Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Season 2 # 13


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Amih dan Mhiu yang sedang mengobrol di hampiri Embun yang entah dari mana, wanita beranak tiga itu layaknya gadis perawan yang pergi tanpa sibuk membawa tiga krucil sebab memang Si kembar sudah punya pawangnya masing masing.


"Lilin mana, Mhiu?" tanya anak sulungnya tersebut saat sudah ikut bergabung dengan para menantu Rahardian Wijaya.


"Masih tidur tadi sih sama Phiu, entah sekarang," jawab Mhiu Biru yang baru keluar juga dari kamar saat tahu Amih Ara datang.


Embun hanya terkekeh sambil mengangguk, anak bungsunya memang tak bisa lepas dari Phiu nya sampai saat ada panggilan alam pun anak itu rela menunggu di depan pintu kamar mandi.


"El kalau ada Apihnya juga gitu, nempel sampe bikin cemburu," kata Amih yang ingat juga drama di rumahnya jika sudah kedatangan kedua cucunya atau ia dan sang suami yang main kerumah XyRa.


"El cuma sesekali, coba kalau Angkasa, Fajar sama Lintang? full 24 jam. Bubun sama Ayahnya cuma bikin," sindir Mhiu pada putrinya.


Embun yang tertawa memang tak bisa berkata-kata, itulah kenyataannya jika ketiga anaknya sejak dalam kandungan sudah di bagi bagi, dan sialnya hingga detik ini ia tak kunjung hamil lagi.


"XyRa lagi program lagi setelah lepas ASI, entahlah belum ada tanda tandanya, kalau sampai hamil lagi kata Apihnya El mau di culik," ucap Amih dengan rencana suaminya tersebut.


Dua wanita di dekatnya itu langsung tertawa bersama. Tak banyaknya anak yang di miliki apalagi jika sudah kembar membuat mereka kesepian dan cucu lah jalan ninja untuk mengusir rasa bosan itu.


.


.


.


Dan drama di lantai atas pun masih berlangsung anatara ke empat bocah menggemaskan.


Nih, Nuning ya A'...


Sama jahilnya dengan Angkasa, El pun malah ikut ikutan kakak sepupunya tersebut.


"Kamu ajarin nya gak bener!" omel Sean.


Nih Jijaw...


Sean, Angkasa dan Fajar langsung membuang napas kasar. Sudah tak akan beres bagi El jika sudah di acak acak begini otaknya gara-gara Angkasa tentunya.


Keempatnya pun melanjutkan main dengan El di biarkan sesuka hatinya, asal tak dekat dekat dengan tangga karna takut jatuh.


Jika El anteng dengan Fajar, lain halnya dengan Angkasa yang mulai kejar kejaran dengan Sean, beruntungnya dari sejak jaman Sang Singa ruang tengah di buat seluas mungkin, Oppa Wisnu seperti sudah ada firasat jika keturunan putra pertamanya akan berkembang biak sebanyak ini.


Mereka yang bak malaikat kecil tetap saja merasa kesepian jika tak ada Lintang, tak ada yang menangis hingga guling guling seperti Risolis di adonan tepung roti.


#KamarSamudera.


"Phiuuuuuu, kuping Lilin bunyi bunyi ada apa ya?" tanya Lintang yang baru bangun dan merengek dalam dekapan Turut Markentut. Jangan harap pria paruh baya itu akan bisa kabur dari cucunya karna untuk bergerak saja rasanya sangat sulit.


"Kenapa? Lilin lagi di cariin kali, makanya kupingnya bunyi terus," jawab Phiu Samudera yang langsung menciumi pipi cucu bungsu laki laki kesayangannya tersebut.


"Cariin siapa?" tanyanya bingung, dan itu terlihat dari raut wajahnya yang menggemaskan.


"Di luar ada Sean dan El, pasti nyarii Lilin buat main," sahut pria itu saat kedua mata mereka saling bertemu.


.


.


.


.


Oh, kirain nyari Lilin mahu daptar macup Nelaka...