
Jhoni dan Windi kini tengah duduk di taman yang berada di samping rumah. Setelah tadi cukup terkejut mendengarkan informasi dari Jhoni, Windi pun mengajak Jhoni untuk duduk sebentar bersamanya membahas permasalahan Jasmin saat ini.
"Jhoni, apa kau tahu saat aku dan Marvel berada di negara S waktu itu aku sempat bertemu Jasmin beberapa kali di sana?" Tanya Windi.
Jhoni menatap lurus ke depan lalu mengangguk sebagai jawaban. Ya, tentu saja ia mengetahuinya karena saat itu Marvel juga bercerita padanya tentang keberadaan Jasmin di tempat yang sama dengan mereka.
"Bagaimana kau bisa tahu? Apa Marvel yang memberitahukannya padamu?" Tebak Windi.
"Benar, Nona." Jawab Jhoni.
"Oh..." Windi lalu membuang nafas bebas di udara. Tentu saja saat itu Marvel menyadari keberadaan Jasmin di sekitar mereka. Terlebih saat itu Jasmin menginap di lantai yang sama dengan mereka.
"Apa yang anda fikirkan saat ini, Nona?" Tanya Jhoni.
"Saat itu aku sempat menaruh rasa curiga kepadanya karena sempat melihat foto walpaper ponselnya yang sangat mirip dengan Marvel. Selain itu aku juga melihat gerak-geriknya yang sangat aneh setiap bertemu denganku dan Marvel." Windi menjeda ucapannya sejenak sambil mengingat beberapa bulan yang lalu di negara S.
"Tak lama setelah kepulanganku ke tanah air, aku kembali bertemu dengan Jasmin di pusat perbelanjaan. Tapi di sana dia terlihat seperti tidak mengenaliku." Windi terus bercerita tentang pertemuannya dan Jasmin hingga akhirnya mereka menjadi teman dekat.
"Walau baru sebentar berkenalan dengannya namun aku dapat merasakan jika Jasmin adalah wanita yang baik. Entah mengapa sampai saat ini aku masih merasakan hal yang sama walau aku tahu siapa dia sebenarnya."
"Nona..." Jhoni merasa berat untuk bersuara.
Jhoni hanya bisa diam mendengarkan apa yang Windi katakan. Tibalah saatnya ia diminta bercerita oleh Windi karena Windi tahu Jhoni sudah banyak mengetahui sedikit banyaknya tentang Jasmin saat ini.
"Keberadaan Nona Jasmin di perusahaan Atmajaya adalah sebuah keterpaksaan. Noja Jasmin terpaksa menerima tawaran dari Tuan Morgan untuk bekerja di perusahaan Atmajaya karena tidak ada lagi perusahaan yang mau menerima wanita sakit seperti dirinya." Jhoni pun lanjut menceritakan bagaimana Jasmin masih berusaha mencari pekerjaan di tempat lain namun hasilnya nihil hingga akhirnya bekerja di perusahaan Marvel-lah yang menjadi pilihan terakhirnya.
"Selain mendapatkan pekerjaan di tempat baru, Nona Jasmin juga diberikan tempat tinggal oleh Tuan Morgan yaitu apartemennya saat ini. Bukan tanpa alasan Tuan Morgan melakukannya. Itu adalah sebagai hadiah karena kerja Nona Jasmin yang sangat baik selama di negara M.
"Jika kinerjanya sangat baik, lalu kenapa dia dipindahtugaskan?" Tanya Windi bingung.
"Maaf, Nona. Untuk itu saya belum bisa menceritakannya dengan detail." Jawab Jhoni karena alasan utama itu terjadi karena Tuan Morga ingin melindungi Jasmin dari mantan suaminya.
**
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Marvel dan Windi update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.