar ia bisa menyelamatkan Arisa.


" Tuan, tolong saya " ucap Arisa memohon.


" Lepaskan gadis itu " ucap pria itu yang sepertinya akan menyelamatkan Arisa.


" Jangan ikut campur urusan kami " ucap orang yang menahan tangan Arisa.


Tanpa basa-basi lagi, pria itu menyerang orang-orang yang hendak menculik Arisa itu. Dengan kemampuannya, pria berhasil melumpuhkan salah satu orang itu.


" Kalian serang mereka " ucap orang yang memegang Arisa pada temannya yang lain.


Lima tiga orang yang lainnya pun membantu melawan pria itu sehingga pria itu kewalahan karena harus melawan empat orang sekaligus. Arisa hanya bisa berharap-harap cemas semoga pria itu bisa menyelamatkannya.


" Ya Allah, tolong selamatkan hamba dari orang-orang jahat ini " ucap Arisa berdoa dalam hati.


" Masuk, kita harus membawa gadis ini ke bos " jawab orang yang memegang Arisa setelah melihat pria itu tergeletak di tepi jalan.


Orang itu membawa Arisa masuk ke dalam mobil dengan Arisa yang terus memberontak.


" Lepasin saya, saya mohon. Saya tidak mempunyai urusan dengan kalian " ucap Arisa dengan air mata yang sudah jatuh membasahi pipinya.


Karena Arisa terus berusaha memberontak, orang itu pun membekap mulut Arisa dengan sapu tangan yang sudah diberi obat bius sehingga tidak butuh waktu lama Arisa pun tidak sadarkan diri.


Sedangkan pria yang berusaha menyelamatkan Arisa itu hanya bisa melihat mobil itu pergi membawa istri tuannya. Pria itu adalah anak buah Angga yang ditugaskan untuk menjaga Arisa, tetapi kali ini ia gagal dan Arisa berhasil dibawa pergi oleh orang-orang yang tidak ia kenal karena mereka bukanlah musuh Tuan Gunawan ataupun Angga.


Sambil menahan rasa sakit di tubuhnya, pria itu berusaha untuk bangkit dan segera menghubungi Angga untuk memberitahu tentang penculikan Arisa.


" Halo, Tuan Angga " ucap orang itu setelah Angga menjawab panggilannya.


" Ada apa? Dan sekarang istri saya dimana? Kenapa dia belum sampai rumah juga? " tanya Angga di ujung sana.


Biasanya anak buahnya itu akan menelepon dan memberi laporan tentang Arisa saat Arisa sudah sampai rumah dengan selamat.


" Istri Anda dibawa oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Saya sudah mencoba mencegahnya tetapi jumlah mereka lebih banyak, Tuan " jawab anak buah Angga mengatakan apa yang terjadi.


Angga yang berada di ujung sana pun terkejut mendengar kabar istrinya dibawa pergi oleh orang-orang yang tidak dikenal. Ingin menyalahkan anak buahnya pun percuma karena sekarang yang terpenting ia harus mencari dan menyelamatkan Arisa.


" Saya mengingat plat mobil mereka dan akan segera melacaknya " ucap anak buah Angga.


" Lakukan dengan cepat dan segera kirimkan pada saya. Siapkan juga yang lain jika nanti diperlukan " perintah Angga.


" Baik, Tuan " jawab anak buah Angga.


Setelah itu panggilan telepon itu pun langsung Angga matikan. Angga mengusap wajahnya dengan kasar, ia harus bisa menemukan Arisa dengan cepat.


" Aku harus cepat menemukan Arisa dan memberi pelajaran pada orang yang berani menculik istriku " ucap Angga mengepalkan kedua tangannya.


Sembari menunggu anak buahnya mengirimkan posisi mobil yang membawa Arisa, ia pun melacak ponsel Arisa. Beruntung ponsel Arisa masih aktif dan Angga bisa melacaknya dengan cepat. Angga segera masuk ke dalam mobilnya dan mengikuti arah titik perginya Arisa dari ponselnya dengan jarak yang cukup jauh.


" Semoga kamu baik-baik saja dan aku akan segera menyelamatkan kamu " ucap Angga yang sejujurnya sangat khawatir dengan keadaan Arisa karena ia takut orang-orang itu berbuat macam-macam pada istrinya.


Angga mengemudikan mobilnya dengan kecepatan kencang agar cepat sampai dan bisa segera menyelamatkan istrinya. Ia tidak peduli dengan keselamatannya sendiri, yang penting ia harus memastikan Arisa baik-baik saja.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😘


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘