Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Season 2# 56


🍂🍂🍂🍂🍂🍂


RaXel yang baru bangun tidur siang langsung tersenyum saat melihat Sang Mamih yang melihat juga kearahnya, bak malaikat kecil anak itu langsung berhamburan kedalam pelukan wanita yang sudah melahirkannya tersebut.


Mamih apa?


"Nunggu El bangun dong," sahut XyRa sembari menciumi kepala dan kening putranya tersebut.


Nih udah banun, telus apa agi?


"Mau ajak El main, mau?" tawar Sang Mommy, harusnya mereka pergi 30menit yang lalu tapi Si Demoy justru tak bangun bangun.


Mauuu.. mana?


"Kerumah Uncle Heaven, Mamih mau anterin kue kesana," jelas XyRa lagi.


Ama Yiyin nda?


"Enggak, cuma sama Abang aja."


El yang memangguk pelan langsung di gantikan bajunya setelah anak itu mencuci muka dan menggosok giginya lebih dulu.


Ada raut sedih yang di lihat XyRa saat ia hanya mengatakan El dan Sean saja yang ikut, ia yakin dalam hati anak itu sedang ingin bermain dengan para sepupunya yang memang tak bisa ikut ke kediaman Biantara.


"El, kok diem aja, kenapa?" tanya Sean saat perjalanan di dalam mobil.


Apa???


Sean pun memeluk adiknya dari samping, pemandangan yang begitu hangat yang pastinya membuat terharu orang yang melihat, sebesar itu kasih sayang yang Sean curahkan padahal El padahal ia bukan anak yang lahir satu rahim dengannya.


Tak banyak yang di obrolkan meski perjalanan nyatanya cukup memakan waktu kurang lebih 60 menit lamanya.


"Yuk, turun. Pasti kita udah di tunggu," ujar XyRa pada kedua anaknya yang hanya di iyakan lewat anggukan kepala.


El yang selalu masuk dengan cara berlari langsung di kejar oleh Sean, mereka yang di sambut di pintu utama langsung menanyakan dimana para penghuni bangunan mewah tersebut.


"El, ayo keatas dulu," teriak XyRa saat bocah menggemaskan itu malah kearah halaman belakang.


El, mahu iyat Ulel, Miiiih...


Ya, ia tahu jika di kediaman Biantara banyak Ular peliharaan Sang Tuan besar dulunya yang kini di urus oleh keturunannya, tapi tidak dengan Langit yang jarang sekali berinteraksi dengan hewan hewan melata kesayangan papihnya itu sebab Langit besar bersama Singa, Gajah dan Buaya.


"Abang, kamu jagain ya, Mamih mau keatas sebentar," ujar Mamih XyRa pada Si sulung.


Sean yang menyusul adiknya langsung menggandeng El agar anak itu tak seenaknya masuk kedalam kandang meski terkunci, belom lagi El yang bawel bisa saja mengganggu nantinya.


Bobo muanya? napa?


"Ya ngantuk kali Ulernya," sahut Sean yang tak akan melepaskan adiknya itu.


"El, Sean, ngapain?" tanya Uncle Heaven.


Iyat Ulel laaah.. butan agi mandi nih


Jawaban bocah itu tentu mengundang gelak tawa Heaven, Seam dan penjaga hewan hewan tersebut.


"Uncle juga tahu, Demoooooy," sahut Heaven gemas karna buktinya ia sampai mencubit kedua pipi anak sepupunya tersebut


Ulel bobo mua? banunin yuuuuk


"Jangan, kita liat Baby Uler aja, gimana?" tawar Heaven yang punya sahabat sejati yaitu Si MariMar gak pake AW.


Bayi.. bayi


"Iya, bayi, El mau liat bayinya gak?"


Mahu dooooong.


El dan sean pun langsung diajak kesalah satu kamar tempat disana ada Ular kecil yang di maksud oleh Heaven barusan. Tak ada raut wajah takut atau geli yang terlihat dari kedua anak tersebut.


"Nih dia Ulernya, cantik gak?" tanya Heaven saat ia mengalungkan ular kecil itu di leher El.


Tantik.. Tecil banet ya..


"Iya, kan anaknya," sahut Sean.


.


.


.


El puwang ya, uwat Yiyin buweh??