Suami Pengganti Nona Muda

Suami Pengganti Nona Muda
Part 38


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Rujak?!" seru semuanya saat Axel mengeluarkan isi dalam plastik hitam yang ia bawa.


Dan benar saja, ada 5 buah mangga muda dengan kulit yang masih hijau. Belum di kupas saja semua orang yang ada disana sudah menelan saliva mereka kuat kuat sebab rasa asam kecutnya pasti membuat siapapun yang memakannya akan merinding.


"Kamu dapat ini dari mana, Mas?" tanya XyRa bingung dan heran sebab yang ia tahu suaminya ada meeting penting sore ini.


"Di parkiran restor tempat aku ketemu klien, Sayang," sahut Axel sambil tersenyum.


"Maling ya lo?!" tuduh ArXy langsung, jangan di kita adik kakak ipar itu akur akur saja selama ini karna nyatanya mereka lebih banyak berdebat dan saling melempar sindiran.


"Enak aja!"


XyRa yang tahu kedua pria itu akan adu argumen pun langsung memicingkan matanya pertanda ArXy untuk diam.


Axel meminta salah satu ART nya mengupas buah tersebut dan tak lupa membuatkan sambalnya, entah kenapa Si Rujak seolah sudah melambai kearahnya tak sabar untuk di nikmati.


Ia yang baru sadar dengan kehadiran dokter pun meminta penjelasan kembali tentang keadaan istrinya, setelah paham Axel pun mengizinkan Si dokter tersebut pulang dengan memastikan jika mereka akan langsung kerumah sakit jika kondisi XyRa tak juga membaik dalam waktu dekat ini.


Axel yang sangat khawatir tak perduli dengan siapapun yang ada di dekat mereka, ia terus menanyakan apa saja yang di rasakan wanita halalnya itu sambil menciumi kening dan pucuk kepala Sang istri yang kini menjadi candu baginya.


"Aku antar kamu istirahat ya."


"Hem, iya, Mas. Aku mual banget liat kak ArXy," jawab XyRa dengan tatapan sinis pada kakaknya itu.


"Heh! awas kamu ya," ancam Si bujang tak mau kalah tapi Axel tentu langsung membalasnya sampai ArXy berdecak kesal pada pasangan suami istri tersebut.


XyRa yang di bantu bangun dan di papah mulai melangkah pelan setelah berpamitan pada semua yang ada di sana termasuk pada Maya, senyum kecil pun di berikan wanita itu saat XyRa dan Axel melewatinya.


Selepas kepergian dua orang tersebut berserta bubarnya semua ART, kini tinggal ArXy dan Maya yang tersisa, meski ada perawatnya juga yang berdiri di belakang kursi roda tapi ia sudah di sumpah untuk tak terlalu mendengarkan apapun yang di bicarakan para majikannya.


"Kamu mantan istri Axel?" tanya langsung ArXy tanpa basa basi.


"Iya," jawab Maya.


"Korban kecelakaan yang di tabrak XyRa?" lanjut Sang Tuan Muda Rahardian dengan sorot mata tajam dan serius.


"Betul, Tuan." Maya yang tahu siapa pria di depannya sekarang tentu tak bisa gegabah saat menjawab atau bersikap.


.


.


.


Hampir 30 menit menemani XyRa di kamar, Axel pun kembali turun ke lantai bawah berniat untuk menemui kakak ipar rasa musuh dadakan.


"Kok sepi?" tanya Pria itu yang sudah duduk di salah satu sofa.


Ya, hanya ada ArXy disana sebab Maya dan perawatnya sudah kembali ke kamar 5 menit yang lalu.


"Apa tujuanmu membawa mantan istrimu untuk tinggal disini?" tanya ArXy tepat sasaran.


"XyRa yang minta, ini salah satu bentuk tanggung jawabnya, hanya itu," jawab Axel jujur.


Jika sudah begini, Ia jugalah yang sebenarnya akan terseret untuk di mintai keterangan. Padahal jelas sekali Axel sudah memohon pada XyRa untuk tidak memutuskan hal konyol seperti ini karna keluarga Rahardian pasti tak akan tinggal diam saat tahu Nona muda mereka sedang ada masalah.


"Tanggung jawab apa? sama saja ia sedang memancing buaya," sindir ArXy dengan tawa yang meledek.


.


.


.


***Hatchi......


🍁🍁🍁🍁🍁🍁***


Si JangPuk lagi cari perkara, bangunin si PapAy..


Untung bukan gajah gue yang lo sebut 🤣🤣


Like komennya yuk ramaikan


Haturnuhun buat yang kasih Vote, bunga dan Tips. koin.. Sehat-sehat buat kalian semua 😍