
Malam harinya di saat Marvel telah terlelap, Windi meraih ponselnya yang ada di atas nakas lalu membuka sosial medianya yang sudah lama tidak ia buka. Dengan perasaan harap-harap cemas Windi mencari akun sosial media milik Marvel. Dan tak membutuhkan waktu lama Windi sudah mendapatkan profil akun milik Marvel. Windi menghembuskan nafas lega saat melihat akun Marvel tidak dikunci sehingga memudahkannya melihat aktivitas media sosial Marvel dari dulu hingga saat ini. Windi menarik layar ponselnya ke atas hingga sampai di foto awal yang Marvel unggah di media sosialnya.
Tap
Windi membuka foto masa lalu Marvel di waktu enam tahun yang lalu. Di foto itu memperlihatkan wajah tampan Marvel yang masih terlihat lebih muda dibandingkan saat ini. Di foto itu terlihat jelas wajah Marvel yang mulus tanpa rambut halus tidak seperti saat ini yang sudah ditumbuhi jambang dan kumis.
Windi tersenyum-senyum sendiri melihatnya. Tidak dapat ia pungkiri jika suaminya itu memang tampan dari sejak dulu. Pantas saja begitu banyak wanita yang mendambakan Marvel menjadi suami mereka saat ini.
Beberapa foto sudah Windi buka hingga tibalah di foto ke sepuluh yang memperlihatkan foto Marvel bersama ketiga sahabatnya yang tengah berada di luar negeri.
"Jepang?" Gumam Windi membaca lokasi tempat foto itu diambil. Windi pun melanjutkan pencariannya dengan terus melihat foto-foto Marvel hingga tibalah di foto lima tahun yang lalu.
Denyut jantung Windi mulai berdebar-debar saat foto demi foto ia buka hingga tibalah di foto yang memperlihat Marvel sedang berada di tempat hiburan malam bersama Daniel, Kevin dan Dio. Windi masih berusaha tetap tenang saat melihat seorang wanita yang duduk berhadapan dengan Marvel namun tak memperlihatkan dengan jelas wajah wanita itu karena cahaya lampu yang minim.
Deg
Di saat ia sedang asik melihat foto-foto Marvel di lima tahun terakhir, Windi dikejutkan saat melihat perubahan warna rambut Marvel di tahun yang sama.
"Abu-abu..." lirih Windi dengan mata terpejam. Ingatannya pun langsung tertuju pada foto yang terpasang di layar ponsel Jasmin yang memperlihatkan rambut pria yang terlihat sangat mirip dengan Marvel itu bewarna yang sama seperti rambut Marvel yang ia lihat di foto saat ini.
"Tidak... tidak mungkin." Windi kembali melanjutkan melihat foto-foto Marvel yang lainnya hingga semakin ke atas. Dan terlihat jelas di sama warna rambut Marvel memang sangat mirip dengan rambut pria di foto yang ia lihat.
"Apa ini hanya sebuah kebetulan?" Windi mencoba berpikiran positif pada apa yang dilihatnya. Dari sekian banyak foto yang ia lihat tidak ada yang memperlihatkan foto Marvel bersama seorang wanita selain bersama ketiga sahabatnya.
"Mas..." lirih Windi dengan suara tertahan. Windi tak merasa puas begitu saja. Ia kembali melihat-lihat foto Marvel yang lainnya hingga sampai di tahun saat ini.
"Hanya di tahun itu warna rambut Marvel bewarna abu-abu. Sedangkan di tahun lainnya tidak." Gumam Windi setelah selesai melihat semua foto.
Deg
Deg
Jantung Windi semakin berdebar-debar membayangkan kembali foto yang pernah ia lihat di ponsel Jasmin.
"Kenapa foto itu sangat mirip dengan foto Marvel di empat tahun yang lalu? Apa mungkin..."
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️ dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Marvel dan Windi update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul Kita Harus Menikah!, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.