Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Seasons 2 #06


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Ama-ama iiiiiiih....


"Apa yang sama?" tanya Axel yang malah melihat dirinya sendiri dan XyRa secara bergantian.


"LAMA, bukan SAMA!" jawab wanita cantik dengan rambut panjang hampir sepinggang itu.


"Oh, Lama? Papih mules, El," kekehnya saat menjawab apa yang baru di pahaminya barusan.


Rencana ke kebun binatang tentunya terlaksana dengan menunggu Sean lebih dulu pulang sekolah di satu jam mendatang, tapi mereka tetap akan berangkat dari sekarang mengingat jalanan ibu kota selalu identik dengan yang namanya macet yang tak tahu waktu dan sepertinya hampir di setiap sudut.


El yang tak mau di gendong malah menarik tangan Papihnya padahal pria itu sudah mengulurkan tangannya pada Sang istri, melihat itu XyRa hanya tertawa kecil.


"Ganggu aja nih anak," gerutu Axel yang selalu tak kebagian wanita paling cantik diantara mereka bertiga tersebut.


Dendong, Pih. gelah nih.


El langsung merentangkan tangannya saat sudah dekat tangga. Tentu karna ia tak ingin turun sendiri karna itu akan membuatnya mengeluarkan keringat.


"Ok, ganteng."


Demoooooooy... Danteng ntu Papih.


"Iya, deh. Terserah El aja," sahut Axel sambil mencium pipi gembil putra keduanya.


Ia tak ingin menyebut El anak bungsu sebab masih ingin menambah keturunan meski nyatanya itu tergantung mood Mak othor yang baik hati dan rajin menabung di tukang seblak.


Tak ada alat kontrasepsi apapun yang di pakai XyRa jadi besar kemungkinan wanita itu bisa hamil lagi, tapi jika di ingat seringnya mereka terburu buru karna El, mungkin kah keinginan itu cepat terjadi?


.


.


.


Mobil mewah milik Axel masuk kedalam parkiran sekolah, Sean yang tahu di jemput oleh Papihnya nampak senang karna ia yakin ada Mamih juga El pastinya, dan senyum itu kian melebar ketika tebakannya benar.


Abang tayang El...


"Iya, El gemoy," sahut Sean saat sudah masuk dan langsung mencium pipi adiknya.


Kini, tak hanya Mamih XyRa yang melengkapi ruang kosong dalam hidupnya tapi hadirnya El juga semakin menyempurnakan hari-hari seorang Sean.


"Hari ini kita mau ke kebun binatang, Bang," ujar XyRa saat El mulai berceloteh. Meski Sean paham tapi bukan berarti Mamihnya akan diam saja.


Mobil terus melesat dengan kecepatan lumayan karna tak ingin sampai di waktu sore mengingat ini saja sudah lebih dari jam makan siang.


Dan dua jagoan di kursi belakang langsung bertepuk tangan senang saat kendaraan yang mereka naiki sudah sampai.


Limaunya bobo nda?


"Gak tau, kita liat nanti ya," jawab Sean saat ia dan Sang adik sudah turun dari mobil.


Iyaaaah


Anggukan kepala El membuat tiga orang di dekatnya tersenyum simpul, mereka pun masuk dan mulai melihat apa saja yang ada di dalam sana.


Lagi dan lagi El tak mau di gendong jadilah semua hanya mengikuti kemana bocah itu melangkah.


"Hati-hati, El. Awas jatuh," teriak XyRa.


Ia yang di gandeng tangannya membuat Axel terus menyunggingkan senyum karna ini adalah kesempatan bagi pria itu juga untuk bisa terus bersentuhan.


Lapah tindi tindi ya...


"Iya, Jerapahnya tinggi, El mau naik?"


Nda..


Tak hanya diam di satu tempat karna mereka terus melangkah hingga El menemukan sebuah patung yang mampu membuat ia berjingkrak senang lalu di hampirinya sambil berlari.


.


.


.


.


Wah.. ada Jajah! ucep ucep lalainya enak loh



Eh... yang enak apa woy!


Otak mana otak 😭😭 travelling gegara bocah