Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Season 2# 46


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


XyRa yang sudah rapih menerima uluran tangan Axel yang menggendong putra mereka, El adalah anak pertama bagi XyRa namun yang kedua bagi pria itu, tapi rasa sayang orang-tua tersebut tak pernah berbeda terutama XyRa yang sudah jatuh cinta pada pandangan pertama pada Sean.


Jadi, tak salah jika XyRa merasa sangat kesepian dan ada yang hilang saat Si sulung tak berada di rumah, satu hari sudah sangat lama bagi wanita itu yang sejak awal mengurus Sean dengan tangannya sendiri.


"Ayo, nanti Abang lama nunggu," ajak XyRa tak sabar.


Axel terkekeh kecil, gemas rasanya melihat tingkah Sang istri yang kini sedang menarik tangannya agar cepet keluar dari kamar mereka.


Mput mput Abang tayang El ya..


"Iya, kita jemput Abang. El kangen Abang gak?" tanya XyRa saat anak itu kini ada di atas pangkuannya.


Tanen.. taneng Abang Abang, Abang Tayang El, Abang Acha, Aa Ajal, Yiyin oh Yiyin, Takaaaa, Tekaaaaay...


XyRa dan Axel langsung tertawa saat El mengabsen satu persatu sepupunya yang hanya sebagian masih di sembunyikan oleh Mak othor.


Ia memang dekat dengan para saudaranya dan itu memang sengaja di lakukan. Keluarga harus jadi yang paling utama bagi mereka semua.


.


.


Perjalan yang cukup lama karna jarak yang jauh akhirnya sampai juga. Bukan rumah mewah seperti tempat tinggal Axel dan XyRa karna Maya serta suaminya hanya tinggal berdua saja. Dua kali kecelakaan nyatanya belum juga membuat wanita itu hamil lagi. Dan beruntungnya Sang suami masih menerimanya dengan sangat baik hingga sekarang meski Maya kadang merasa kurang percaya diri sebab tak bisa belum bisa memberi pria itu keturunan. Hanya Sean yang jadi hiburan dan harapan tapi jangan harap Maya bisa menguasai putranya itu, bukan tak di izinkan hanya saja memang Sean tak mau ikut dengan Maya, cukup sesekali datang menemani itupun tak pernah lebih dari 2 hari.


"Ayo masuk, Sayang," ajak Axel seorang ART membuka pintu utama untuk mereka.


XyRa yang mengangguk langsung mengedarkan pandangan mencari sosok anak sambungnya yang tak terlihat.


"Kalian sudah datang?"


"Ada di kamarnya, sebentar lagi---,"


"Mamiiiiiiih, Abang kangen," teriak Sean yang memotong ucapan Mamih kandungnya yang barusan belum selesai bicara pada istri baru Sang mantan suami.


"Mamih juga kangen Abang," jawab XyRa yang langsung menciumi wajah anak sambungnya itu untuk meluapkan rasa rindunya yang tertahan beberapa hari ini.


Kasih sayang yang tulus di berikan XyRa memang membuat keduanya memiliki ikatan bathin yang cukup kuat, dan siapapun yang melihat dan tak tahu pasti tak akan menyangka jika mereka bukan Ibun dan anak kandung.


"Kami datang hanya untuk menjemput Sean, kami pamit ya," ucap Axel.


"Iya, maaf karna Sean lebih lama dan Terima kasih banyak untuk pengertian kalian," balas Maya yang sangat bersyukur karna mereka semua bisa menjaga hubungan baik demi Sean.


Axel yang menggendong El langsung mendudukan bocah itu di kursi belakang, orang tuanya membiarkan El dan Sean saling melepas rindu.


"Abang cium pipi Demoynya dulu ya," kara Sean yang gemas, XyRa dan Axel yang mendengar pun langsung menoleh.


Abang mamih banak banak?


" Iya, Mamih Abang ada dua, Mamih XyRa dan Mamih Maya," jawab Sean, tak ada yang di sembunyikan dari Si bawel yang kini malah bertepuk tangan.


.


.


.


El mahu giga ya, Pih, mamih naaaaa.. ...